Pernah Nangis Gegara Dihina Mirip Kodok, Emang Sesayang Itu Megawati ke Jokowi?

Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 24 Oktober 2023 | 01:45 WIB
Pernah Nangis Gegara Dihina Mirip Kodok, Emang Sesayang Itu Megawati ke Jokowi?
Presiden Joko Widodo (kanan) memegang tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri (kiri) saat berjalan bersama di sela berlangsungnya Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Monang Sinaga].

Suara.com - Hubungan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah menjadi pergunjingan publik. Bagaimana tidak, saat ini Jokowi ditengarai tengah memperlihatkan kekuatannya di saat kerap direndahkan oleh Megawati.

Satu kalimat Megawati yang paling diingat publik ialah ketika dirinya menilai Jokowi tak akan bisa melakukan apapun tanpa ada bantuan dari PDIP.

"Pak Jokowi iku yo ngono lho mentang-mentang. Lho iya padahal Pak Jokowi kalau nggak ada PDIP juga aduh kasihan dah," kata Megawati saat berpidato dalam HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Megawati dan Jokowi (X/gunromli)
Megawati dan Jokowi (X/gunromli)

Kemudian, Megawati juga berulang kali menyampaikan Jokowi itu petugas partai meskipun menjabat sebagai presiden.

Ucapannya itu dianggap khalayak sebagai bentuk Megawati merendahkan Jokowi.

Aksi manuver Kepala Negara menjelang Pilpres 2024 dianggap sebagai bentuk balas dendamnya karena kerap tidak dihargai di PDIP.

Padahal, Megawati juga memiliki rasa sayang kepada Jokowi. Bahkan ia mengaku pernah menangis gegara Jokowi kerap dihujani oleh hinaan.

Hal tersebut disampaikannya ketika memberikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Pura Besakih, Bali, Rabu (18/8/2023).

Ia menangis karena kerja keras Jokowi malah dibalas dengan hinaan.

baca juga

"Coba lihat Pak Jokowi ya. Saya suka nangis lho. Beliau itu sampai kurus loh. Mikir kenapa? Mikir kita lho, mikir rakyat lho. Masak masih ada yang mengatakan Jokowi 'kodok'-lah," terangnya.

Putri Presiden Soekarno itu juga kerap melemparkan pujian untuk Jokowi. Salah satunya ialah soal ketahanan Jokowi menjadi presiden yang super sibuk.

"Saya heran juga lho. Saya bilang, adek (Puan Maharani) si itu (Jokowi) padahal kurus ya. Tapi kok bisa sih tahan banting banget," ungkap Megawati di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Manuver Jokowi

Jokowi mulai memperlihatkan kekuatannya menjelang Pilpres 2024. Tak tanggung-tanggung, ia menempatkan putra-putranya di tempat strategis.

Semisal saja putra bungsungnya Kaesang Pangarep yang tiba-tiba menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Padahal, Kaesang belum memiliki pengalaman yang mumpuni di dunia politik.

Ketua umum baru Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep (tengah) bersama dengan Grace Natalie (kiri) dan Giring Ganesha (kanan) pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua umum baru Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep (tengah) bersama dengan Grace Natalie (kiri) dan Giring Ganesha (kanan) pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bukan hanya itu, yang paling menghebohkan ialah ketika Gibran maju menjadi cawapres.

Meskipun belum cukup umur, namun suami Selvi Ananda itu bisa melenggang ke Pilpres 2024. Itu bisa terjadi karena adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipimpin oleh adik ipar Jokowi, Anwar Usman.

MK memutuskan batas usia capres-cawapres tetap minimal 40 tahun. Namun, ada pengecualian yakni tercatat pernah atau sedang menjadi kepala daerah yang dipilih melalui pemilihan umum (pemilu).

Ilustrasi Mahkamah Keluarga di balik putusan batas usia minimal capres-cawapres di MK. [Suara.com/Emma]
Ilustrasi Mahkamah Keluarga di balik putusan batas usia minimal capres-cawapres di MK. [Suara.com/Emma]

Putusan MK tersebut sempat membuat heboh masyarakat karena memperlihatkan dinasti politik keluarga Jokowi.

Saat ini, panggung politik tengah mempertontonkan adu kekuatan antara Jokowi dengan PDIP. Bagaimana tidak, Gibran menjadi cawapres untuk bakal capres Prabowo Subianto.

Jokowi mengklaim tidak ikut campur dengan urusan Gibran yang maju cawapres. Sebagai orang tua, ia hanya bisa mendukung keputusan anaknya tersebut.

"Ya, orang tua itu hanya tugasnya mendoakan dan merestui, keputusan semuanya karena sudah dewasa," terang Jokowi pada Minggu (22/10/2023).

Padahal, Gibran sendiri tercatat sebagai kader PDIP, rival dari kubu Prabowo. Isu yang paling kuat saat ini ialah Gibran mengkhianati PDIP dengan hijrah ke Partai Golkar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putusan MK Muluskan Gibran Jadi Cawapres, Mahfud MD: Kalau Diperdebatkan Malah Bahayakan Bangsa

Putusan MK Muluskan Gibran Jadi Cawapres, Mahfud MD: Kalau Diperdebatkan Malah Bahayakan Bangsa

Kotak Suara | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:49 WIB

4 Jalan Mulus Prabowo-Gibran, Putusan MK Mempermudah hingga Restu Jokowi

4 Jalan Mulus Prabowo-Gibran, Putusan MK Mempermudah hingga Restu Jokowi

Kotak Suara | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:39 WIB

Persaudaraan 98 dan Masyarakat 08 Yakin Prabowo-Gibran Menang di Jatim

Persaudaraan 98 dan Masyarakat 08 Yakin Prabowo-Gibran Menang di Jatim

Jatim | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:35 WIB

Bela Gibran Rakabuming, Prabowo Akui Jadi Bagian Dinasti Politik: Saya Anaknya Soemitro, Cucunya Margono

Bela Gibran Rakabuming, Prabowo Akui Jadi Bagian Dinasti Politik: Saya Anaknya Soemitro, Cucunya Margono

Hits | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:36 WIB

Deklarasi Gibran Jadi Cawapres, Ekspresi Prabowo dan Koalisi Pendukung Disorot: Bermuram Durja

Deklarasi Gibran Jadi Cawapres, Ekspresi Prabowo dan Koalisi Pendukung Disorot: Bermuram Durja

Hits | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:41 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×