Bikin Polusi Visual dan Tak Ramah Lingkungan, Kenapa Capres dan Caleg Gak Manfaatkan Medsos?

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 29 Desember 2023 | 11:31 WIB
Bikin Polusi Visual dan Tak Ramah Lingkungan, Kenapa Capres dan Caleg Gak Manfaatkan Medsos?
Pejalan kaki melintasi jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tertutup oleh alat peraga kampanye Pemilu 2024 di Jakarta, Rabu (27/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Alat peraga kampanye (APK) seperti baliho dan spanduk masih menjadi cara jitu para pasangan capres- cawapres hingga calon legislatif (caleg) partai politik untuk bisa dikenal masyarakat di Pemilu 2024. Namun pemasangan baliho dan spanduk itu justru menjadi polusi visual karena merusak estetika kota seperti yang terjadi di Jakarta. Bahkan, spanduk dan baliho tersebut bisa mengganggu para pengguna jalan karena kerap dipasang sembarangan. 

Pantauan Suara.com di sepanjang Jalan Panjang dari arah Daan Mogot le Kebon Jeruk tumpukan APK terjadi di pagar pembatas jalur Transjakarta. Bahkan sebagian mereka yang sudah tidak mendapat lapak, memantek batang pohon di sepanjang jalan tersebut.

Penampakan spanduk caleg di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)
Penampakan spanduk caleg di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

Terkait fenomena itu, pengamat Tata Kota, Nirwono Yoga mengatakan, sudah saatnya partai politik atau para peserta pemilu berkampanye dengan cara yang lebih ramah lingkungan, alias tidak menyumbang sampah kota dengan APK.

Para capres-cawapres dan caleg bisa memanfaatkan videotron sebagai media kampanye. Namun jika dana terbatas mereka bisa memanfaatkan media sosial.

“Beralih menggunakan medium visual yang modern dan ramah lingkungan, misal mengoptimalkan videotron yang sudah ada, media massa, dan media sosial,” kata Nirwono, saat dihubungi Suara.com, Jumat (29/12/2023).

Kendaraan melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tertutup oleh alat peraga kampanye Pemilu 2024 di Jakarta, Rabu (27/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kendaraan melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tertutup oleh alat peraga kampanye Pemilu 2024 di Jakarta, Rabu (27/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Nirwono juga meminta KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu dapat segera menertibkan APK yang yerpasang bukan pada tempatnya. Terlebih yang terpasang di dahan pohon.

“Pemerintah, KPU, dan Bawaslu juga harus tegas melakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu,” jelasnya.

Terpenting, KPU dan Bawaslu bisa memperingati para peserta Pemilu agar bisa melakukan kampanye tanpa memproduksi banyak sampah dan menggangu visual masyarakat.

“Perlu menyelenggarakan Pemilu lebih kekinian, ramah lingkungan, sesuai selera anak muda sekarang. Sudah saatnya Parpol meninggalkan cara-cara lama pemasangan alat peraga yang mengganggu visual lanskap kota dan menyumbang banyak sampah,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mendadak Dipecat, Panas Pemilu Menjalar Ke NU?

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mendadak Dipecat, Panas Pemilu Menjalar Ke NU?

News | Jum'at, 29 Desember 2023 | 09:31 WIB

Tawa Hangat hingga Dengar Cerita Sulitnya Hidup, Kisah dari Ganjar Pranowo Tidur di Rumah-rumah Rakyat

Tawa Hangat hingga Dengar Cerita Sulitnya Hidup, Kisah dari Ganjar Pranowo Tidur di Rumah-rumah Rakyat

Kotak Suara | Kamis, 28 Desember 2023 | 20:24 WIB

Survei Indo Riset: Elektabilitas Anies-Cak Imin Malah Merangkak Naik Pasca Debat Perdana Pilpres 2024

Survei Indo Riset: Elektabilitas Anies-Cak Imin Malah Merangkak Naik Pasca Debat Perdana Pilpres 2024

Kotak Suara | Kamis, 28 Desember 2023 | 19:38 WIB

Debat Ketiga Bahas Pertahanan, Bakal Jadi Keunggulan Prabowo, Ganjar: Semua Boleh Ngeklaim, Tapi...

Debat Ketiga Bahas Pertahanan, Bakal Jadi Keunggulan Prabowo, Ganjar: Semua Boleh Ngeklaim, Tapi...

Kotak Suara | Kamis, 28 Desember 2023 | 18:09 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB