Diprediksi Bakal Tenggelam Jika Gabung Koalisi Besar, Begini Reaksi Partai Golkar

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 15 April 2023 | 16:19 WIB
Diprediksi Bakal Tenggelam Jika Gabung Koalisi Besar, Begini Reaksi Partai Golkar
Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono. [Antara]

Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menolak jika Golkar disebut bakal tenggelam jika bergabung dalam koalisi besar di Pilpres 2024. 

Dave menilai, jika ada yang berpandangan Golkar akan meredup dalam koalisi besar, justru tak mengerti dengan ideologi partai Golkar. 

"Itu kan pandangan dari luar tanpa benar-benar memahami dinamika dan ideologi partai Golkar," kata Dave saat dihubungi, Sabtu (15/4/2023). 

Dave mengatakan, Golkar tidak akan mengedepankan kepentingan politik semata dalam menjajaki koalisi. 

"Kami berpikir panjang ke depan, bukan hanya kepentingan sesaat aja," ungkapnya. 

Dave menuturkan, Golkar masih turut serta menjajaki pembentukan koalisi besar. Menurutnya, semua pihak akan terlihat perannya dalam membentuk koalisi tersebut. 

"Masih terus kami rancang dan matangkan, nanti diujung akan terlihat keterlibatan semua pihak," katanya. 

Dinilai Bakal Tenggelam 

Sebelumnya, pengamat [olitik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menilai Golkar justru seperti ditenggelamkan dengan Koalisi Besar untuk Pilpres 2024. Pasalnya kekinian Golkar seperti masih berat hati dengan Koalisi Besar. 

baca juga

"Saya lihat kalau Golkar agak ogah-ogahan dengan koalisi ini. Saya bisa memahaminya karena Koalisi Besar ini justru seperti meneggelamkan Golkar sebetulnya," kata Ray dalam diskusi bertajuk 'Koalisi Besar Untuk Siapa?' yang digelar di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (14/4). 

Menurutnya, posisi Golkar di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) kekinian sudah memimpin sehingga miliki daya tawar kuat. Namun kalau Golkar merapat ke Koalisi Besar justru tak akan jadi magnet politik. 

Magnet politik dalam Koalisi Besar, kata dia, justru dipegang oleh Gerindra telebih Prabowo Subianto sebagai ketua umum partainya. 

"Tapi kalau mereka masuk koalisi besar ini, Golkar tidak lagi jadi magnet. Magnet itu Gerindra atau Prabowo. Setidaknya satu minggu kan isunya berpindah dari Golkar ke Gerindra atau Prabowo," tuturnya. 

Apalagi, kata Ray, sebelumnya Golkar punya daya tarik lantaran Airlangga sebagai ketua umumnya kerap dikunjungi para ketum parpol. Golkar juga dianggap sebelumnya mendapatkan keuntungan dengan NasDem yang berjarak hubungannya dengan Presiden Jokowi. 

"Nah sekarang kan itu tenggelam, tenggelam karena yang menguat itu adalah Gerindra dengan Prabowo. Kalau Prabowo jadi presidennya, Gerindra dapat dobel. Dobel pertama capresnya Prabowo, kedua mungkin efek elektoralnya akan jelas ke Gerindra," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Presiden RI Berbahaya Ketimbang Prabowo Subianto versi Partai Ummat

Ganjar Pranowo Presiden RI Berbahaya Ketimbang Prabowo Subianto versi Partai Ummat

Serang | Sabtu, 15 April 2023 | 11:45 WIB

Partai Ummat Bakal Dukung Prabowo Subianto Jika Anies Baswedan Gagal Nyapres Ketimbang Ganjar

Partai Ummat Bakal Dukung Prabowo Subianto Jika Anies Baswedan Gagal Nyapres Ketimbang Ganjar

Serang | Sabtu, 15 April 2023 | 11:25 WIB

Punya Tokoh Berpotensi Menang Pemilu, Pengamat: Koalisi Besar Sesuatu yang Nyata

Punya Tokoh Berpotensi Menang Pemilu, Pengamat: Koalisi Besar Sesuatu yang Nyata

Kotak Suara | Sabtu, 15 April 2023 | 08:55 WIB

Terkini

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:08 WIB

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

×