Cak Imin: Anak Muda Sekarang Banyak yang Belum Kerja Tapi Sudah Mikir Healing

Kamis, 02 November 2023 | 21:27 WIB
Cak Imin: Anak Muda Sekarang Banyak yang Belum Kerja Tapi Sudah Mikir Healing
Bakal cawapres dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Bakal cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berbicara mengenai kondisi anak muda masa kini. Hal itu ia sampaikan saat mengisi sambutan di acara deklarasi Anak Muda Indonesia (AMI).

Cak Imin mengatakan AMI harus bisa menjadi jembatan bagi anak-anak muda untuk meraih mimpinya. Dia berbicara mengenai cepatnya perkembangan teknologi, tapi tidak diimbangi dengan kemampuan.

"Mimpinya terlalu nyata di depan mata, tetapi potensi dan kemalasannya terlampau tinggi, rendah. Sehingga apa, pikirannya tidak sampai," kata Cak Imin di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, dikutip Suara.com, Kamis (2/11/2023).

Bakal cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam peringatan Maulid Nabi dan Gebyar Sholawat Nabi di Pesantren Al-Mizan, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (25/10/2023) malam. (Dok. Tim Cak Imin)
Bakal cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam peringatan Maulid Nabi dan Gebyar Sholawat Nabi di Pesantren Al-Mizan, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (25/10/2023) malam. (Dok. Tim Cak Imin)

Cak Imin kemudian mengatakan bahwa anak muda masa kini lebih berpikiran untuk healing padahal belum memiliki pekerjaan.

"Sekarang kan banyak anak muda adalah berpikir, belum kerja sudah mikir healing-nya. Belum dapat penghasilan yang dipikir healing-nya dulu," ucap Cak Imin.

Padahal, kata Cak Imin, healing merupakan cara untuk melepas stres. Ketua Umum PKB itu menilai anak muda sekarang justru mengalami kesenjangan harapan dan kemampuan.

"Maka penyesuaian yang gagal itu melahirkan banyak kegagalan-kegagalan di mana-mana. Semua keadaan ini saya sampaikan terbuka, saya ingin AMI benar-benar solusi atas keadaan ini," papar Cak Imin.

Sistem Pemerintahan

Bakal calon wakil presiden dari Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin buka suara mengenai buruknya Sistem Pemerintahan di Indonesia. Dia menyebut setiap menteri yang ada di kabinet berpotensi terlibat dalam kasus korupsi.

Baca Juga: Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin: Musuhnya Ngeri-ngeri Bro!

Pernyataan itu disampaikannya dalam acara deklarasi pengurus Anak Muda Indonesia atau AMI di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2023).

"Siapa pun yang akan jadi menteri ujungnya akan menjadi pecundang kalau kalah. Jadi menteri sama dengan siap menjadi korban," ujar Cak Imin.

Ia kemudian mengemukakan bahwa sistem pemerintahan di Indonesia menjadi pemicu adanya korupsi.

"Anda korupsi atau tidak korupsi, sistemnya membuat anda terjebak dalam seluruh ancaman bahaya korupsi," imbuhnya.

Cak Imin mengaku mengalami hal itu sendiri. Ia mengaku framing seolah-olah melakukan korupsi.

"Itu terjadi, saya mengalami kok. Saya mengalami nggak masalah apa-apa tapi seolah dibikin sebuah suasana pasti menjurus ke arah korupsi," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI