Pengamat Sebut 7 Program Ganjar Bisa Bikin Indonesia Jadi Negara Adidaya, Serius?

Bangun Santoso, Rakha Arlyanto

Sabtu, 23 September 2023 | 13:51 WIB
Pengamat Sebut 7 Program Ganjar Bisa Bikin Indonesia Jadi Negara Adidaya, Serius?
Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo saat berbicara dalam acara yang digelar Mata Najwa bertajuk "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (19/9/2023). (Dok. Tim Ganjar)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan, sejumlah program yang dibawa bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo bisa membawa Indonesia menjadi negara adidaya pada tahun 2045.

Menurutnya, tujuh program yang pernah disampaikan Ganjar di acara Mata Najwa di UGM, Yogyakarta bisa menjadi landasan untuk menjadikan Indonesia Emas di masa mendatang.

"Tujuh program tersebut merupakan jawaban kalau mau masuk ke Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara adidaya," kata Emru dalam keterangan yang diterima Suara.com, Sabtu (23/9/2023).

Emrus berpandangan program-program yang dicanangkan Ganjar telah menyentuh sektor-sektor vital untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

"Lima tahun Ganjar ketika jadi presiden menjadi landasan mewujudkan Indonesia Emas 2045, sehingga tahun berikutnya bisa melanjutkan target sehingga 2045 Indonesia menjadi negara adidaya," jelas dia.

Dia menilai potensi Indonesia untuk menjadi negara adidaya sangat besar karena memiliki sumber daya manusia yang tidak kalah dengan negara lain. Selain itu, Indonesia memiliki kekayaan alam yang belum banyak dikelola.

"Misalnya di laut, kekayaan maritim kita sangat melimpah. Lalu tambang kita sangat mendukung," ujarnya.

Seperti diketahui, Ganjar menyampaikan perlu banyak yang dilakukan untuk mewujuskan Indonesia Emas.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyebutkan, setidaknya ada tujuh strategi untuk mewujudkan Indonesia Emas diantaranya menjadikan kemiskinan ekstrem nol persen.

baca juga

"Ada yang tujuh kemudian yang mesti kita sampaikan, membangun SDM produktif. Stablisasi harga pokok yang mesti kita lakukan. Dan kemiskinan mesti dihapus, setidaknya yang ekstrem, mesti nol. Kerjaan sudah dimulai," ucap Ganjar di acara Mata Najwa 'Tiga Bacapres Bicara Gagasan', Selasa (19/9/2023).

Selain itu, Ganjar menyebut strategi yang mesti dilakukan adalah memperkuat jaring pengaman sosial. Lalu, hilirisasi menuju industri kelas dunia dan mengembalikan alam Indonesia menjadi jauh lebih baik.

"Tingkatkan nilai tambah infrastruktur yang hari ini sudah dibangun pemerintah sebagai pondasi yang kuat," ucap Ganjar.

Ganjar menyatakan Indonesia bisa menjadi negara dengan ekonomi besar diantaranya dengan mewujudkan Indonesia yang tambah makmur, semakin sehat, lebih pintar dan kian produktif.

Untuk mencapai hal tersebut, Ganjar mengatakan diperlukan tiga pondasi, yaitu digitalisasi dalam pemerintahan, membasmi korupsi dan melipatgandakan anggaran negara untuk mewujudkan pelayanan berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biodata Muhaimin Iskandar Lengkap, Bakal Cawapres Pilihan Anies Baswedan

Biodata Muhaimin Iskandar Lengkap, Bakal Cawapres Pilihan Anies Baswedan

Kotak Suara | Sabtu, 23 September 2023 | 13:16 WIB

Hasil Survei Capres 2024 Terbaru: Elektabilitas Ganjar, Prabowo dan Anies Naik Turun

Hasil Survei Capres 2024 Terbaru: Elektabilitas Ganjar, Prabowo dan Anies Naik Turun

Kotak Suara | Sabtu, 23 September 2023 | 10:30 WIB

6 Hal saat Demokrat Deklarasikan Dukungan ke Prabowo, AHY Titip 2 Pesan Ini

6 Hal saat Demokrat Deklarasikan Dukungan ke Prabowo, AHY Titip 2 Pesan Ini

News | Sabtu, 23 September 2023 | 05:27 WIB

Ganjar Pranowo Buka Kemungkinan Berduet dengan Prabowo, Tapi...

Ganjar Pranowo Buka Kemungkinan Berduet dengan Prabowo, Tapi...

Kotak Suara | Sabtu, 23 September 2023 | 00:06 WIB

Ganjar Pranowo Enggan Tanggapi Isu Soal Potensi Berduet dengan Prabowo

Ganjar Pranowo Enggan Tanggapi Isu Soal Potensi Berduet dengan Prabowo

News | Sabtu, 23 September 2023 | 02:25 WIB

Dapat Dukungan, Ganjar Diajak Hadiri Acara Temu Kangen Tuna Rungu Se-Jabodetabek

Dapat Dukungan, Ganjar Diajak Hadiri Acara Temu Kangen Tuna Rungu Se-Jabodetabek

Kotak Suara | Jum'at, 22 September 2023 | 23:05 WIB

Pengamat Nilai Wacana Duet Ganjar-Prabowo Utopis, Tapi Menarik Buat Diperbincangkan

Pengamat Nilai Wacana Duet Ganjar-Prabowo Utopis, Tapi Menarik Buat Diperbincangkan

News | Sabtu, 23 September 2023 | 01:15 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×