Alasan PDIP Tak Pecat Gibran: Khawatir Play Victim dengan Narasi 'Saya Terzalimi'

Rabu, 01 November 2023 | 18:47 WIB
Alasan PDIP Tak Pecat Gibran: Khawatir Play Victim dengan Narasi 'Saya Terzalimi'
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.(Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP mengungkap alasan tidak terburu-buru memecat Gibran Rakabuming Raka sebagai kader, meski yang bersangkutan mendaftar ke KPU sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Komarudin Watubun, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, mengatakan bila Gibran dipecat saat ini, maka hal itu bisa didramatisasi sebagai pihak terzalimi alias playing victim.

Tentunya, secara politis, drama sebagai pihak terzalimi akan menguntungkan Gibran dan Prabowo.

Karena itu pula, kata Komarudin, PDIP memilih tidak memperbesar persoalan Gibran yang membelot dari arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD.

"Kalau dipecat, nanti dia (Gibran) akan berkata 'saya dizalimi'. Itu narasi yang sudah sering kita dengar," kata Komarudin.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun. [Suara.com/Bagaskara]
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Komarudin Watubun. [Suara.com/Bagaskara]

Ia menjelaskan, Gibran sebenarnya secara de facto sudah bagian dari PDIP meski belum diterbitkan surat pemecatannya.

Apalagi, kata dia, secara moral, perkataan Gibran tidak sejalan dengan tindakannya.

Komarudin mencontohkan, Gibran selalu menyatakan kesetiaannya pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tapi praktiknya, putra sulung Jokowi itu justru mendaftar ke KPU sebagai cawapres Prabowo.

Tak hanya itu, ketika PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres, Gibran diketahui menemui Prabowo Subianto.

Baca Juga: Gibran Pagi-pagi Sowan ke Gus Miftah di Ponpes Ora Aji, Bahas Pemenangan di Yogyakarta?

"Saat kami pangil, dia bilang pertemuan itu hanya sebatas wali kota bertemu menteri. Tapi kini bisa dilihat kenyataannya."


Menurut Komarudin, berdasarkan tidak-tanduk seperti itu, Gibran sudah layak diepcat dari PDIP.

Ia lantas meminta Gibran secepatnya mengembalikan kartu tanda anggota PDIP tanpa banyak drama.

"Tidak perlu banyak drama. Kalau memang memutuskan pindah, seharusnya mengembalikan KTA tanpa masalah," ungkapnya.

Terakhir, Komarudin berharap perilaku Gibran ini menjadi contoh politikus muda lainnya untuk selalu konsisten dengan pernyataannya.

"Pemimpin muda seharusnya menjadi tauladan dengan memberikan kepastian. Seorang pemimpin tidak boleh membuat rakyat bingung."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI