Sampai Ungkit soal Jamban, Siti Zuhro Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dipimpin Perempuan

Minggu, 14 Juli 2024 | 17:24 WIB
Sampai Ungkit soal Jamban, Siti Zuhro Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dipimpin Perempuan
Sampai Ungkit soal Jamban, Siti Zuhro Ungkap Alasan Jakarta Butuh Dipimpin Perempuan . (Antara/Zuhdiar Laeis)

Suara.com - 2024 masih menjadi tahun politik, termasuk di DKI Jakarta. Pasalnya, sebentar lagi penyelenggaran Pilkada DKI Jakarta bakal digelar pada November mendatang. Jelang Pilkada, partai-partai politik pun mulai gerilya melirik kandidat untuk diusung menjadi bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta. 

Di tengah hiruk pikuk politik itu, Jakarta sebagai kota metropolitan memiliki banyak permasalahan yang menimpa masyarakatnya. Untuk menangani persoalan tersebut, Pengamat Politik Siti Zuhro berpandangan bahwa Jakarta perlu dipimpin oleh perempuan. 

Sikap keibuan dalam diri perempuan dinilai bisa jadi kekuatan empati dalam menangani permasalahan di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sosial. 

"Perempuan itu sangat memiliki empati yang tinggi  dalam konteks menyejahterakan," kata Siti kepada Suara.com, dihubungi baru-baru ini. 

Meski Jakarta tidak lagi berstatus sebagai ibu kota, namun sebagai kota urban tentu daerah tersebut harus menjadi daerah yang nyaman untuk menampung segala  hal majemuk di dalamnya. Terlebih, pasca tak lagi menjadi pusat pemerintahan, Jakarta justru akan menjadi pusat perekonomian negara. 

"Jakarta hari ini dan esok bukanlah Jakarta yang lalu sebagai penopang untuk take off. Tapi Jakarta akan take off menjadi kota besar, kota bisnis global, dan akan tetap menjadi poros atau barometer, baik sosial, ekonomi, politik maupun pendidikan di Indonesia. Maka ini saatnya perempuan untuk turun gunung, terjun langsung dalam pilkada DKI," kata Siti.

Suasana di Bundaran Hotel Indonesi (HI), Jakarta, Selasa (23/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana di Bundaran Hotel Indonesi (HI), Jakarta, Selasa (23/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perempuan yang unggul dalam memiliki empati juga dinilai bisa lebih peka terhadap isu-isu sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, pendidikan, kesehatan hingga kebersihan.

"Berapa persen Jakarta ini masyarakatnya yang belum sejahtera? Apakah semuanya sudah punya jamban, itu dipertanyakan. Itu perempuan mestinya, bagaimana nasib masyarakat yang yang tidak beruntung secara ekonomi," tuturnya.

Hal-hal seperti tersebut yang menurut Siti harus disadari oleh partai politik dalam merumuskan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta untuk Pilkada 2024.

Baca Juga: Maju Pilkada Jakarta, Putri Zulhas Zita Anjani Ngebet Ketemu Kaesang: Anytime Pokoknya

Guru Besar Riset Ilmu Politik di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menyampaikan kalau Indonesia juga memiliki tokoh perempuan yang layak dan kompeten untuk dijadikan pemimpin pusat di Jakarta.

"Calon pemimpin perempuan di Jakarta kalau piawai dalam memahami dan bisa memberikan satu gagasan dan akan diimplementasikan apa yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas di Jakarta, khususnya yang tidak beruntung," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI