Adu Pernyataan Megawati vs SBY Soal Chaos Jika Sistem Pemilu Diubah

Ruth Meliana

Sabtu, 03 Juni 2023 | 09:42 WIB
Adu Pernyataan Megawati vs SBY Soal Chaos Jika Sistem Pemilu Diubah
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Potensi chaos politik dalam Pemilu 2024 jadi perdebatan dua mantan Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal ini bermula dari SBY yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang mengomentari soal pergantian sistem pemilu proporsional tertutup yang hendak diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Megawati yang juga Ketua Umum PDIP merespon soal adanya chaos politik tersebut dengan pernyataan menohok.

Simak penjelasan tentang pernyataan Megawati vs soal chaos politik jika MK bakal memutuskan Pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup alias coblos partai berikut ini.

Komentar Megawati soal chaos politik

Megawati ikut menanggapi isu chaos atau kekacauan politik jika Pemilu sistem proporsional terbuka diubah menjadi sistem proporsional tertutup. Dia mengaku heran dengan pernyataan-pernyataan seperti itu.

"Kalau ada yang sampai mengatakan (chaos), buat saya big question maunya apa?" tanya Megawati pada Jumat (2/6/2023).

Megawati mengingatkan agar semua pihak harusnya tak melihat politik sebagai barang baru karena Indonesia telah menggelar pemilu sejak tahun 1955.

Oleh karenanya, dia merasa heran ada pihak yang menyebut ada kekacauan politik padahal hasil survei menunjukkan kepercayaan pada pemerintahan Presiden Jokowi masih tinggi.

baca juga

"Kalau rakyat dilihat dari survei kepuasan pada pemerintahan Pak Jokowi kan tinggi. Artinya sangat positif menerima perjalanan Republik Indonesia ini," ujar Megawati.

Pernyataan SBY soal chaos politik

Masalah chaos politik yang direspons Megawati itu berawal ketika  SBY merespons pernyataan Ahli Hukum Tata Negara Denny Indrayana. Di situ Denny Indrayana mengaku dapat informasi bahwa MK akan mengabulkan gugatan, serta memutuskan sistem pemilu berubah proporsional tertutup alias coblos partai.

SBY lewat akun Twitter kemudian menyampaikan 3 poin yang jadi keresahannya soal keputusan MK itu. Pertama menurut SBY, apakah MK memiliki urgensi sehingga mengganti sistem pemilu dari terbuka menjadi tertutup.

"Apa ada kegentingan dan kedaruratan sehingga sistem pemilu diganti ketika proses pemilu sudah dimulai? Ingat, DCS (Daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan pada KPU. Pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan chaos politik," ujar SBY.

SBY lalu menyangsikan soal UU Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi. Sebab sesuai konstitusi, wewenang MK adalah menilai apakah sebuah UU bertentangan dengan konstitusi, bukan menetapkan UU mana yang paling tepat.

"Kalau MK tidak memiliki argumentasi kuat sistem pemilu terbuka bertentangan dengan konstitusi sehingga harus diganti jadi tertutup, mayoritas rakyat sulit menerima," kata SBY.

SBY meyakini penetapan UU sistem pemilu berada di tangan Presiden Jokowi dan segenap partai parlemen di DPR, bukan di tangan MK. SBY pun mendorong Presiden dan DPR untuk bersuara tentang hal itu, apalagi mayoritas partai politik telah menyatakan sikap menolak sistem proporsional tertutup.

Selain itu SBY meyakini apa yang disampaikan Denny Indrayana adalah sinyal untuk KPU dan Parpol untuk bersiap mengelola 'krisis' ini. Ia juga meminta pemerintah mendengarkan suara rakyat, di mana rakyat menginginkan Pemilu dengan sistem proporsional terbuka.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Kemungkinan Duet Anies dan AHY Usai Pertemuan di Pacitan

Menilik Kemungkinan Duet Anies dan AHY Usai Pertemuan di Pacitan

Kotak Suara | Sabtu, 03 Juni 2023 | 09:12 WIB

Miliki Hubungan Dekat Dengan Erick Thohir, PAN Ingin Pasangkan Dengan Ganjar

Miliki Hubungan Dekat Dengan Erick Thohir, PAN Ingin Pasangkan Dengan Ganjar

Tantrum | Sabtu, 03 Juni 2023 | 07:38 WIB

PDIP vs Demokrat Debat Panas, SBY Takut Pemilu 2024 Chaos

PDIP vs Demokrat Debat Panas, SBY Takut Pemilu 2024 Chaos

Video | Sabtu, 03 Juni 2023 | 07:30 WIB

Mahfud MD Minta Bareskrim Polri Periksa Denny Indrayana Terkait Dugaan Pembocoran Putusan Rahasia MK Tentang Sistem Pemilu

Mahfud MD Minta Bareskrim Polri Periksa Denny Indrayana Terkait Dugaan Pembocoran Putusan Rahasia MK Tentang Sistem Pemilu

Serang | Sabtu, 03 Juni 2023 | 00:47 WIB

Dugaan Aliran Dana Peredaran Narkoba untuk Pemilu 2024, Bareskrim Sebut Fenomena Narkopolitik

Dugaan Aliran Dana Peredaran Narkoba untuk Pemilu 2024, Bareskrim Sebut Fenomena Narkopolitik

Serang | Jum'at, 02 Juni 2023 | 23:54 WIB

Merindu Gagasan Calon Presiden Kita

Merindu Gagasan Calon Presiden Kita

Your Say | Sabtu, 03 Juni 2023 | 09:35 WIB

Terkini

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

×