Prabowo Subianto: Akhir-akhir Ini Sarat Aroma-aroma Pengkhianatan

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 02 September 2023 | 13:25 WIB
Prabowo Subianto: Akhir-akhir Ini Sarat Aroma-aroma Pengkhianatan
Bakal Capres Prabowo Subianto dalam acara deklarasi dukungan kepada dirinya untuk menjadi capres pada Pilpres 2024. Acara deklarasi digelar di Gedung Djakarta Theater, Sabtu (2/9/2023). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, menyinggung soal adanya aroma-aroma pengkhianatan yang terjadi belakangan ini.

Pernyataan itu diungkapkan Prabowo dalam pidatonya pada agenda deklarasi Partai Gelora Indonesia kepada dirinya sebagai capres di Pilpres 2024 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2023).

Awalnya, Prabowo menyampaikan, mengenai perdamaian yang memerlukan jiwa besar. Pernyataan itu ditunjukan dengan Presiden Jokowi yang mau mengajaknya ke kabinet pemerintahan usai bertarung di Pilpres.

Namun, kala dirinya bergabung dengan pemerintahan Jokowi justru mendapat tentangan dari pendukunganya, bahkan sampai dicap sebagai pengkhianat.

"Perdamaian memerlukan jiwa besar, Pak Jokowi punya jiwa besar mengajak saya. Saya pun ditentang tadinya bergabung, ditentang saya oleh pengikut-pengikut saya sendiri. Saya dituduh pengkhianat," kata Prabowo.

Ia lantas kemudian menyinggung, akhir-akhir ini mencium aroma adanya pengkhianatan.

"Memang, akhir-akhir ini memang syarat dengan aroma-aroma pengkhianatan," tuturnya.

Prabowo kemudian mengajak hadirin di acara Gelora untuk melakukan introspeksi diri. Terlebih dengan adanya sejarah yang pernah terjadi di Indonesia kala Belanda melakukan penjajahan.

"Saudara-saudara ini harus kita interospeksi, selama sejarah Indonesia, ini Belanda berkuasa karena kita diantara kita ya kan, bener enggak?," tuturnya.

baca juga

"Perusahaan kecil bisa taklukkan kerajaan-kerajaan kita, karena pangeran-pangeran itu sibuk rebutan kursi. Sultan meninggal, putra-putranya perang, putra kandung perang. Ini pelajaran, nampaknya kita masih harus belajar terus," sambungnya.

Untuk itu, ia mengatakan, meski dicap sebagai pengkhianat oleh pendukungnya, akhirnya dirinya bisa memberikan penjelasan.

"Jadi politik adu domba, politik pembelahan. Semakin Indonesia tidak bersatu, semakin kekuatan-kekuatan tertentu di dunia ini senang, lihat kenapa? Kita terlalu besar, kita terlalu kaya. Indonesia ini sebesar seluruh Eropa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkat Bicara Usai Demokrat Cabut Dukungan, Anies: Pada Waktunya Ada Penjelasan

Angkat Bicara Usai Demokrat Cabut Dukungan, Anies: Pada Waktunya Ada Penjelasan

News | Sabtu, 02 September 2023 | 12:37 WIB

Resmi Deklarasikan Dukung Prabowo Sebagai Capres, Partai Gelora: Ini adalah Perjodohan

Resmi Deklarasikan Dukung Prabowo Sebagai Capres, Partai Gelora: Ini adalah Perjodohan

News | Sabtu, 02 September 2023 | 12:30 WIB

Balas Sindiran Zulhas soal Belok Nggak Kasih Sein, PKB: Tidak Perlu Juga Kasih Sein

Balas Sindiran Zulhas soal Belok Nggak Kasih Sein, PKB: Tidak Perlu Juga Kasih Sein

News | Sabtu, 02 September 2023 | 12:19 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×