Cak Imin: Sistem Pemilu Jangan Diubah-ubah Dulu!

Jum'at, 10 Februari 2023 | 14:32 WIB
Cak Imin: Sistem Pemilu Jangan Diubah-ubah Dulu!
Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar bertemu di Kawasan Senayan Jakarta pada Jumat (10/2/2023) pagi. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan, pihaknya bersama Golkar serta partai lain ingin menyiapkan suasana politik yang kondusif menuju Pemilu 2024.

Politik kondusif itu salah satunya tetap mempertahankan sistem Pemilu yang ada saat ini, yakni proporsional terbuka. Wakil Ketua DPR RI ini meminta sistem Pemilu tidak diubah-ubah dulu menjelang Pemilu 2024.

"Termasuk sistem Pemilu jangan diubah-ubah dulu, sehingga persiapan lebih bagus," kata Muhaimin dalam pertemuannya dengan Golkar di kawasan Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023).

Sementara itu terkait pertemuan dengan Ketua Umum Golkar, Muhaimin mengaku pertemuan tidak hanya menyoal kedua partai atau koalisi, melainkan juga menyangkut persoalan kenegaraan.

"Kebersamaan ini bukan sekadar antardua parpol, tapi untuk Indonesia, menjaga komitmen rel perjuangan ini sesuai dengan konstitusi," kata Muhaimin

Serupa pandang dan sepakat dengan Cak Imin, Airlangga pun berkomitmen untuk terus menjaga iklim politik tetap kondusif.

"PKB dan Golkar sepakat untuk politik dibuat adem terus. Schedulle sudah ada, dan ini yang akan kita jaga," kata Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar akhirnya bertemu di Kawasan Senayan pada Jumat (10/2/2023).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya seolah memberikan kode untuk melakukan 'reuni' sesama partai pendukung Jokowi yang kini berada di dua kubu koalisi, yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dengan Koalisi Indonesia Baru (KIB)

Baca Juga: Sarapan Pagi Bareng Cak Imin, Menko Airlangga Minta Cipta Kerja Segera Diproses

Airlangga Hartarto misalnya mengungkapkan, masih terbuka jika kedua kekuatan koalisi tersebut untuk meleburkan diri. Sebab menurutnya, dengan bergabungnya keddua koalisi menjadi satu tentu menjadi lebih baik secara kekuatan.

"Dua-duanya mengajak. Jadi kalau dua-dua bergabung lebih kuat lebih baik," kata Airlangga yang didampingi Cak Imin, sebutan Muhaimin Iskandar, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/2/2023).

Airlangga mengungkapkan, jika dalam politik, tidak ada yang tidak bisa dibicarakan. Jika memang kedua koalisi akan melebur, artinya Golkar-PAN-PPP akan menyatu dengan Gerindra-PKB.

"Dan jangan lupa ini semua partai pemerintah," kata Airlangga.

Sementara itu, Cak Imin merespons positif terbukanya peluang untuk bersatunya dua koalisi partai-partai pemerintah tersebut.

"Sangat bagus. Semakin banyak barisan koalisi semakin efektif proses Pemilu, proses Pemilu semakin baik," kata Muhaimin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI