Sempat Terkendala Izin, KPU Klaim PSU di Kuala Lumpur Berjalan Lancar

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 11 Maret 2024 | 14:43 WIB
Sempat Terkendala Izin, KPU Klaim PSU di Kuala Lumpur Berjalan Lancar
Ribuan WNI membludak di tempat pemungutan suara atau TPS di Gedung World Trade Centre (WTC) Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (11/2/2024). [Dok. Migrant Care]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeklaim penghitungan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur, Malaysia yang digelar Minggu (10/3/204) berjalan dengan lancar.

Meski begitu, Anggota KPU Idham Holik mengatakan ada permasalahan soal izin dari perusahaan tempat lokasi pemungutan suara dengan metode kotak suara keliling (KSK).

"Misalnya, ada KSK sudah ditentukan lokasinya ternyata pada hari pemungutan suara kemarin, pihak perusahaan tempat lokasi KSK tersebut tidak mengizinkan dengan alasan karyawannya sedang dalam bekerja, baru diizinkan sore hari setelah mereka bekerja," kata Idham kepada wartawan, Senin (11/3/2024).

Lebih lanjut, Idham menyebut proses PSU di Kuala Lumpur kini telah rampung dan sedang memasuki tahapan persipan rekapitulasi perolehan suara.

"Sedang persiapan rekapitulasi," ujar Idham.

Mengenai antusias pemilih, Idham mengungkapkan tingkat antusias pemilih dengan metode pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) memang menurun dibanding pemungutn suara lainnya.

"Mereka datang, memang pemilih TPSLN juga sama, antusiasmenya menurun," ungkap Idham.

Dia menduga turunnya minat pemilih ini kemungkinan terjadi karena mereka mengetahui tren perolehan suara di dalam negeri.

Diketahui, dalam proses tahapan PSU di Kuala Lumpur, KPU kembali melakukan pemutakhiran daftar pemilih. Total daftar pemilih tetap (DPT) yang melakukan PSU ialah 62.217 pemilih.

baca juga

KPU dan Bawaslu sebelumnya telah bersepakat untuk tidak menghitung suara pemilih pos dan KSK di Kuala Lumpur. Sebab, daftar pemilihnya dilakukan pemutakhiran ulang.

Bawaslu menemukan hanya sekitar 12 persen pemilih yang dilakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) oleh PPLN Kuala Lumpur dari total sekitar 490 ribu orang dalam Data Penduduk Potensial Pemilih (DP4) dari Kementerian Luar Negeri.

Bawaslu juga menemukan panitia pemutakhiran daftar pemilih (pantarlih) fiktif sebanyak 18 orang.

Akibatnya, jumlah daftar pemilih khusus (DPK) atau pemilih yang tak masuk dalam daftar pemiluh tetap (DPT) membeludak pada hari pemungutan suara hingga sekitar 50 persen di Kuala Lumpur.

Bawaslu bahkan sempat mengungkapkan ada dugaan satu orang menguasai ribuan surat suara yang seharusnya dikirim untuk pemilih melalui pos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uya Kuya Hingga Masinton Datangi Tempat PSU di Kuala Lumpur, Ngapain?

Uya Kuya Hingga Masinton Datangi Tempat PSU di Kuala Lumpur, Ngapain?

Kotak Suara | Minggu, 10 Maret 2024 | 20:34 WIB

7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Jadi Tersangka Rekayasa DPT Pemilu, Disidang Pekan Depan

7 Anggota PPLN Kuala Lumpur Jadi Tersangka Rekayasa DPT Pemilu, Disidang Pekan Depan

News | Sabtu, 09 Maret 2024 | 23:50 WIB

Jadwal PSU di Kuala Lumpur Berubah, KPU Bilang Ini

Jadwal PSU di Kuala Lumpur Berubah, KPU Bilang Ini

Kotak Suara | Jum'at, 08 Maret 2024 | 19:39 WIB

Terkini

BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026

BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027

Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027

Sumbar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid

Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid

Batam | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:23 WIB

3 Rekomendasi Masker Wajah Glad2Glow untuk Kulit Bersih, Lembap, dan Glowing

3 Rekomendasi Masker Wajah Glad2Glow untuk Kulit Bersih, Lembap, dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

Bali | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

Viral Info BPJS Kesehatan Diganti Klinik Kopdes Merah Putih, Ini Fakta Sebenarnya

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Konsisten Buyback Saham, BRI Optimistis Fundamental Perseroan Menopang Pertumbuhan Jangka Panjang

Konsisten Buyback Saham, BRI Optimistis Fundamental Perseroan Menopang Pertumbuhan Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:16 WIB

Arti Mimpi Ketinggalan Kereta atau Pesawat Pertanda Apa?

Arti Mimpi Ketinggalan Kereta atau Pesawat Pertanda Apa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Waiting for Iced Tea: Kisah Hangat tentang Kesabaran dan Keluarga

Waiting for Iced Tea: Kisah Hangat tentang Kesabaran dan Keluarga

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×