Menatap Era Baru Indonesia Di Bawah Prabowo

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 25 Maret 2024 | 08:13 WIB
Menatap Era Baru Indonesia Di Bawah Prabowo
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di Debat Kelima Pilpres 2024. (Instagram)

Suara.com - Oleh: Fadli Zon (Wakil Ketua Dewan Pembina dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru saja menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara pemilu tingkat nasional dan menetapkan pemenang Pilpres 2024. Tak berbeda dengan hasil berbagai survei serta quick count yang telah dirilis berbagai lembaga survei sebelumnya, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kemarin telah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024 oleh KPU Republik Indonesia.

Kemenangan yang diraih Prabowo sangat signifikan, karena menang di atas 50 persen baik pada pemilihan di dalam negeri, maupun pada pemilihan di luar negeri—yang selama ini selalu dicitrakan lebih bersih karena diikuti kelompok pemilih sangat terdidik. Di dalam negeri, dari rekapitulasi 38 provinsi, Prabowo unggul di 36 provinsi. Prabowo hanya kalah di Aceh dan Sumatera Barat, lainnya menang telak.

Sementara, rekapitulasi suara Pemilu di luar negeri yang dikerjakan oleh 128 PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) secara mayoritas juga dimenangkan oleh Prabowo. Prabowo berhasil meraup kemenangan 62,19 persen suara dari total pengguna hak pilih sebesar 687.978.

Secara nasional, KPU menetapkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran berhasil memenangi Pemilihan Presiden 2024 dalam satu putaran saja, karena berhasil meraup 96 juta suara, atau 58,6 persen dari total suara sah nasional. Angka ini adalah angka tertinggi dalam sejarah pemilihan presiden di Indonesia sepanjang sejarah.

Dengan selesainya rekapitulasi nasional yang dilakukan KPU, maka selesai sudah rangkaian Pemilu 2024. Memang masih ada upaya hukum yang akan diupayakan oleh Pasangan 01 dan 03 terkait dengan hasil Pemilu, namun dengan angka kemenangan yang cukup telak, dan selisih perolehan suara yang sangat besar, upaya hukum itu tak akan bisa mengubah hasil pemilu. Di atas kertas kita sudah memiliki presiden baru yang akan menakhodai Indonesia hingga lima tahun ke depan, yaitu Prabowo Subianto.

Sebelum penetapan resmi oleh KPU kemarin, Prabowo bahkan telah diberi selamat oleh berbagai pemimpin besar dunia, mulai dari Vladimir Putin (Rusia), Joe Biden (Amerika Serikat), Raja Abdullah II (Yordania), Recep Tayyip Erdogan (Turki), Anthony Albanese (Australia), Anwar Ibrahim (Malaysia), Rishi Sunak (Inggris), Emannuel Macron (Perancis), Narendra Modi (India), Olaf Scholz (Jerman), Xi Jinping (Cina), dan lain-lain. Hal itu bisa dianggap sebagai pengakuan masyarakat internasional atas hajatan demokrasi yang baru saja kita langsungkan.

Kemenangan Prabowo dalam Pilpres 2024, buat saya punya arti penting khusus. Setelah lebih dari seperempat abad lamanya mengalami proses demonisasi dalam panggung politik Indonesia, dijadikan sasaran fitnah, caci maki, sekaligus kambing hitam atas sejumlah persoalan di masa lalu, toh Prabowo akhirnya berhasil memenangkan hati dan dukungan rakyat Indonesia. Bahkan dengan suara signifikan.

Dukungan itu mustahil diperoleh jika rakyat tak mempercayai Prabowo. Kepercayaan rakyat yang begitu tinggi terhadap Prabowo menunjukkan setelah dua puluh lima tahun, mereka akhirnya bisa mengetahui kebenaran sejarah bahwa Prabowo hanyalah korban fitnah dan intrik kekuasaan di masa lalu.

Tak perlu heran kalau hari ini Prabowo telah mendapatkan kembali hampir seluruh kehormatan yang pernah direbut darinya. Di lingkungan militer, misalnya, ia pada akhirnya bisa memperoleh bintang empat kehormatan. Sementara dalam dunia politik, ia hari ini telah terpilih menjadi presiden negaranya melalui jalan demokrasi.

Menyaksikan perjalanan hidup Prabowo yang demikian, setidaknya ada tiga hal yang pantas kita kagumi dari dirinya, dan ini layak diteladani oleh anak bangsa kita.

Pertama, adalah kegigihannya. Tak banyak orang yang bisa bangkit kembali setelah dijatuhkan dan dihancurkan sedemikian rupa reputasi dan karirnya. Namun, Prabowo ternyata bisa melalui semua itu. Ia bukan hanya berhasil memulihkan lagi nama baiknya, namun mencapai karir yang jauh lebih tinggi ketimbanh yang pernah diraihnya di masa lalu. Saya menjadi saksi dan ikut merasakan bagaimana proses jatuh bangun Prabowo di pentas politik nasional.

Kedua, adalah keikhlasannya. Ia pernah disingkirkan oleh orang-orang terdekatnya, disakiti oleh pemerintah negaranya, namun semua hal buruk yang pernah diterimanya itu tak membuatnya jadi pendendam. Ia terima itu semua dengan ikhlas. Selama lebih dua puluh lima tahun terakhir ia tetap berjuang membela kepentingan bangsa dan negaranya, membantu dan membela banyak orang, meskipun banyak orang masih memendam prasangka dan menyalahpahaminya. Ia benar-benar melakukan semuanya dengan ikhlas.

Dan ketiga, kebesaran hatinya untuk selalu merangkul dan berhubungan baik dengan semua orang, termasuk orang-orang yang pernah memusuhi dan menyakitinya. Tak banyak orang yang memiliki kebesaran hati semacam itu.

Dengan tiga karakter itu, tak diragukan lagi bahwa Prabowo adalah seorang “natural born leader”. Itulah karakter-karakter utama dari seorang pemimpin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU: Perkara Gugatan Sengketa Pemilu 2024 Turun Dibanding 2019

KPU: Perkara Gugatan Sengketa Pemilu 2024 Turun Dibanding 2019

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 07:47 WIB

Strategi KPU Hadapi Ratusan Gugatan Di MK, 3 Hari Kumpulkan Divisi Hukum Se-Indonesia

Strategi KPU Hadapi Ratusan Gugatan Di MK, 3 Hari Kumpulkan Divisi Hukum Se-Indonesia

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 06:35 WIB

Menerka Nasib Anies Usai Pilpres 2024: Maju Pilgub DKI Atau Jadi Menteri Prabowo?

Menerka Nasib Anies Usai Pilpres 2024: Maju Pilgub DKI Atau Jadi Menteri Prabowo?

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 04:35 WIB

Bidak Politik Surya Paloh: Merangkul Prabowo, Gugatan Pilpres Tetap Lanjut

Bidak Politik Surya Paloh: Merangkul Prabowo, Gugatan Pilpres Tetap Lanjut

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 03:59 WIB

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Tiga Tahaan Kabur dari Sel Mapolsek Mariso

Jatanras Polrestabes Makassar Tangkap Tiga Tahaan Kabur dari Sel Mapolsek Mariso

News | Senin, 25 Maret 2024 | 03:05 WIB

Hasil Pilpres Digugat ke MK, PAN Sebut Permintaan Mendiskualifikasi Paslon 02 Mengada-ada!

Hasil Pilpres Digugat ke MK, PAN Sebut Permintaan Mendiskualifikasi Paslon 02 Mengada-ada!

Kotak Suara | Senin, 25 Maret 2024 | 01:15 WIB

Prabowo Menang Pilpres, Anies Dianggap Tak Punya Sikap Besar Hati

Prabowo Menang Pilpres, Anies Dianggap Tak Punya Sikap Besar Hati

News | Minggu, 24 Maret 2024 | 20:15 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB