Bertemu 5 Ketum Parpol, Pengaruh Jokowi di Pilpres 2024 Dinilai Sangat Kuat

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 04 April 2023 | 13:23 WIB
Bertemu 5 Ketum Parpol, Pengaruh Jokowi di Pilpres 2024 Dinilai Sangat Kuat
Presiden Joko Widodo hadir dalam Silaturahmi Ramadhan yang digelar DPP PAN di kantor pusat di Jakarta Selatan. (Ist)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Mikhael Raja Muda Bataona menilai pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan para ketua umum partai politik yang digelar di Kantor DPP PAN mencerminkan betapa kuatnya pengaruh Jokowi pada Pilpres 2024.

"Pertemuan Jokowi dengan para ketua umum partai di DPP PAN mencerminkan secara simbolik tentang kuatnya pengaruhi seorang Presiden Jokowi untuk urusan Pilpres 2024," katanya ketika dihubungi di Kupang, Selasa (4/4/2023).

Pernyataan itu dikeluarkannya untuk menanggapi silaturahmi Presiden Jokowi dengan para pimpinan parpol pendukung, yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Mardiono.

Menurutnya, pertemuan Jokowi dengan para petinggi parpol itu mengandung pesan bahwa kekuatan Jokowi dalam urusan Pilpres 2024 itu sangat nyata dan determinan. Hal itu karena Jokowi merupakan presiden yang memiliki kekuatan alamiah dalam persepsi publik.

Lebih lanjut, Bataona menilai Jokowi merupakan presiden yang unik karena kekuatannya terletak pada kecintaan rakyat kepadanya, bukan hanya pada jabatan.

"Inilah yang membuat Jokowi punya pengaruh sangat besar pada level persepsi publik tentang apa saja, termasuk calon presiden," lanjutnya.

Bataona mengatakan bahwa para ketua umum parpol tidak mau kalah. Mereka paham bahwa kekuatan rakyat yang mencintai Jokowi menjadi modal sosial politik yang kuat.

Oleh karena itu, Jokowi menjadi variabel yang kuat dan determinan dalam urusan Pilpres 2024 mendatang.

Selain itu, ia menilai Jokowi memiliki kekuatan dan berpengaruh lewat kekuasaan yang dimiliki dari jaringan kekuasaan di pusat sampai daerah. Namun, kekuatan yang lebih kuat itu berada di ranah persepsi dan pembentukan opini publik.

baca juga

"Kekuatan inilah yang mau dikapitalisasi oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dan PDIP untuk kepentingan pilpres mendatang," jelasnya.

Mengingat Jokowi memiliki pengaruh sangat nyata dalam wacana dan pembentukan opini publik tentang sosok calon presiden Indonesia pada Pemilu 2024, lanjut Bataona, maka KIR dan KIB bersepakat untuk bekerja sama mencalonkan figur yang seirama dengan Jokowi.

Menurut dia, dengan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap dirinya, Jokowi akan sangat berpengaruh dalam urusan persepsi publik.

"Jokowi bisa mem-branding siapa saja calon presiden yang dimajukan KIR dan KIB. Calon itu bisa saja Prabowo atau Ganjar, dan dengan mendapat endorsement dari Jokowi, peluang menang di Pilpres 2024 sangat terbuka," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Anggap Hubungan Jokowi-Megawati Kerap Dibenturkan, Aslinya Baik-baik Saja?

PDIP Anggap Hubungan Jokowi-Megawati Kerap Dibenturkan, Aslinya Baik-baik Saja?

News | Selasa, 04 April 2023 | 13:11 WIB

Kaesang Pamer Foto Erina Gudono Berhijab: Istri Saya Cantik Ya

Kaesang Pamer Foto Erina Gudono Berhijab: Istri Saya Cantik Ya

Mamagini | Selasa, 04 April 2023 | 12:51 WIB

Gibran Bertemu Ganjar Pranowo Berdamai soal Piala Dunia U20, Gaya Sungkem Mas Wali Disorot Warganet: Aneh, Pejabat Kok Gitu

Gibran Bertemu Ganjar Pranowo Berdamai soal Piala Dunia U20, Gaya Sungkem Mas Wali Disorot Warganet: Aneh, Pejabat Kok Gitu

Metro | Selasa, 04 April 2023 | 12:43 WIB

Timnas U-20 Dibubarkan, Pemain Minta Diangkat Jadi PNS atau TNI

Timnas U-20 Dibubarkan, Pemain Minta Diangkat Jadi PNS atau TNI

Metro | Selasa, 04 April 2023 | 12:33 WIB

Walau Terbuka Koalisi Besar Usung Prabowo, PAN Masih Anggap Ganjar-Erick yang Ideal

Walau Terbuka Koalisi Besar Usung Prabowo, PAN Masih Anggap Ganjar-Erick yang Ideal

Kotak Suara | Selasa, 04 April 2023 | 12:29 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×