Ketika Gus Yahya Batal Bakar Kampus UGM Gegara Diselamatkan UIN Sunan Kalijaga

Suara Joglo Suara.Com
Selasa, 14 Februari 2023 | 13:38 WIB
Ketika Gus Yahya Batal Bakar Kampus UGM Gegara Diselamatkan UIN Sunan Kalijaga
Gus Yahya berfoto bersama para peraih gelar Honoris Causa dari UIN Sunan Kalijaga ([Gus Yahya/Twitter])

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf baru-baru ini mengungkapkan keberhasilan UIN Sunan Kalijaga menyelamatkan UGM dari kebakaran. Hal itu diungkap saat ia mendapat gelar Honoris Causa, Senin (13/2/2023) kemarin. 

Dikutip dari kicauannya di Twitter, Gus Yahya mengenang cerita dari uraian Gus Dur yang menyebutkan bahwa ada dua orang yang baru bisa lulus kalau kampusnya dibakar, yang pertama adalah dirinya dan Saifullah Yusuf. 

Tetapi Saifullah Yusuf bisa lulus dari kampusnya dan menyandang gelar doktorandus. Sementara dirinya tak lulus dari kampus UGM

Untungnya potensinya untuk membakar kampus seperti prediksi Gus Dur tak terjadi. Hal itu lantaran UIN Sunan Kalijaga lah yang menyelamatkan UGM. 

"Pernah suatu kali Gus Dur berkata: Ada dua orang yang baru bisa lulus kalau kampusnya dibakar, yang pertama Yahya Staquf dan Saifullah Yusuf. Namun entah kenapa Saifullah Yusuf bisa sampai lulus dari kampusnya dan berhak menyandang gelar doktorandus. Sementara saya sendiri tidak lulus dari kampus UGM. Oleh karena itu, UIN Sunan Kalijaga menyelamatkan UGM dari kebakaran karena telah memberikan gelar doktor kehormatan ini," kelakarnya saat menerima gelar Honoris Causa dari UIN Sunan Kalijaga. 

Sementara itu berdasar rilis yang diterima, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf mendapat gelar doktor honoris causa dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (13/2/2023). 

Penyerahan gelar doktor (HC) ditandai dengan penyerahan ijazah dari Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Al Makin didampingi Ketua Senat Siswanto Masruri dan disaksikan oleh Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam pidato ilmiahnya, KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan kecemasan luar biasa mengenai bagaimana seharusnya Islam hadir dalam konteks realitas situasi kekinian. Terlebih sebelumnya dalam pemikirannya, Islam malah di bawah tekanan dan serangan dari berbagai arah. Kecemasan juga muncul karena kemunculan radikalisme dan terorisme.

Ia mengaku beruntung bertemu dengan KH. Abdurrahman Wahid (Ketua Umum PBNU 1984-1999, Presiden Keempat Republik Indonesia). Sosok Gus Dur, sapaan akrabnya, banyak memberikan inspirasi, pengetahuan, pengalaman, dan akses terhadapnya.

Baca Juga: Relawan GP Mania Dibubarkan, Ketua Relawan Joman akan Sambangi Markas NasDem, Mau Jajaki Dukung Anies?

"Dia dalam banyak kesempatan kemudian membuka jalan saya tentang realitas," ujarnya saat menyampaikan pidato ilmiah sebagai penerima gelar doktor kehormatan di Auditorium Prof M Amin Abdullah UIN Sunan Kalijaga.

Menurutnya, peperangan atau konflik antarkelompok tidak menghasilkan pemenang, melainkan semuanya kalah. Karenanya, belajar dari KH. Abdurrahman Wahid, Gus Yahya menegaskan, aktivitasnya  berjuang untuk kemenangan kemanusiaan. 

"Pelajaran saya dari Gus Dur, saya menyadari tidak ada jalan terbaik untuk menolong kondisi Islam daripada perjuangan untuk kemanusiaan," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Rembang, Jawa Tengah itu.

Gus Yahya menegaskan, kemenangan kemanusiaan adalah kemenangan semua kelompok, tidak hanya Islam, tetapi juga Kristen, Hindu, Syiah, Sunni, dan sebagainya.

"Jika kemanusiaan menang, semua menang. Kemanusiaan menang, Islam memang. Kemanusiaan menang, Kristen menang. Kemanusiaan menang Hindu menang. Semua orang menang. Syiah menang. Sunni menang," kata Gus Yahya.

Oleh karena itu, Gus Yahya menegaskan, aktivitasnya saat ini tidak lain untuk peradaban kemanusiaan. "Memperebutkan kebaikan tidak ada kecuali untuk peradaban manusia," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI