Santer Isu Kepala BIN Bakal Dicopot, Pertanda 'Benturan' Serius antara Jokowi dan Megawati?

Chandra Iswinarno Suara.Com
Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:21 WIB
Santer Isu Kepala BIN Bakal Dicopot, Pertanda 'Benturan' Serius antara Jokowi dan Megawati?
Presiden Joko Widodo bersama Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan di Jakarta, Jumat (9/9/2016). [Biro Pers Istana]

Suara.com - Santernya isu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan terus berembus. Rumor tersebut berembus setelah merebak kabar adanya keretakan hubungan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Dalam siniar di kanal YouTube Bambang Widjojanto, aktivis Faizal Assegaf menilai kemungkinan Budi Gunawan menarik diri akan terjadi lebih dulu sebelum dicopot. Menurutnya, hal tersebut sangat mungkin terjadi bila isu pencopotan benar terjadi.

"Dari BG (Budi Gunawan) ini atau mungkin kalkulasi Ibu Megawati daripada satu dicopot dipermalukan mungkin tanda kutip menarik diri," ungkap Faizal Assegaf dikutip melalui kanal Youtube Bambang Widjojanto.

Bila kemudian Kepala BIN melakukan langkah tersebut, ia mengemukakan, semakin jelas ditunjukan adanya keretakan serius di antara keduanya. Apalagi selama ini, Budi Gunawan dikenal sebagai sosok yang dikenal dekat dengan Megawati.

"Berarti hubungan Jokowi dengan PDIP sudah mengalami keretakan yang serius," katanya.

Dia juga mengatakan, apabila Jokowi kemudian menunjuk mantan KSAD Dudung Abdurachman menjadi Kepala BIN tentunya langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pemerintahan.

"Dan Dudung dipasang kalau benar ke BIN, maka juga itu menjaga kekuatan stabilitas pemerintahan," ucapnya.

Meski begitu, ia mengamati masih terjadi tarik menarik yang terjadi di poros kekuasaan antara petugas partai dan ketua umum PDIP.

"Yang menarik itu harus diakui bahwa apapun keributan yang terjadi ini itu berputar-putar di poros kekuasaan. Jadi semacam pemerintahan ini pecah dimana tarik menarik petugas partai dan ketua umum PDIP," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan apabila Ketum PDIP kemudian tidak secara tegas mengambil langkah, maka akan berdampak terhadap Megawati karena dianggap tidak berdaya dalam posisi menerima.

Baca Juga: Daftar Menteri yang Kena Reshuffle Presiden Joko Widodo Sejak Tahun 2020

"Nanti kita tunggu kalau Ibu Mega tidak punya nyali, tidak punya sikap, tidak ambil langkah tegas, maka apa yang sering orang sebut Ibu Mega dan PDIP menjadi hamba sahaya di emperan istana maka itu benar-benar fakta," ujarnya.

"Tidak berdaya, jadi posisinya menerima," katanya.

Kontributor : Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI