Tantangan untuk RK-Suswono, Berani Copot Sampah Visual Kampanye Politik?

Sabtu, 28 September 2024 | 15:59 WIB
Tantangan untuk RK-Suswono, Berani Copot Sampah Visual Kampanye Politik?
Pasangan Cagub-Cawagub Nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono. [Tangkapan layar akun YouTube]

Suara.com - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono (Rido) menyampaikan komitmen mengatasi persoalan sampah spanduk, bendera hingga stiker yang dihasilkan oleh komunitas politik.

Hal itu disampaikan keduanya saat menghadiri podcast Akbar Faizal. Dalam perbincangan itu, Akbar menyinggung masalah sampah yang dihasilkan komunitas politik.

"Kita bicara tentang keindahan yang berhubungan dengan sampah. Ini sebenarnya saya ada dosa juga di bagian ini, kan. Komunitas politik itu kadang-kadang tidak peduli dengan situasi ini," kata Akbar dikutip Suara.com dari YouTube chanel Akbar Faizal Uncensored, Sabtu (28/9/2024).

Berdasarkan pengetahuannya, seperti bendera, stiker, dan spanduk dipasang di sembarang tempat, tanpa memperhatikan ketertibannya.

"Kadang-kadang itu dianggap sesuatu yang biasa. Sudah diterima sebagai sesuatu yang lumrah, tetapi ini kan komunitas politik," ujarnya.

Akbar lantas menanyakan, apakan RK dan Suswono berani mengambil sebuah kebijakan untuk mengatasinya.

"Anda berani melakukan sebuah pengaturan? Di mana kemudian kita merasa, 'ah, sudah sangat mengganggu kota nih.'"

Mendapat pertanyaan itu, RK langsung memberikan jawaban dengan menyinggung pemimpin itu harus memiliki keberanian.

"Ya, satu, pemimpin itu harus berani. Jadi, kalau saya ditanya berani, saya berani," kata RK.

Baca Juga: Siap Tarung di Pilgub DKI, Ridwan Kamil Luncurkan 'Keramas Jakarta' dan Pasukan 'Duta Muda'

RK kemudian memberikan penjelasan bagaimana atribut-atribut tersebut bisa dipasang di sembarang tempat.

"Yang penting, saya juga tanya ke orang-orang yang suka begitu kan," kata RK.

Menurutnya hal itu disebabkan oleh aturan yang abu-abu, sehinga bisa tetap dilakukan.

"Karena bisnis reklame ya, dia kan mencuri ruang abu-abu. Hitam putihnya nggak jelas. Dia asumsikan bisa dengan sebuah proses," katanya.

Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) ini menekanan latar belakangnya sebagai arsitek yang memilki kepentingan untuk tetap menjaga keindahan tata kota. Sehinga dia menyebut dirinya berani membuat aturan tetap menjaga keindahan visual tata kota.

"Kami hanya butuh edukasi, butuh waktu bagaimana menerangkan mana yang boleh, mana yang enggak boleh," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI