Borneo FC memprotes keras kinerja Komdis PSSI yang menjatuhkan sanksi terhadap bek mereka, Silverio Junio pada laga melawan Bali United di pekan ke-2 BRI Liga 1 2023/2023.
Komdis PSSI sebelumnya memutuskan Silverio Junio telah melakukan tindakan serious foul play dengan cara menendang wajah pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan.
Pemain asal Portugal tersebut dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain dan sanksi denda.
"tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000," bunyi keputusan Komdis PSSI dikutip Jumat (4/8/2023).
Manajemen Borneo FC mengkritik keras keputusan Komdis PSSI tersebut. Terlebih lagi, keputusan itu dikeluarkan satu hari menjelang laga RANS Nusantara FC Jumat (4/8/2023) sore.
Tidak hanya itu, klub berjuluk Pesut Etam itu juga keberatan dengan hukuman yang diberikan. Berdasarkan rekaman video saat kejadian berlangsung posisi Silverio membelakangi pemain Bali United.
Pelanggaran yang dilakukan Silverio murni unsur ketidaksengajaan tanpa ada niatan ingin mencederai. Berikut bunyi statment official Borneo FC dikutip dari akun Instagram resmi klub:
1. Borneo FC Samarinda keberatan dengan hukuman yang dijatuhkan Komdis PSS kepada Silverio Junio. Berdasarkan dari rekaman video, pada saat kejadian berlangsung bisa dilihat posisi Silberio membelakangi pemain Bali United dan itu murni unsir ketidaksengajaan tanpa ada niatan ingin mencederai. Selain itu tidak ada laporan dari pengawas pertandingan setelah pertandingan selesai.
2. Borneo FC Samarinda keberatan, mengkritik dengan tegas dan meminta evaluasi atas kinerja Komdis PSSI. Pada saat kejadian itu berlangsung, pertandingan memasuki pekan kedua. Dimana pada pekan ketiga, keempat dan kelimna sudah ada keputusan lain yang sudah dikeluarkan Komdis PSSI, tetapi hukuman justru baru dijatuhkan pada H-1 jelang pertandingan pekan keenam.
Baca Juga: Senang Makanan Indonesia Jadi Sup Terenak di Dunia, Yuki Kato Usul Ada Ramen Kuah Rawon