Hasto Ungkap Ketum PDIP Megawati Sudah Bertemu Sejumlah Tokoh Secara Tertutup

Jum'at, 08 Maret 2024 | 00:33 WIB
Hasto Ungkap Ketum PDIP Megawati Sudah Bertemu Sejumlah Tokoh Secara Tertutup
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ternyata telah melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh demokrasi.

Hal tersebut diungkap Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto. Meski begitu, pertemuan antara Megawati dengan beberapa tokoh itu dilakukan secara tertutup.

"Pertemuan secara tertutup dengan banyak tokoh itu telah dilakukan dan akan dilakukan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (7/3/2024).

Hasto menjelaskan, alasan pertemuan Megawati dan beberapa tokoh demokrasi tersebut digelar tertutup agar tidak bising.

"Kita menghindari kebisingan yang tidak perlu," katanya.

Sementara saat dikonfirmasi rencana pertemuan Megawati dengan Jusuf Kalla atau JK, Hasto mengungkapkan hal tersebut sedang dipersiapkan.

"Ini bertahap sedang dilakukan. Ibu Mega juga menerima para tokoh, sebelumnya misalnya dengan Pak Siswono (Siswono Yudo Husodo)," bebernya.

Kualitas Demokrasi Merosot

Sebelumnya politisi PDIP, Deddy Yevri Sitorus membenarkan adanya rencana pertemuan antara Megawati dan JK. Tak hanya dengan JK, Deddy menyebut banyak tokoh lain yang juga ingin bertemu dengan Megawati.

Baca Juga: Jokowi Diisukan Keluar dari PDIP dan Masuk Golkar, Hasto Sindir Permintaan Jabatan Presiden Tiga Periode Ditolak

"Saya dengar ada rencana (pertemuan), saya kira tidak hanya Pak JK. Saya kira banyak tokoh juga yang pengen ngobrol lah tentang situasi Indonesia hari ini," kata Deddy saat dihubungi wartawan, Kamis (22/2/2024).

Kendati begitu, Deddy saat itu mengklaim tidak mengetahui secara pasti soal kapan waktu Megawati bertemu dengan JK.
Semenatara terkait persoalan apa yang kemungkinan akan jadi pembahasan jika Megawati bertemu dengan JK, Deddy mengatakan, hal-hal darurat saat ini akan dibicarakan.

"Ya pasti bicara apa yang sekarang jadi paling urgent kan, tentang merosotnya kualitas demokrasi kita akibat cawe-cawe kekuasaan dan bagaimana mengembalikan marwah institusi negara yang porak-poranda karena berbagai penggunaan kekuasaan yang ugal-ugalan kan kira-kira seperti itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI