Inikah Lingkaran Setan yang Sukseskan Dinasti Politik Jokowi?

Ruth Meliana | Suara.com

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:25 WIB
Inikah Lingkaran Setan yang Sukseskan Dinasti Politik Jokowi?
Ilustrasi Mahkamah Keluarga di balik putusan batas usia minimal capres-cawapres di MK. [Suara.com/Emma]

Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali dituding sedang membangun dinasti politik. Ini setelah putra bungsunya, Kaesang Pangarep, mengikuti jejak kakak-kakaknya untuk terjun di dunia politik dengan menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sebelumnya, anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sudah lebih dulu sukses di dunia politik usai terpilih sebagai Wali Kota Solo. Setelah Gibran, gantian menantu Jokowi, Bobby Nasution yang juga sukses menjadi Wali Kota Medan.

Kini muncul kabar terbaru bahwa Gibran bakal dijadikan bakal cawapres Prabowo Subianto. Skenario ini hanya bisa terjadi jika Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mengabulkan gugatan batas usia capres dan cawapres pada Senin (16/10/2023).

Sebagai informasi, salah satu syarat untuk menjadi cawapres haruslah minimal berumur 40 tahun. Sedangkan usia Gibran saat ini baru 36 tahun. Karena itu, Gibran hanya bisa menjadi cawapres jika gugatan batas usia cawapres dikabulkan MK, dari yang tadinya 40 tahun menjadi 35 tahun.

Namun jika gugatan itu sampai dikabulkan MK, maka tudingan Jokowi membangun dinasti politik semakin menguat. Apalagi Ketua MK yang akan membacakan hasil putusan gugatan batas usia capres dan cawapres merupakan saudara ipar Presiden Jokowi, yakni Anwar Usman.

Berbagai kritikan Jokowi membangun dinasti politik pun datang dari sejumlah tokoh politik. Salah satu kritikan dilontarkan oleh mantan Menteri Sekretaris BUMN, Said Didu.

Melalui akun X (dulu Twitter) @/msaid_didu, ia tampak menuliskan lingkaran legalisasi dinasti keluarga Jokowi. Meski tidak menyebut nama, tetapi Said Didu dengan jelas menyinggung aksi PSI hingga adik ipar Jokowi.

Bak lingkaran setan, Said Didu menjabarkan jejak dinasti politik sang presiden. Seperti aksi Kaesang menjadi Ketum PSI, sidang putusan gugatan di MK yang dipimpin ipar Jokowi hingga kabar Gibran menjadi cawapres Prabowo.

"Lingkaran legalisasi dinasti. PSI gugat umur capres cawapres ke MK. Anak bungsu ambil alih PSI. MK dipimpin oleh adik ipar sidangkan gugatan," tulis Said Didu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/10/2023).

"Dukung capres yang bersedia jadikan putra sulung jadi cawapres. Gerakkan relawan dan parpol penyembah dinasti dukung pasangan dinasti," pungkasnya.

Pendapat Said Didu tentang legalisasi dinasti politik Jokowi menuai atensi luas. Hingga berita ini dipublikasikan, sentilannya itu sudah dibaca ribuan kali dan mendapatkan beragam komentar dari warganet.

"Lama-lama Indonesia jadi negara monarki yang dipimpin oleh keluarga Kimjongwi," sindir warganet.

"Bisa dipastikan karena kebohongan, kecurangan, kelicikan dan penindasan mau ditutupi selamanya, bangkai mau di tutup bagaimanapun suatu saat tercium dan terbongkar," sindir yang lain.

"Penghianat NKRI sebenarnya adalah mereka yang selalu mengutakatik aturan agar keinginan mereka tercapai,' komentar warganet.

"Dinasti Aji Mumpung," celetuk warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Kerepotan Hadiri Acara Relawan; Kalau Tidak Datang Dibilang 'Pak Jokowi Lupa Setelah jadi Presiden Tidak Datang'

Ngaku Kerepotan Hadiri Acara Relawan; Kalau Tidak Datang Dibilang 'Pak Jokowi Lupa Setelah jadi Presiden Tidak Datang'

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:22 WIB

Ingatkan Relawan Soal Pilpres 2024, Jokowi: Jangan Ngomporin, Jangan Baperan

Ingatkan Relawan Soal Pilpres 2024, Jokowi: Jangan Ngomporin, Jangan Baperan

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:15 WIB

Ketum Projo Sindir Relawan Jokowi yang Sudah Dukung Capres Tertentu: Berarti Relawan Partai

Ketum Projo Sindir Relawan Jokowi yang Sudah Dukung Capres Tertentu: Berarti Relawan Partai

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:08 WIB

Tantangan Semakin Berat, Jokowi Mau Presiden 2024 Tak Bernyali Ciut

Tantangan Semakin Berat, Jokowi Mau Presiden 2024 Tak Bernyali Ciut

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:08 WIB

Jokowi Heran Muncul Anggapan Politik Merepotkan Rakyat; Jadi Kita Milih Siapa?

Jokowi Heran Muncul Anggapan Politik Merepotkan Rakyat; Jadi Kita Milih Siapa?

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 15:58 WIB

Respons JK Soal Gibran Jadi Bacawapres; Orang Itu Salah Kalau Mikir Wapres Cuman Ban Serep

Respons JK Soal Gibran Jadi Bacawapres; Orang Itu Salah Kalau Mikir Wapres Cuman Ban Serep

Kotak Suara | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 15:50 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB