Suara Joglo - Eks pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy baru-baru ini memberikan penilaian terhadap perilaku netizen Indonesia.
Penilaian tersebut tak lepas dari pengalaman sang pelatih pada saat menjadi juru taktik Timnas Indonesia kala itu.
Simon McMenemy sempat menukangi Timnas Indonesia dari Januari 2019 hingga November 2019. Dari tujuh pertandingan yang ia lakoni bersama skuat Garuda, ia hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan dan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Menurut eks pelatih Bhayangkara FC tersebut, seorang pelatih Timnas Indonesia tidak boleh membuat kesalahan jika tidak ingin mendapat teror berupa pesan di media sosial.
"Di Indonesia jika Anda buat kesalahan, Anda akan dapat pesan 5000 dalam sehari," ungkap Simon McMenemy dilansir dari akun Instagram @sepakbola.indonesian (16/05/2023).
Pernyataan Simon McMenemy tersebut lantas tak luput dari perhatian kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan respon atas statemen Simon McMenemy.
"dan jika anda berbuat kebaikan, maka akan mendapatkan pesan baik lebih dri 5000 dalm sehari," ?ungkap salah seorang netizen.
"Iya begitu adanya, tapi kalau anda melakukan sebuah keberhasilan, jangankan kok 5000 pesan, 10.000 pesanmu bisa plusss jumlah followers," imbuh netizen satunya.
"Karena kita SOLID.. bodo amat mau dikatain SDM rendah,norak,bahkan pengguna sosmed terburuk... apapun yang terjadi baik di luar maupun dalam negeri...kita bergerak bersama," ujar netizen yang lain.
Baca Juga: Menilik Arti Jokowisme: Istilah Baru Buatan PSI Tapi Berujung Tuai Kritikan
"Weh sisi positif nya malah ngelatih mental boy kalo kuat kan ya mental nya bagus berati. Apa lagi bisa ngebuktiin bisa berbuat lebih baik," ucap netizen lainnya.
"gk perlu gitu, lu menang kita sanjung. lu kalah tetap kita dukung. tpi kalo gak pernah menang ya siap2 aja," ujar netizen lain.