Kereta Khusus Wanita dalam Rangkaian Kereta Rel Listrik, Upaya Tekan Kejahatan Terhadap Perempuan

Suara Liberte

Kamis, 22 Juni 2023 | 18:39 WIB
Kereta Khusus Wanita dalam Rangkaian Kereta Rel Listrik, Upaya Tekan Kejahatan Terhadap Perempuan
Ilustrasi KRL (Unsplash/Rafael Atantya)

Masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Jabodetabek masih mengandalkan kereta rel listrik (KRL) sebagai alat transportasinya. Buktinya, rerata jumlah pengguna harian KRL tembus 800.000 orang penumpang, menurut data PT KAI Commuter Indonesia.

PT KCI mencatat jumlah pengguna KRL atau Commuter Line di Jabodetabek mencapai 215,05 juta orang pada 2022. Jumlah tersebut tumbuh 74,66% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 123,13 juta orang.

Masyarakat Jabodetabek banyak memilih KRL sebagai moda transportasi utama karena lebih murah dan dapat menghindari kemacetan di jalan. Alhasil sangat wajar jika kondisi kereta yang penuh dan sesak dengan para penumpang yang memiliki tujuannya masing-masing.

Tidak jarang kejahatan terjadi di atas kereta yang tengah bergerak. Mulai dari pencopetan, hingga kejahatan pelecehan seksual. Maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di Commuter Line membuat PT KCI melakukan pengadaan gerbong khusus wanita sejak 19 Agustus 2010. 

Lokasi gerbong khusus tersebut terdapat pada gerbong pertama dan juga gerbong terakhir dalam tiap rangkaian kereta. Gerbong khusus ini disediakan agar penumpang perempuan lebih aman, nyaman, dan tenang jauh dari kasus pelecehan seksual.

PT KCI mengatakan tujuan adanya gerbong khusus wanita adalah menghindari adanya tindakan pelecehan dan kejadian lain yang tidak diharapkan.

Dengan begitu, ini dapat mengakomodasi permintaan pengguna yang banyak merasa risi apabila berdesak-desakan dengan lawan jenis. Dan diharapkan dapat menghindari kejadian-kejadian yang tidak diharapkan yang korbannya lebih sering perempuan.

Sebagai perbandingan Bukan hanya Indonesia yang memiliki gerbong kereta khusus wanita. Setidaknya tercatat ada sembilan negara yang memiliki kereta dengan rangkaian kereta khusus wanita. Sembilan negara tersebut adalah Brasil, Indonesia, Jepang, Meksiko, Mesir, India, Thailand, Iran, dan Inggris.

Di Inggris, alat transportasi yang dikhususkan untuk kaum Hawa diperkenalkan sejak 1874 lewat Metropolitan Railway. Saat itu ada kompartemen khusus wanita, namun perlahan dihapus sejak ada kereta api BR.

Sedangkan di Jepang, gerbong kereta khusus wanita pertama kali digunakan pada tahun 2000. Adanya gerbong tersebut sebagai upaya pemerintah untuk menghentikan pelecehan seksual.

Kemudian gerbong khusus wanita berkembang di Tokyo dengan kereta yang dilabeli stiker berwarna pink, warna yang identik dengan wanita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tukang Lumpia Lecehkan Bocah di Depok

Tukang Lumpia Lecehkan Bocah di Depok

Jabar | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:22 WIB

Geger! Tukang Lumpia di Depok Lecehkan Bocah, Modusnya Bikin Merinding

Geger! Tukang Lumpia di Depok Lecehkan Bocah, Modusnya Bikin Merinding

Bogor | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:42 WIB

Tragis! Anak 8 Tahun di Sumut Jadi Korban Rudapaksa Ayah dan Kakek

Tragis! Anak 8 Tahun di Sumut Jadi Korban Rudapaksa Ayah dan Kakek

Sumut | Selasa, 20 Juni 2023 | 13:37 WIB

Terkini

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:44 WIB

Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan

Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:35 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru

Emosional! Mengintip Ruang Ganti Norwegia Menuju Piala Dunia 2026 Lewat Dokumenter Terbaru

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:31 WIB

Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple

Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple

Jakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:24 WIB

Bagaimana Cara Nonton Piala Dunia 2026 di FolaPlay? Ini Panduan untuk Warga Indonesia

Bagaimana Cara Nonton Piala Dunia 2026 di FolaPlay? Ini Panduan untuk Warga Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:20 WIB

Jangan Lewatkan Promo Samsung Galaxy S26 Ultra di Blibli untuk Dapatkan Harga Termurah

Jangan Lewatkan Promo Samsung Galaxy S26 Ultra di Blibli untuk Dapatkan Harga Termurah

Jabar | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:18 WIB

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:10 WIB

Body Cologne Tahan Berapa Lama? Kenali Perbedaannya dengan Parfum

Body Cologne Tahan Berapa Lama? Kenali Perbedaannya dengan Parfum

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:10 WIB

Dari MRT hingga Coffee Shop, Photobox Interaktif Kian Jadi Tren Bagi Gen Z di Ruang Publik

Dari MRT hingga Coffee Shop, Photobox Interaktif Kian Jadi Tren Bagi Gen Z di Ruang Publik

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:05 WIB