Waduh, Denny Indrayana Bongkar Buntut Cawe-cawe Jokowi Bisa Mendorong RI ke Jurang Kehancuran

Suara Liberte

Senin, 05 Juni 2023 | 14:40 WIB
Waduh, Denny Indrayana Bongkar Buntut Cawe-cawe Jokowi Bisa Mendorong RI ke Jurang Kehancuran
Waduh, Denny Indrayana Bongkar Buntut Cawe-cawe Jokowi Bisa Mendorong RI ke Jurang Kehancuran ((Instagram@dennyindrayana99))

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Denny Indrayana mengungkapkan pendapatnya terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku akan cawe-cawe terkait Pilpres 2024 demi bangsa dan negara dalam arti yang positif.

Hal ini ditanggapi Denny Indrayana melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Indrayana mengatakan bahwa ada yang membahayakan dari cawe-cawe Jokowi.

Denny Indrayana menegaskan bahwa hal itu berkaitan cawe-cawe Jokowi memperalat kasus hukum demi kepentingan melanggengkan kekuasaan.

"Saya berpendapat, cawe-cawe Presiden Jokowi yang memperalat kasus hukum demi kepentingan melanggengkan kekuasaan, untuk membubarkan koalisi lawan politik, sambil menjegal pencalonan Anies Baswedan sangat berbahaya," ungkap Denny Indrayana dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @dennyindrayana, Senin (5/6).

Lanjut, ia pun mengatakan bahwa hal itu juga bisa mendorong negeri ini ke kehancuran.

"Dan sebagaimana diingatkan Rasulullah, bisa mendorong Indonesia ke jurang kehancuran," imbuhnya.

Sebelum itu, Denny Indrayana juga mengatakan bahwa pernyataan Jokowi yang tidak akan netral dalam Pilpres 2024 justru akan bahaya bagi keadilan.

"Cawe-cawe Presiden Jokowi yang menegaskan tidak akan netral semakin membahayakan keadilan dalam Pilpres 2024," ungkapnya.

Lanjut, Denny Indrayana juga mengatakan bahwa informasi terakhir yang didapatkannya, Partai NasDem kembali diserang.

baca juga

"Informasi terakhir, Partai NasDem kembali digoyang dan diserang. Kali ini yang dijadikan sasaran tembak adalah dua menteri kader NasDem lainnya di kabinet," tegas Denny Indrayana.

Adapun ia mengatakan bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan dijeratkan dugaan pidana narkoba dan menteri dari NasDem lainnya akan dijerat dengan dugaan kasus korupsi.

"Menteri SYL akan dijerat dugaan pidana narkoba dan Menteri SN dijerat dengan dugaan kasus korupsi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Denny Indrayana juga mengatakan bahwa hukum tidak boleh diterapkan diskriminatif, memilih dan memilah kasus.

"Hukum tidak boleh diterapkan diskriminatif, memilih dan memilah kasus. Memukul lawan oposisi, sambil merangkul kawan koalisi. Hukum yang tajam ke bawah dan tumpul ke atas, diterapkan tidak adil, akan menjadi penyebab hancurnya suatu bangsa," paparnya.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan pernyataannya terkait akan cawe-cawe itu pada saat bertemu dengan para pemimpin redaksi sejumlah media serta content creator seperti Akbar Faisal, Helmy Yahya, dan Arie Putra. Jokowi menegaskan cawe-cawe yang dimaksudnya tentu masih dalam koridor aturan.

"Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang, dan tidak akan mengotori demokrasi," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan cawe-cawe yang dimaksud terkait Pemilu 2024. Jokowi beralasan Indonesia hanya memiliki waktu 13 tahun ke depan demi menjadi negara maju.

Untuk saat ini Jokowi menyebut Indonesia ada di posisi upper middle income. Sedangkan untuk menjadi negara maju, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di kisaran USD 10.000 per tahun.

"Kita ini sekarang ada di middle income walaupun di level upper tapi kita masih di level middle income. Nah untuk keluar dari middle income itu, untuk jadi negara maju itu perolehan pendapatan per kapitanya minimal 10 ribu," kata Jokowi.

"Untuk bisa keluar kita cuma punya waktu 13 tahun dan itu sangat-sangat tergantung pada calon presiden di masa yang akan datang yang akan bisa membawa Indonesia ke next level, karena alasan itulah kemudian saya akan cawe-cawe untuk itu," imbuh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Dipersilakan Punya Preferensi untuk Pilpres 2024, Tapi Caranya Bukan dengan Cawe-cawe, Apalagi...

Jokowi Dipersilakan Punya Preferensi untuk Pilpres 2024, Tapi Caranya Bukan dengan Cawe-cawe, Apalagi...

Liberte | Senin, 05 Juni 2023 | 13:10 WIB

PAN ke Prabowo dan Ganjar: kalau Mau Menang Ambil Erick Thohir jadi Cawapres

PAN ke Prabowo dan Ganjar: kalau Mau Menang Ambil Erick Thohir jadi Cawapres

News | Senin, 05 Juni 2023 | 12:59 WIB

Denny Indrayana Dapat Informasi, Partai NasDem Kembali 'Diserang', 2 Menteri di Kabinet Jokowi Jadi Sasaran Tembak

Denny Indrayana Dapat Informasi, Partai NasDem Kembali 'Diserang', 2 Menteri di Kabinet Jokowi Jadi Sasaran Tembak

Liberte | Senin, 05 Juni 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×