Arumi Bachsin Sesalkan Beredarnya Rekayasa Video Gibran Soal Program Susu Gratis yang Disebar ke Medsos

Sabtu, 16 Desember 2023 | 03:30 WIB
Arumi Bachsin Sesalkan Beredarnya Rekayasa Video Gibran Soal Program Susu Gratis yang Disebar ke Medsos
Juru Bicara Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, Arumi Bachsin. (Instagram/arumibaschsin_94)

Suara.com - Juru bicara calon wakil presiden atau cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, Arumi Bachsin mengungkapkan adanya pihak yang diduga sengaja memotong video pernyataan Gibran terkait program makan siang dan susu gratis.

Kemudian potongan tersebut sengaja disebarkan ke media sosial hingga menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat.

Dalam video tersebut, Gibran seolah-olah menjelaskan bahwa program susu gratis telah dinikmati 400 juta anak. Sehingga penyataan putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut seakan-akan tidak sesuai dengan jumlah penduduk di Indonesia.

Padahal, kata Arumi, pernyataan lengkap Gibran yang disampaikan dalam acara konsolidasi di Sentul, Bogor, Minggu (10/12/2023) lalu, menjelaskan bahwa program susu gratis sudah ada di 76 negara dan dirasakan oleh 400 juta anak-anak.

"Yang dimaksud Mas Gibran adalah jumlah anak dari sekitar 70 negara yang sudah pernah menerima manfaat program makan siang atau susu gratis. Data 400 juta anak tersebut diperoleh dari United Nations World Food Program. Bagian penjelasan mengenai 400 juta anak di sekitar 70 negara dipotong,” jelas Arumi kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).

Arumi menilai kritik sebagai hal yang lumrah kepada kontestan peserta Pilpres di tengah masa kampanye. Namun menurutnya penggunaan kampanye hitam hingga rekayasa video untuk menjatuhkan pihak lawan tidak dibenarkan.

"Cukup banyak kenalan kami di dunia kerja yang sempat menanyakan video tersebut, dan setelah menerima penjelasan bahwa itu video yang dipotong-potong, mereka langsung memahami," tutur Arumi.

Istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak tersebut lantas mengemukakan, berdasarkan studi World Food Program dari PBB, program makan siang di sekolah ini memang sudah dilakukan di sekitar 70 negara dan telah membantu 418 juta anak. Beberapa negara tersebut di antaranya di India, Malaysia, Filipina, Kamboja dan Thailand.

“Monggo bisa dicek di website wfp.org, ada namanya program school meals, dan Koalisi Makan di Sekolah atau School Meals Coalition," katanya.

Baca Juga: Relawan Prabowo-Gibran Gelar Kompetisi Joget Gemoy, Total Hadiah Capai Rp 808 Juta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI