Gerindra dan PSI Catat Kenaikan Signifikan, Begini Nasib Elektabilitas PDIP Versi Survei NSN

Chandra Iswinarno Suara.Com
Selasa, 02 Januari 2024 | 04:00 WIB
Gerindra dan PSI Catat Kenaikan Signifikan, Begini Nasib Elektabilitas PDIP Versi Survei NSN
Ilustrasi logo partai politik di Indonesia. [ANTARA]

Suara.com - Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tercatat mengalami kenaikan elektabilitas yang siginifikan, sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menunjukan tren menurun.

Kesimpulan tersebut tergambar dari hasil survei yang dilakukan Nusantara Strategic Network (NSN) pada Desember 2023.

"PDI Perjuangan turun ke peringkat kedua, tersalip oleh Gerindra yang bersama PSI mengalami penaikan elektabilitas yang cukup signifikan," kata Direktur Program NSN Huslidar Riandi, Senin (1/1/2024).

NSN mencatat, elektabilitas Gerindra mencapai titik tertinggi pada Desember 2023 yakni pada 18,8 persen, sedangkan PDIP turun menjadi 16,3 persen.

Prosentase tersebut jauh berbeda dibandingkan pada Oktober, yakni 17,5 persen untuk PDIP dan 15,4 persen diraih Gerindra. Kemudian pada November, PDIP turun tipis menjadi 17,2 persen dan Gerindra naik 17,6 persen.

Sementara untuk PSI, pada Oktober tercatat 4,2 persen kemudian naik di November menjadi 5,4 persen dan pada Desember naik menjadi 6,1 persen.

Huslidar mengemukakan bergesernya suara PDIP dipengaruhi sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Pilpres 2024.

Dukungan Jokowi terhadap Prabowo dinilai memberikan insentif elektoral bagi Gerindra, dan sebaliknya menurunkan elektabilitas PDI Perjuangan.

"Terjadi migrasi pemilih Jokowi dengan kecenderungan untuk mengalihkan suaranya kepada Gerindra sehingga elektabilitasnya naik signifikan," kata Riandi.

Baca Juga: Bila Pilpres Digelar Saat Ini, Prabowo-Gibran Menang Melenggang ke Istana

Buah manis efek ekor jas pada Pilpres 2024 tak hanya dirasakan Gerindra, tetapi juga PSI.

"Asosiasi kuat PSI dengan Jokowi berimbas pada lonjakan elektabilitas. PSI gencar mengampanyekan diri sebagai partai Jokowi dan menggaungkan spirit Jokowisme," katanya.

PSI yang menunjuk Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi, sebagai ketua umum di akhir September 2023 dinilai mengerek elektabilitas menembus ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Hal tersebut disusul dengan dukungan yang diberikan PSI kepada pasangan Prabowo-Gibran pada arena pilpres.

Sementara itu, partai-partai lain cenderung masih stabil, di antaranya Golkar yang masih menduduki posisi tiga besar dengan elektabilitas 8,8 persen, menyusul di urutan berikutnya PKB (7,4 persen), Demokrat (7,2 persen), dan PKS (4,4 persen).

Partai-partai lain meraih elektabilitas di bawah 4 persen meskipun masih berpeluang lolos jika memperhitungkan margin of error, di antaranya PAN (3,2 persen), NasDem (2,6 persen), PPP (2,0 persen), Perindo (1,7 persen), dan Gelora (1,2 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI