Suara.com - Bakal capres Prabowo Subianto disebut memiliki hubungan spesial dengan keluarga mantan presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Kedekatan ini membuat Prabowo berpotensi mengantongi dukungan penuh dari kalangan Gusdurian.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin mengatakan, kedekatan Prabowo dengan keluarga Gus Dur tidak perlu diragukan lagi.
Bahkan, Prabowo juga menjadi salah satu orang yang didoakan menjadi presiden di usia lanjut oleh Gus Dur.
"Soal kedekatan Prabowo dengan Gus Dur kan tidak perlu diragukan lagi, bahkan ada kata - kata Gus Dur yang bilang kalau Prabowo itu akan jadi presiden di hari tuanya," kata Ujang, Selasa (10/10/2023).
Hubungan yang dekat ini bisa memberikan keuntungan yang sangat baik bagi Prabowo. Ia bisa mendulang dukungan Gusdurian karena memiliki hubungan spesial dengan keluarga Gus Dur.
"Hubungan dengan keluarga Gus Dur juga sangat dekat, jadi potensi mendapatkan dukungan dari kalangan Gusdurian juga potensinya sangat besar," imbuhnya.
Dengan adanya kedekatan ini, Ujang meyakini Prabowo tidak akan menemui masalah berarti jika ingin meraih dukungan dari Gusdurian.
Terlebih, belum lama ini Yenny Wahid juga mendatangi kediaman Prabowo untuk menyatakan dukungannya terhadap Ketum Gerindra itu di Pilpres 2024.
Dalam pertemuan yang terjadi di kediaman Prabowo pada Rabu (6/9/2023) kemarin. Yenny Wahid tak segan menghujani Prabowo dengan berbagai pujian. Yenny mengakui bahwa Prabowo masuk ke dalam top list yang akan didukung di Pilpres 2024.
"Saya dari awal ya selalu mengatakan bahwa ketika membuat keputusan itu akan memakai pertimbangan rasional dan spiritual," kata Yenny usai bertemu dengan Prabowo.
Menurutnya, ia akan menyambangi makam sang ayah terlebih dahulu di Jombang, Jawa Timur untuk pertimbangan spiritual.
"Satu, pertimbangan spiritualnya adalah harus ke makam Bapak. Kebetulan saya belum sempat kesana ini. Jadi dari sisi pertimbangan spiritual memang saya harus melalui itu dulu," ujarnya.
Yenny Wahid mengakui bahwa Prabowo memiliki visi yang luar biasa. Bahkan, ia memiliki banyak kesamaan dengan visi Prabowo.
"Bagi kami Pak Prabowo ini top list. Jadi prioritas paling utama karena ada kesamaan-kesamaan visi. Jadi secara rasioanl mungkin kami sudah bisa punya kesamaan-kesamaan. Tinggal menapaki mekanisme spiritual dulu," tuturnya.