Pengamat Ungkap Peluang Anies Baswedan Merapat ke Kubu Ganjar Pranowo, Misi Kalahkan Prabowo Subianto?

Suara Joglo

Minggu, 27 Agustus 2023 | 11:18 WIB
Pengamat Ungkap Peluang Anies Baswedan Merapat ke Kubu Ganjar Pranowo, Misi Kalahkan  Prabowo Subianto?
Duet Ganjar-Anies Bisa Bikin Koalisi Hancur Lebur (Istimewa)

Manuver partai politik sepertinya selalu terjadi jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu tentu demi memenangkan calon prsiden yang akan diusung. 

Terbaru soal isu Anies Baswedan yang dikaitkan dengan Ganjar Pranowo. Mantan Gubernur DKI itu bakal menjadi bacawapres dari politisi PDI Perjuangan itu. 

Peneliti Banten Institute for Governance Studies (BIGS) juga Pengamat Kebijakan Publik dan Politik Dr Harits Hijrah Wicaksana mengatakan Anies Baswedan menyebut sangat memungkinkan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Hal itu  karena hingga saat ini belum membuka pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Diibaratkan sekarang ini sebagai kunci inggris antara siapa dengan siapa tentu masih berpeluang untuk calon presiden maupun calon wakil presiden dan belum mengunci," kata Harits dikutip dari ANTARA pada Minggu (27/8/2023).

Konstelasi politik saat ini bisa berubah dan politik bisa cair, karena prinsip politik itu dikembalikan pada dasarnya untuk memenangkan pertarungan.

Dalam pertarungan politik itu tidak ada yang kalah terhormat, namun yang ada hanya menang.

Menang terhormat maupun menang tidak terhormat, tentu itu lebih baik dibandingkan kalah terhormat, terlebih saat ini politik praktis dengan kekuasaan.

Adapun, Anies mendampingi Ganjar pada Pilpres 2024 tentu sangat memungkinkan, karena rating elektoral mereka cukup tinggi.

Hal itu dialami elektoral Presiden Jokowi tahun 2014 cukup tinggi, ketika mereka dikeroyok oleh partai besar, tetap leading suara Jokowi di atas untuk memenangkan dari pesaingnya di antaranya dengan Prabowo Subianto.

baca juga

Oleh karena itu, katanya, ketika head to head pilpres 2014 akhirnya dimenangkan oleh Jokowi Widodo.

Pola seperti itu bisa terulang kembali pada Pilpres 2024 dengan porsi Ganjar Pranowo sebagai capres.

Awalnya, kata dia, Prabowo dengan Ganjar membangun koalisi bersatu, namun tidak ketemu titiknya.

Prabowo tetap ingin menjadi capres, sedangkan ego PDI P sebagai partai pemenang tidak mau orang nomor dua. Dengan tidak ketemu itu, akhirnya pasangan capres-cawapres Prabowo-Ganjar tidak terjadi.

Namun, kata Harits, peta politik saat ini sudah mengerucut tiga kandidat bakal capres dengan didukung koalisi partai besar yakni Prabowo dari Partai Gerindra, Golkar, PKB dan PAN.

Anies didukung oleh Partai NasDem, Demokrat dan PKS, sedangkan Ganjar PDI P serta PPP.

Namun, rating Ganjar hingga kini juga belum aman dan kemungkinan pilpres dilaksanakan dua putaran, karena calon presiden ada tiga kandidat.

Misalnya, ujar dia, Ganjar lolos pada putaran pertama dengan pesaingnya Prabowo maupun Anies.

Andaikan, dengan Prabowo-Ganjar pada putaran pertama tentu suara Anies akan bergabung dengan Prabowo untuk melawan PDI P yang dua kali memenangkan Pilpres.

Begitu juga andaikan putaran pertama Ganjar-Anies dipastikan Prabowo bergabung dengan Anies.

Kemungkinan besar Ganjar bisa kalah pada pertarungan Pilpres 2024 itu.

Meski rating survei Anies di angka 20 persen atau di bawah Ganjar dan Prabowo tentu masih cukup tinggi. Sebab itu, PDI P mewacanakan dengan membangun poros Ganjar - Anies sebagai capres dan cawapres.

Namun, pertanyaan itu apakah Ganjar mau menjadi orang nomor dua. Itu tentu tidak mungkin.

Begitu juga Anies tentu tidak mau dijadikan orang nomor dua, namun bisa saja Anies sebagai capres Ganjar apabila Surya Paloh menyetujui.

Apabila, Partai Demokrat dan PKS tidak bergabung tentu akan ditinggalkan porsinya dan juga sulit untuk bergabung dengan Prabowo, karena sudah tertinggal.

Sebetulnya, kata dia, kunci Ganjar-Anies itu tergantung Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh.

Peluang Ganjar - Anies sangat memungkinkan untuk bergabung pada Pilpres 2024.

"Jika Ganjar-Anies itu cair bergabung dipastikan secara head to head melawan Prabowo dipastikan menang. Begitu juga Ganjar-Prabowo bergabung melawan Anies dipastikan menang," kata dosen Universitas Tirtayasa itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serius Mau Duet Bareng AHY, Sandiaga Uno Bakal Bicara ke Plt Ketum PPP Mardiono

Serius Mau Duet Bareng AHY, Sandiaga Uno Bakal Bicara ke Plt Ketum PPP Mardiono

News | Minggu, 27 Agustus 2023 | 10:17 WIB

Hasil Survei: Gibran Rakabuming Raka Bisa Menjadi Bakal Cawapres Terkuat di Pilpres 2024

Hasil Survei: Gibran Rakabuming Raka Bisa Menjadi Bakal Cawapres Terkuat di Pilpres 2024

Joglo | Minggu, 27 Agustus 2023 | 09:52 WIB

Dukung Gibran Maju Pilpres, 'Gebrakan' Berharap MK Kabulkan Gugatan Batas Usia Capres dan Cawapres

Dukung Gibran Maju Pilpres, 'Gebrakan' Berharap MK Kabulkan Gugatan Batas Usia Capres dan Cawapres

Jatim | Minggu, 27 Agustus 2023 | 09:55 WIB

Terkini

Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya

Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya

Sumsel | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:10 WIB

Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK

Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK

Jogja | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:59 WIB

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:54 WIB

Akses Keputren dan Ruang Pusaka Masih Dikunci, Revitalisasi Keraton Solo Terhambat

Akses Keputren dan Ruang Pusaka Masih Dikunci, Revitalisasi Keraton Solo Terhambat

Surakarta | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:51 WIB

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:07 WIB

Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya

Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:05 WIB

Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi

Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi

Banten | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:46 WIB

26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih

26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih

Entertainment | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:42 WIB

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:40 WIB

×