Penggiat Media Sosial, Rudi Valinka menyoroti pertemuan yang dipenuhi nuansa politis antara Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dirinya mengatakan bahwa kedua sosok tersebut telah mencairkan kebekuan antara dua partai yang menaungi mereka berdua, PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat, yang telah berlangsung selama dua dekade.
Namun menurutnya, hal tersebut adalah bonus dari tujuan utama yang dimiliki oleh dua sosok tersebut. Efeknya sendiri akan berpengaruh di Pilpres 2024.
Rudi mengatakan bahwa ada kepentingan terkait nasib kursi calon wakil presiden (cawapres) dari AHY. Hal ini soal kisruh ultimatum dari partai berlambang bintang mercy itu untuk Koalisi Perubahan.
"AHY: ancaman kepada Anies, kalo gak tetapkan gue, maka kami pindah koalisi." cuitnya dalam akun twitter pribadinya @kurawa, dikutip Suara Liberte, Senin (19/6/2023).
Sementara Puan memiliki kepentingan untuk jagoannya, yakni sosok dari Ganjar Pranowo. Hal ini demi bertambahnya popularitas yang jagoan PDIP.
"Puan: Demi kenaikan Elektabilitas Ganjar," ungkapnya.