Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK Diwarnai Aksi Demonstrasi, Din Syamsuddin Ikut Turun ke Jalan

Senin, 22 April 2024 | 13:40 WIB
Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK Diwarnai Aksi Demonstrasi, Din Syamsuddin Ikut Turun ke Jalan
Eks Ketua MUI Din Syamsyddin saat ikut demo tolak pemilu curang di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Massa tolak pemilu curang memadati Jalan Medan Merdeka Barat, atau kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat bersamaan dengan sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (22/4/2024).

Terlihat massa yang datang memenuhi kawasan Patung Kuda yakni mereka yang merupakan pendukung Capres-Cawapres 01 dan 03 atau Anies-Muhaimin, dan pendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pantauan Suara.com di lokasi, beberapa tokoh nasional ikut dalam aksi tersebut, di antaranya yakni Mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

Sementara, hingga saat ini belum terlihat massa pendukung dari pasangan calon 02 atau Prabowo-Gibran yang menjadi pemenang dalam konstestasi Pilpres yang digelar pada 14 April 2024 lalu.

Dijaga Ribuan Aparat

Sebelumnya, pihak kepolisian mengerahkan 7.783 personel gabungan guna menjaga jalannya aksi demonstrasi jelang putusan PHPU yang sedang bergulir di MK.

“Disiagakan di beberapa titik rawan massa unjuk rasa sekitaran Gedung MK,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purbomo Condro, kepada wartawan, Senin.

Susatyo juga mengatakan, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dan menutup sementara ruas jalan, yang mengarah ke Mahkamah Konstitusi.

“Trafic light Harmoni yang mengatah ke Jalan Merdeka Barat ditutup dialihkan ke Jalan Kesehatan,” katanya.

Baca Juga: Soal Bagi-bagi Bansos, MK Tak Temukan Menko Airlangga Hartarto Langgar Pemilu

Kemudian, penutupan juga dilakukan di Jalan Medan Merdeka Utara tutup, kemudian jalur arahkan ke arah Lapangan Banteng.

“Lampu merah Thamrin juga kita tutup, kita alihkan ke Jalan Kebon Sirih yang mengarah ke Jalan Abdul Muis dan ke Patung Tani,” ucapnya.

“Kami imbau untuk masyarakat yang akan melintas di sekitar Monas untuk mencari jalan alternatif lainnya karena akan ada aksi penyampaian pendapat di Patung Kuda,” imbuhnya.

Aparat Dilarang Bawa Senpi

Susatyo menegaskan, ribuan personelnya yang dikerahkan dalam menjaga jalannya aksi demonstrasi jelang putusan sengketa Pilpres di MK, tak ada satupun yang dilengkapi dengan sangkur dan senjata api.

“Pihak Provost setalah apel tadi telah mengecek personel kembali sebelum memasuki obyek dititik pengamanan, memastikan anggotanya tidak ada yang membawa senjata api maupun sangkur,” kata Susatyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI