Akademisi Universitas Indonesia, Ade Armando, mengomentari ujaran Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap tidak pantas.
Ade tidak memahami alasan Rocky Gerung tampak sangat membenci Presiden Jokowi bahkan hingga menghinanya seperti yang baru-baru ini dilakukan Rocky.
"Saya tak paham mengapa Rocky Gerung sedemikian benci pada Jokowi. Dia sampai menghina Jokowi sebagai bajingan yang tolol," ujar Ade, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @adearmando61 pada Senin (31/7/2023).
Seperti diketahui, beredar video Rocky Gerung tengah menjadi pembicara dalam acara Aliansi Aksi Sejuta Buruh Siap Lawan Omnibus Law.
Rocky menyindir Presiden Jokowi yang bermanuver hanya untuk mempertahankan legasinya, bukan untuk kepentingan rakyat. Salah satu contohnya yaitu proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).
“Dia masih pergi ke China. Dia nawarin IKN. Dia masih mondar-mandir dari koalisi ke koalisi lain. Untuk mencari kejelasan nasibnya tuh. Dia memikirkan nasibnya sendiri. Dia nggak pikirin nasib kita,” ucapnya.
Mantan akademisi Universitas Indonesia (UI) itu bahkan menyebut Presiden Jokowi dengan ujaran-ujaran kasar.
“Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan yang pinter. Dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat. Tapi bajingan yang tolol itu sekaligus bajingan yang pengecut. Ajaib, bajingan tapi pengecut. Jadi teman-teman kita harus lantangkan ini,” sambungnya.
Terkait hal tersebut, Rocky mempersilahkan seandainya ada yang mau melaporkan dirinya ke pihak yang berwajib karena perkataan tersebut.
Baca Juga: Ajak Andika Perkasa Ngobrol bareng TNI dan Polri, Suara Ganjar Pranowo bakal Naik Nih?
Menurutnya, ia hanya membaca psikologi Presiden Jokowi sebagai pemimpin yang akan segera lengser dari masa jabatannya.
“Saya selalu melihat psikologi Pak Jokowi. Kayak kemarin tuh saya agak keras di acara forum buruh lalu mulai dilaporin. Ya silahkan laporin. Toh saya terangkan itu sebagai deskripsi saya terhadap psikologi Jokowi,” ujar Rocky, dikutip dari kanal YouTube pribadi pada Senin (31/7/2023).