Seorang warganet mengaku pernah berada di unit yang sama dengan keluarga Pinkan Mambo tinggal dan mengungkap kejadian anak Pinkan yang berinisial MA (17) mengetuk pintu rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2016 di apartemen di Tangerang.
Mulanya, akun Instagram @lambegosiip mengunggah ulang pernyataan Melaney Ricardo yang mengaku memetik beberapa pelajaran dari kasus pelecehan seksual yang dialami MA.
Di kolom komentar, warganet dengan akun @Sim.abdi.na*** mengaku tinggal di unit yang sama dengan keluarga Pinkan Mambo pada tahun 2016.
“2016 di salah satu apartemen di Tangerang. Keluarganya mba ini kebetulan unitnya deketan sama unitk,” kata akun Instagram tersebut, dikutip Suara Liberte pada Jumat (4/8/2023).
Sekitar jam 10 siang, MA mengetuk pintu unitnya dan meminta tolong meminjam uang karena dia dan adik-adiknya kelaparan.
“Kurleb jam 10-11 siang Ashley ngetuk pintu unitku, minta tolong pinjem uang karna dia sama adik-adiknya laper,” sambungnya.
Ketika ditanya di mana keberadaan Pinkan, MA mengatakan saat itu ibunya tengah bekerja di Bandung. Warganet tersebut menilai Pinkan teledor karena meninggal anak-anak tanpa didampingi orang dewasa dan persiapan yang cukup.
“Pas ditanya mamanya kemana, katanya lagi kerja ke bandung. Teledor ga siy ninggalin anak-anak lebih dari 2 ke luar kota tanpa orang dewasa mendampingi tanpa makanan cukup,” ujarnya.
Sementara itu, Pinkan sempat menyinggung perihal perekonomiannya saat diwawancarai Feni Rose di "Rumpi" No Secret Trans TV baru-baru ini.
Ia mengatakan bahwa dirinya berjuang mencari nafkah demi anak-anaknya sehingga tak langsung melaporkan kasus pelecehan seksual yang menimpa MA saat MA berusia 12 tahun.
"Ya sebenernya sih aku dalam keadaan tak mampu berpikir sih sebenernya, lebih tepatnya. Karena apa yang saya selalu pikirin itu cuman gimana caranya hari ini punya susu,” curhat Pinkan.
“Jadi gimana caranya saya ambil baju, saya pulang ke rumah, saya jualan. Gimana caranya Michelle itu dari saya cerai sama ayahnya Michelle sampai Michelle besar, Michelle itu siapa yang kasih makan. Tidak ada bantuan satu orang pun yang bantuin aku cari uang, ditambah lagi tiga anak ini," sambungnya.