Data Anomali PSI Terbongkar Saat Pleno KPU, Satu TPS Tambah 132 Suara

Bangun Santoso, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 19 Maret 2024 | 07:35 WIB
Data Anomali PSI Terbongkar Saat Pleno KPU, Satu TPS Tambah 132 Suara
Ilustrasi: Suasana jalannya rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 tingkat nasional di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (28/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Saksi dari Partai Ummat menemukan adanya data yang tidak sesuai antara perolehan suara Partai Solidaritas (PSI) dengn pindai C Hasil dari tempat pemungutan suara (TPS) 002, Kelurahan Wernas, Kecamatan Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional untuk Provinsi Papua Barat daya yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Awalnya, KPU Provinsi Papua Barat Daya membacakan hasil rekapitulasi perolehan suara calon anggota legislaif (caleg) DPR RI.

Kemudian, saksi dari Partai Ummat mengaku memiliki sejumlah catatan mengenai data anomali pada perolehan suara PSI. Untuk itu, dia meminta Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari untuk membuka model D Hasil Kecamatan PSI di Kecamatan Teminabuan.

Saat dilihat, PSI memperoleh total 62 suara. Untuk masing-masing caleg PSI, secara berurutan dari nomor urut satu hingga tiga meraih 23, 16, dan 17 suara.

Namun, saat KPU menelusuri formulir model C Hasil dari TPS 002, angka tersebut tidak sesuai. Pasalnya, dalam formulir C Hasil tersebut tidak ada perolehan suara PSI sama sekali.

Dengan begitu, KPU RI memutuskan untuk mengurangi perolehan jumlah suara PSI. Perolehan hasil suara PSI pun dikoreksi dari semula berjumlah total 9.485 suara, dikurangi 132 dari TPS 002, menjadi 9.355 coblosan. Menanggapi hal tersebut,saksi dari PSI menyampaikan keberatan.

“Karena ini kan sudah sampai di tingkat pusat ya pimpinan, artinya dari tingkat kecamatan sampai kabupaten dan provinsi seharusnya mereka sudah mengoreksi terlebih dahulu apa yang terjadi di TPS tersebut," kata saksi PSI dalam rapat pleno yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (29/3/2024) malam.

"Lalu kami tidak terima dengan keberatan kalau misalkan diputuskan PSI dikurangi sejumlah suara yang dimaksud, karena sekali lagi itu bukan kesalahan PSI, karena di TPS tersebut tidak tercantum sama sekali penjelasan perolehan suara PSI," tambah dia.

baca juga

Hasyim kemudian menyampaikan pengurangan jumlah perolehan suara ini dilakukan arena catatan yang disampaikan oleh saksi Partai Ummat bisa ditelusuri dan dibuktikan secara materiil dalam rapat pleno.

Dengan begitu, Hasyim menyarankan PSI untuk membuat catatan keberatan jika tidak terima dengan keputusannya yang mengurangi jumlah suara PSI.

“Teman-teman PSI, kalau keberatan ditulis di form catatan keberatan terhadap situasi ini, ketika dikoreksi dan seterusnya, karena faktanya memang begini mas, di TPS-nya nol," tandas Hasyim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raup 209.403 Suara, Prabowo-Gibran Menang Telak Di Papua Barat Daya

Raup 209.403 Suara, Prabowo-Gibran Menang Telak Di Papua Barat Daya

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 06:44 WIB

Netralitas Jokowi Di Pilpres 2024 Dipertanyakan Di Sidang PBB, Begini Kata Hasto PDIP

Netralitas Jokowi Di Pilpres 2024 Dipertanyakan Di Sidang PBB, Begini Kata Hasto PDIP

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 07:15 WIB

Guru Besar Unpad: Polri Bisa Usut Kecurangan Sirekap KPU Dengan UU ITE

Guru Besar Unpad: Polri Bisa Usut Kecurangan Sirekap KPU Dengan UU ITE

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 06:18 WIB

Pilpres 2024 Disebut Pemilu Paling Amburadul Dan Govermental Crime

Pilpres 2024 Disebut Pemilu Paling Amburadul Dan Govermental Crime

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 06:12 WIB

Jimly Asshiddiqie Bagikan Video Kerusuhan Pemilu 2019: Semoga Tidak Terjadi Lagi di 2024

Jimly Asshiddiqie Bagikan Video Kerusuhan Pemilu 2019: Semoga Tidak Terjadi Lagi di 2024

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 02:46 WIB

KPU Jabar Batal Rekapitulasi Nasional Senin Malam, Apa Alasanya?

KPU Jabar Batal Rekapitulasi Nasional Senin Malam, Apa Alasanya?

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 00:25 WIB

Hasil Gulat Panas di Dapil Neraka DKI II: Menaker hingga Uya Kuya Amankan Kursi di DPR RI

Hasil Gulat Panas di Dapil Neraka DKI II: Menaker hingga Uya Kuya Amankan Kursi di DPR RI

Kotak Suara | Senin, 18 Maret 2024 | 20:35 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×