Anies Kaget Tak Ada Sesi Debat Khusus Cawapres: Tim Belum Pernah Diajak Bicara

Dwi Bowo Raharjo, Rakha Arlyanto

Sabtu, 02 Desember 2023 | 13:48 WIB
Anies Kaget Tak Ada Sesi Debat Khusus Cawapres: Tim Belum Pernah Diajak Bicara
Capres Anies Baswedan menyambut cawapresnya Muhaimin Iskandar. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, merasa kaget usai KPU RI memutuskan tidak ada sesi debat khusus cawapres Pemilu 2024. Anies bahkan menyayangkan keputusan KPU tersebut.

Anies mengatakan pihaknya telah mengajukan beberapa usul kepada KPU terkait format debat. Namun sampai komposisi debat ditetapkan, pihaknya tidak pernah diajak berdiskusi.

"Jadi gini, setahu saya dari tim sudah mengirimkan surat kepada KPU usul terkait format debat dan tim belum pernah diajak berbicara," kata Anies kepada wartawan di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023).

Anies menyampaikan, KPU seharusnya dalam menetapkan format debat mengajak diskusi para paslon yang ikut berkontestasi. Oleh sebab itu, Anies merasa kaget ketika format debat tiba-tiba sudah diumumkan oleh KPU.

"Pengalaman kami dulu selalu tiga-tiga pasangan calon itu ada urusannya yang diajak bicara, merumuskan bersama-sama," ucap Anies.

"Karena itu kita terkejut, belum berbicara bersama tapi sudah ditetapkan. Nanti pada waktunya suratnya akan disampaikan juga ke beliau," tuturnya.

Sebut KPU Ingkar Janji

Sebelumnya diberitakan, Co-Captain Timnas AMIN (Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar), Nihayatul Wafiroh mengatakan KPU RI tidak menepati janji mengenai penentuan komposisi debat capres-cawapres Pemilu 2024.

Nihayatul menyampaikan, pihaknya bersama dua tim paslon lainnya telah menggelar rapat dengan KPU beberapa waktu lalu terkait komposisi dan tema debat capres-cawapres.

baca juga
Heboh munculnya draft surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang. [Suara.com.ist]
Heboh munculnya draft surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang. [Suara.com.ist]

"Yakni soal bagaimana komposisi untuk debat ini, apakah harus hadir semua atau ada debat khusus capres atau cawapres begitu, dan kedua persoalan topik,” ujar Nihayatul dalam keterangannya, Sabtu (2/12/2023).

Dijelaskan, awalnya KPU meminta usulan dari setiap paslon terkait komposisi dan tema debat capres-cawapres. Nihayatul menyebut KPU mengklaim akan menggelar rapat kembali dengan ketiga paslon dan timnya.

Namun begitu, Nihayatul merasa heran ketika KPU tiba-tiba telah mengumumkan secara resmi komposisi debat capres-cawapres beserta tema-temanya.

Menurut Nihayatul, KPU telah melanggar janji yang dibuatnya sendiri. Ia berpandangan KPU hanya sekedar mengumpulkan usulan dari setiap paslon dan tim lalu memutuskan komposisi dan tema debat secara sepihak.

"Jadi itu mekanismenya yang KPU sudah melanggar janjinya untuk mekanismenya, di mana mekanisme sebenarnya kita akan rapat lagi untuk memutuskan. Ini menunjukkan bahwa KPU hanya mengoleksi usulan dari kita lalu mereka memutuskan sendiri tanpa berdiskusi dengan tim paslon,” tuturnya.

Komposisi Debat Capres-Cawapres

Diketahui, KPU memutuskan debat capres-cawapres tidak digelar terpisah.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, semua pasangan calon (paslon) bakal hadir secara bersamaan.

"Pada dasarnya, dalam pertemuan KPU dengan pasangan calon, lima kali debat itu, pasangan calon semuanya hadir," kata Hasyim di KPU, Kamis (30/11/2023) kemarin.

Ketentuan tersebut, lanjut Hasyim, untuk menunjukan kepada publik bahwa paslon yang berkontestasi memiliki satu kesatuan dan bisa saling bekerja sama.

Pasangan Anies-Muhaimin nomor urut 1, Prabowo-Gibran nomor ururt 2, dan Ganjar-Mahfud nomor urut 3 saat penetapan nomor urut pasangan Capres dan Cawapres Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]
Pasangan Anies-Muhaimin nomor urut 1, Prabowo-Gibran nomor ururt 2, dan Ganjar-Mahfud nomor urut 3 saat penetapan nomor urut pasangan Capres dan Cawapres Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Kendati demikian, nantinya akan ada pembagian porsi pada gelaran debat tersebut. Dari lima kali debat, tiga di antaranya merupakan debat capres dan dua debat cawapres. Namun pada sesi debat cawapres akan didampingi oleh capres.

Diketahui, KPU RI telah menetapkan debat capres-cawapres sebelum pemungutan suara bakal digelar sebanyak lima kali.

Debat capres-cawapres bakal digelar pada bulan Desember sebanyak dua kali. Sementara pada bulan Januari 2024, debat capres-cawapres dilakukan sebanyak dua kali, dan pada Februari 2024 sebanyak satu kali.

Berikut jadwal debat capres-cawapres dalam rangkaian Pilpres 2024:

• Selasa, 12 Desember 2023

• Jumat, 22 Desember 2023

• Minggu, 7 Januari 2024

• Minggu, 14 Januari 2024

• Minggu, 4 Februari 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Sesi Debat Cawapres, Kubu AMIN Sebut KPU Ingkar Janji

Tak Ada Sesi Debat Cawapres, Kubu AMIN Sebut KPU Ingkar Janji

Kotak Suara | Sabtu, 02 Desember 2023 | 12:16 WIB

Tiga Gaya Berkendaraan Capres yang Bakal Maju ke Pemilu 2024, Mulai Rantis sampai Motor dan Sepeda

Tiga Gaya Berkendaraan Capres yang Bakal Maju ke Pemilu 2024, Mulai Rantis sampai Motor dan Sepeda

Otomotif | Sabtu, 02 Desember 2023 | 08:21 WIB

Sebut Kupang Tinggi Toleransi Beragama, Ganjar: Kita Harus Jaga Bersama

Sebut Kupang Tinggi Toleransi Beragama, Ganjar: Kita Harus Jaga Bersama

Kotak Suara | Sabtu, 02 Desember 2023 | 02:38 WIB

Kampanye di Penjaringan, Gibran Tak Sampai 30 Menit, Cuma Bagi Buku dan Susu

Kampanye di Penjaringan, Gibran Tak Sampai 30 Menit, Cuma Bagi Buku dan Susu

Video | Jum'at, 01 Desember 2023 | 22:00 WIB

Cak Imin Klarifikasi soal AMIN Tak Menang Indonesia Terancam

Cak Imin Klarifikasi soal AMIN Tak Menang Indonesia Terancam

Kotak Suara | Jum'at, 01 Desember 2023 | 21:11 WIB

Gagasan Anies Soal Contract Farming Dikritik, Jubir Singgung Balik Program Food Estate yang Tak Pro Petani

Gagasan Anies Soal Contract Farming Dikritik, Jubir Singgung Balik Program Food Estate yang Tak Pro Petani

Kotak Suara | Jum'at, 01 Desember 2023 | 20:46 WIB

Terkini

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×