Suara.com - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto rupanya masih memikirkan nilai 11 dari 100 yang diberikan lawannya, Anies Baswedan. Penilaian Anies itu diberikan dalam debat Pilpres 2024 ketiga yang diselenggarakan pada Minggu (7/1/2024) di Istora Senayan, Jakarta.
Anies memberikan nilai 11 dari 100 kepada Prabowo karena dinilai kerap melanggar etika bersama Gibran Rakabuming Raka. Penialain Anies itu rupanya terus berada di pikiran Prabowo hingga hari ini, Jumat (2/2/2024).
Bahkan Prabowo terus membahas penilaian Anies dalam pidatonya di sejumlah daerah Indonesia. Sebut saja dari Riau, Bangka Belitung sampai Makassar.
Berikut ini adalah 7 momen Prabowo membahas nilai 11 dari 100 di pidatonya.
Riau, 9 Januari 2024

Prabowo pertama kali curhat penilaian Anies kepada relawannya di Riau. Kala itu, ia mengaku tidak ingin memikirkan penilaian tidak penting dari Anies.
"Kemarin saya dapat penilaian dari seorang, ya kalian tahu siapa yang memberikan nilai saya kan. Saya dikasih penilaian 11 dari 100," kata Prabowo dalam konsolidasi relawan di Riau, Selasa (9/1/2024).
"Jawaban saya, jawaban seorang anak Betawi, 'Kalau dari ente mah memang gue pikirin'," lanjut Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Tak hanya itu, Prabowo juga tampak tak terima mendapatkan nilai rendah. Pasalnya, ia merasa sudah mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk Indonesia.
"Saya dari muda sudah pertaruhkan nyawa saya, naik gunung turun gunung masuk rawa membela merah putih. Dikasih nilai (Anies) sekian emang gue pikirin," tandas Prabowo.
Jambi, 9 Januari 2024

Setelah dari Riau, Prabowo pada hari yang sama berkampanye di Jambi. Lagi-lagi Menteri Pertahanan ini membahas penilaian 11 dari 100 yang diterimanya. Hal ini diungkapkannya dalam acara Silaturahmi & Deklarasi DPW Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma di Jambi.
Dia memberikan sindiran menohok kepada Anies, yang menurutnya sudah menerima kebaikan darinya. Prabowo juga mengucap syukur mendapatkan nilai paling rendah sepanjang hidupnya.
"Alhamdulillah, saya diberi nilai 11 dari 100. Itu nilai luar biasa. Pertama kali dalam hidup saya, saya terima nilai itu dari orang yang saya beri kebaikan," kata Prabowo di Abadi Convention Center, Jambi pada Selasa (9/1/2024).
Bangka Belitung, 11 Januari 2024
![Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto kampanye di GOR Rudy Resnawan, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Sabtu (20/1/2024). [Suara.com/Novian]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/20/74764-calon-presiden-nomor-urut-2-prabowo-subianto.jpg)
Prabowo kembali membahas penilaian Anies di hadapan relawan di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (11/1/2024).
Dalam pidatonya, Prabowo menggunakan bahasa Betawi untuk membalas penilaian jeblok dari mantan Gubernur DKI Jakarta.
"Saya minta tolong bener-bener. Saya bener-bener minta tolong ya. Berapa hari yang lalu saya dapat nilai 11 dari 100," kata Prabowo kepada relawannya, Kamis (11/1/2024).
"Saya ini lahirnya di Jakarta. Jadi di Jakarta bahasa daerahnya itu namanya bahasa Betawi. Kalau orang Betawi menghadapi (penilaian jeblok) seperti itu, dia jawabnya begini biasanya, 'Emangnya lo siape?'. 'Emangnya lo siape?'," ucap Prabowo.
Medan, 13 Januari 2024
![Bobby Nasution saat mendampingi capres nomor urut 2 Prabowo Subianto di acara konsolidasi di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut, Deli Serdang. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/16/57207-bobby-nasution.jpg)
Dua hari berselang, Prabowo kembali membahas penilaian 11 dari 100 dalam Konsolidasi Partai Koalisi Indonesia Maju, Relawan & Masyarakat Sumatera Utara.
"Saya hari ini sangat terkesan, sangat terharu melihat sambutan yang diberikan kepada saya sejak saya tiba di bandara Kualanamu. Sepanjang jalan begitu banyak orang yang menyambut saya, banyak pendukung yang menyambut saya luar biasa Sumut. Terima kasih," ucap Prabowo di Gedung Olahraga Jalan Pancing Medan, Sabtu (13/1/2024).
Meski demikian, Prabowo kali ini mengaku justru mendapatkan nilai tinggi dari para pendukungnya di Medan, Sumatera Utara.
"Saya tambah semangat, tambah gembira. Saya yakin mungkin nilai dari rakyat lebih dari nilai yang saya terima beberapa hari lalu di Jakarta," tutur Prabowo.
"Di Jakarta saya hanya dapat nilai 11 dari 100. Tapi hari ini saya rasanya mendapat 99 dari 100," kata Prabowo disambut tepuk tangan meriah para pendukung," lanjutnya.
Jakarta, 19 Januari 2024

Kembali membahas nilai 11 dari 100, Prabowo curhat di depan para ojol. Ia tampak bertanya berapa nilai yang pantas diberikan kepadanya.
Pertanyaan ini dilontarkan Prabowo dalam acara Komunitas Ojol Penggemar Erick Thohir (Ojol ET).
"Boleh saya tanya 1? Boleh saya minta 1 pertanyaan? Saudara kasih nilai berapa kepada saya?," tanya Prabowo di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Jumat (19/1/2024).
"100," jawab para ojol yang hadir.
Prabowo kemudian melanjutkan keluhannya terkait adanya orang yang memberi nilai 11 dari 100. Penilaian itu, kata Prabowo, membuat hatinya sedih.
"Saya beberapa hari yang lalu sedih. Saya dikasih nilai 11 dari 100. Emang lo siape? Tanya ini rakyat Indonesia nilainya berapa," tegas Prabowo.
Semarang, 28 Januari 2024

Kesedihan Prabowo mendapatkan nilai 11 masih berlanjut. Kali ini uneg-unegnya ditumpahkan dalam acara kampanye akbar Kirab Kebangsaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (28/1/2024).
"Saya sedih sekali dikasih nilai rendah, (dapat nilai) 11 dari 100,"curhat Prabowo di depan relawannya.
Menurutnya, orang yang memberikan nilai 11 dari 100 kepadanya sangat jahat. Pasalnya, Prabowo yang sudah bersekolah di luar negeri tidak pernah mendapatkan nilai separah itu.
"Belum pernah ada guru sejahat itu (memberikan nilai). Edan (gila)," kata Prabowo.
Makassar, 2 Februari 2024

Terbaru, Prabowo kembali membahas nilai Anies pada hari ini, Jumat (2/2/2023) di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan itu, Prabowo menanyakan soal hilirisasi kepada rakyat yang hadir.
'"Saudara-saudara, kita akan melaksanakan strategi hilirisasi. Saudara mengerti atau tidak hilirisasi? Mengerti?" kata Prabowo di acara Silaturahmi Relawan Prabowo-Gibran Se-Sulsel di GOR Sudiang.
"Siapa yang bisa jawab apa hilirisasi? Kalau bener, saya kasih hadiah. Apa arti hilirisasi? Siapa yang bisa jawab?" lanjut Prabowo.
Seorang pria bernama Rahmat kemudian menjawab pertanyaan itu. Menurutnya, hilirisasi adalah tidak lagi menjual bahan mentah ke luar negeri, tetapi kekayaan kita diolah di negeri kita sendiri.
Karena jawaban benar, Prabowo memberikan nilai 100 kepada Rahmat. Momen itu juga dimanfaatkan Prabowo untuk curhat nilai yang didapatnya dari Anies.
"Ya (jawabannya benar). Ini nilainya 100. Karena nilainya 100, dapat hadiah khusus dari saya. Sesudah acara selesai menghadap saya ke belakang. Lumayan dapat nilai 100. Aku hanya dapat nilai 11 lho," ucap Prabowo.