Pengamat Sebut Jokowi Bekerja Menangkan Prabowo-Gibran Lewat Operasi Bersih-bersih Kandang Banteng, Ini Buktinya

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:46 WIB
Pengamat Sebut Jokowi Bekerja Menangkan Prabowo-Gibran Lewat Operasi Bersih-bersih Kandang Banteng, Ini Buktinya
Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Prabowo Subianto blusukan ke Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (ist)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai kemenangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak terlepas dari peran Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Ayah kandung Gibran tersebut menurutnya tidak sekadar memberikan efek elektoral, tapi juga bekerja langsung di balik kemenangan tersebut. Salah satunya operasi 'bersih-bersih' yang dilakukan Jokowi di daerah-daerah di mana capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo melakukan kampanye. Termasuk di basis suara PDI Perjuangan (PDIP) seperti Jawa Tengah.

"Lihat saja ketika Ganjar kampanye Jokowi selalu ikut membuntuti atau operasi bersih bersih lah. Ganjar ke Papua lalu hari berikutnya Jokowi ke Papua, Ganjar ke NTT lalu beberapa hari berikutnya Jokowi ke NTT, di Jogja dan Jawa Tengah juga begitu," kata Ujang kepada Suara.com, Jumat (16/2/2024).

Strategi operasi bersih-bersih Jokowi ini, kata Ujang, secara langsung membuat kerja-kerja kampanye Ganjar tak efektif. Terbukti Ganjar-Mahfud berdasar hasil hitung cepat atau quick count berbagai lembaga survei kalah di daerah-daerah yang dikenal sebagai basis pemilih PDIP selaku partai politik pengusungnya.

"Sedangkan kita tahu bahwa Jokowi mendukung Prabowo-Gibran, jadi jejak-jajak (kampanye Ganjar) tadi yang menjadi basis massa PDIP itu ya bisa berpaling mendukung Prabowo-Gibran bukan Ganjar-Mahfud. Jadi itu memang strategi bersih bersih Jokowi dari awal agar yang didatangi Ganjar itu dalam kampanye suaranya tidak ke Ganjar-Mahfud tapi suaranya ke Prabowo-Gibran karena ada dibersih bersih oleh Jokowi," kata dia.

"Jadi memang itu ada faktor Jokowi, Jokowi bukan hanya sekadar Jokowi effect tapi Jokowi bekerja dalam konteks untuk memang anaknya Gibran," Ujang menambahkan.

Sementara terkait adanya perbedaan antara hasil Pileg dan Pilpres 2024 menurut Ujang merupakan hal yang wajar. Sebagaimana diketahui meski kalah dalam kontestasi Pilpres, PDIP unggul di Pileg 2024 berdasar hasil quick count.

"Bisa jadi karena ada faktor Jokowi ya, yang bagaimana pun walaupun Jokowi sudah tidak seide, sepaham sudah berkonflik dengan PDIP tetap dia kelihatannya masyarakat masih menganggapnya PDIP. Sehingga ketika Jokowi mendukung 02, maka suaranya ya, pemilih PDIP ini memberikan suaranya ke Prabowo-Gibran. Jadi menurut saya ini tidak ada yang aneh ketika masyarakat atau pemilih PDIP mencoblos Prabowo-Gibran," ungkapnya.

Meski tidak aneh, lanjut Ujang, realitas tersebut sudah semestinya menjadi bahan evaluasi PDIP.

baca juga
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)

"Ketika PDIP unggul capresnya kalah ya itu menjadi sebuah evaluasi yang harus dilakukan PDIP," tuturnya.

Namun di sisi lain, Ujang mengatakan kekalahan PDIP dalam kontestasi Pilpres 2024 ini bisa jadi memang pilihan yang mesti dikorbankan.

"Artinya PDIP kan ingin menang hatrick, tiga kali berturut-turut menang Pileg dan Pilpres, 2014 menang, 2019 menang, nah 2024 ini ingin menang semuanya Pileg Pilpres. Tapi kan Jokowi tidak bersama PDIP mendukung Ganjar-Mahfud tetapi mendukung Prabowo-Gibran. Makanya 2024 ini hanya memang di Pileg, Pilpres tidak, karena Jokowi mendukung Prabowo-Gibran. Jadi ads yang harus dipertahankan suara PDIP, tapi dalam tanda kutip harus ada yang dikorbankan Pilpres kalah karena Jokowi tidak dukung Ganjar-Mahfud," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Jokowi Sebut Negara Lain Tidak Berikan Bansos Beras Seperti di RI

Bisnis | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:43 WIB

Ingat Kembali 7 Janji-Janji Prabowo-Gibran, Tak Hanya Makan Siang dan Susu Gratis

Ingat Kembali 7 Janji-Janji Prabowo-Gibran, Tak Hanya Makan Siang dan Susu Gratis

Kotak Suara | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:40 WIB

Jajaran Produk Hybrid Toyota Curi Perhatian Jokowi

Jajaran Produk Hybrid Toyota Curi Perhatian Jokowi

Otomotif | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:40 WIB

Fahri Hamzah Bahas Kecurangan Pilpres, Malah Diserbu Komen Nyelekit

Fahri Hamzah Bahas Kecurangan Pilpres, Malah Diserbu Komen Nyelekit

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:29 WIB

Adu Kekayaan Anak Prabowo dan Raffi Ahmad, Senasib Dihempas Velove Vexia

Adu Kekayaan Anak Prabowo dan Raffi Ahmad, Senasib Dihempas Velove Vexia

Lifestyle | Jum'at, 16 Februari 2024 | 11:39 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×