Pekerja Paruh Waktu Diperlakukan Tidak Adil, Anies: Bukti Omnibus Law Bermasalah

Senin, 29 Januari 2024 | 23:20 WIB
Pekerja Paruh Waktu Diperlakukan Tidak Adil, Anies: Bukti Omnibus Law Bermasalah
Capres dan cawapres 01, Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar dalam acara Desak Anies dan Slepet Imin di Ji Expo Hall A, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, (29/1/2024). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Capres nomor urut 01, Anies Baswedan melihat persoalan pekerja paruh waktu atau outsourcing yang banyak mendapatkan ketidakadilan. Hal ini kata dia menjadi bukti bahwa omnibus law atau Undang-Undang Cipta Kerja bermasalah.

"Menurut saya agar ini berkeadilan prinsip easy hiring, easy firing, tidak boleh diteruskan lagi, yang seharusnya adalah selektif hiring," ujar Anies dalam acara Desak Anies dan Slepet Imin di Ji Expo Hall A, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, (29/1/2024).

Anies menegaskan dalam hal ini yang harus diutamakan adalah status sebagai pekerja tetap. Dia berharap pekerja tersebut terus meningkatkan kemampuan kompetensinya.

Anies merujuk pada istilah it's take two tango, menurutnya perlu kedua-duanya.

"Di satu sisi memberikan kepastian pekerjaan, di sisi lain yang pekerjanya meningkatkan skill dan negara harus hadir untuk pekerja meningkatkan skilnya dan kompetensinya supaya itu bisa fair," katanya.

Anies memberi contoh hal di atas pernah dilakukan pendampingnya Muhaimin Iskandar saat menjadi Menaker pada 2013. Aturan itu, kata dia, membatasi pekerja paruh waktu.

"Paling tidak kalau ditanya bukan cuma rencana, ada rekam jejaknya. Lalu harus ada, badan di dalam kementerian atau di luar yang secara khusus melakukan pemantauan atas praktik-praktik outsourcing ini untuk memastikan bahwa ada tunjangan, ada pemenuhan hak-haknya dengan baik, tidak bisa PHK semaunya dan seluruh kewajiban yang harus ditunaikan perusahaan itu terlaksana," ujar Anies.

Praktik pekerja paruh waktu menurut Anies sudah waktunya dihentikan. Dia ingin ke depan pihaknya melibatkan serikat buruh, pakar, lintas bidang pengusaha untuk mengatur praktik outsourcing yang baik dan fair.

"Jadi bukan outsourcing itu selalu bermasalah, tidak, tapi outsourcing yang tak fair yang tidak memberikan manfaat yang setara bagi kedua belah pihak," tuturnya.

Baca Juga: Anies Didoakan Jadi Presiden RI 2024 saat Silaturahmi dengan KH Mahfud Asirun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI