Anies Baswedan puji kinerja Jokowi dalam menangani persoalan banjir. Ia menyebutnya sebagai teladan dari seorang pemimpin.
Pujian Anies Baswedan itu terucap kala ia masih menjadi rektor Universitas Paramadina dan Jokowi kala itu sedang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Anies kala itu terkesan dengan cara kerja Jokowi yang berhasil meredam amarah warga ibu kota meski masih jadi langganan banjir yang jadi bencana tiap tahun di Jakarta.
"Di Jakarta ada Gubernur baik yang teladan. Ada banjir tapi warga enggak marah karena tahu gubernurnya lagi bekerja dan bisa diteladani," katanya saat jadi pembicara dalam HUT ke-155 Sekolah Santa Ursula Jakarta Pusat, di tanggal yang sama dengan hari ini 9 tahun silam.
Selain punya keteladanan, Jokowi di mata Anies Baswedan kala itu sangat berintegritas dan tidak elitis.
"Padahal kondisi Jakarta sekarang masih sama dengan di era gubernur sebelumnya. Tetapi karena keteladanan kondisi hati kita yang berubah jadi enggak marah-marah," imbuh Anies.
Kini sembilan tahun setelah dipuji Anies, Jokowi nyatanya juga masih konsisten mengurus banjir di Jakarta. Hal itu tampak saat ia melakukan peninjauan pembangunan proyek Sodetan Kali Ciliwung di outlet pompa pintu air Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023) kemarin.
Proyek Sodetan Kali Ciliwung sendiri merupakan gagasan yang tercetus di era kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta 2013 silam untuk mengendalikan banjir di ibu kota. Namun proyek itu sempat mangkrak selama 6 tahun lantaran masalah pembebasan lahan.
Saat melakukan tinjauan ke proyek Sodetan Kali Ciliwung, Jokowi blak-blakan sempat kaget lantaran pengerjaannya mengalami progres yang signifikan. Ia bahkan sempat memuji kinerja PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang cepat hanya dalam satu setengah bulan mampu melakukan pembebasan lahan yang sebelumnya jadi kendala.
Baca Juga: Puja Puji Jokowi ke PJ Gubernur Selesaikan Proyek Sodetan Kali Ciliwung yang Sempat Mangkrak 6 Tahun
Proyek Sodetan Kali Ciliwung yang ditarget kelar April 2023 mendatang tersebut menurut PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi berpotensi mengurangi banjir di Jakarta hingga 10 persen.
Proyek ini merupakan rangkaian dari pengendalian banjir yang dilakukan dari hulu ke hilir yang dimulai dari pembangunan Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi hingga nanti di hilirnya yakni pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa untuk mereduksi banjir akibat rob.