Kelompok Relawan Pendukung Ganjar Pranowo, Kongres Rakyat Nasional Ganjar Republik Indonesia Satu (KORNAS GARIS) memuji sosok Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Presidium KORNAS GARIS, Sutrisno Pangaribuan mengungkapkan hal tersebut karena menurutnya sosok Megawati sudah melalui jalan panjang dalam sejarah perpolitikan di Indonesia.
Menurut Sutrisno, Megawati yang sekarang terbentuk melalui proses tertawa dan menangis bersama rakyat.
“Megawati Soekarnoputri (Mega), putri Sang Proklamator menjadi saksi, korban, sekaligus sutradara, dan aktor sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Mega, memikul beban sejarah yang pahit, pernah ‘tidak dapat melanjutkan kuliah’ padahal beliau anak presiden pertama. Namun, Mega tidak pernah dendam, meskipun para elit mengarahkan telunjuk kepadanya dengan berbagai tuduhan. Mega menunjukkan cinta kasih yang tak terbatas kepada bangsa ini, sebagaimana ditunjukkan bapaknya, Putra Sang Fajar,” jelas Sutrisno dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (7/9/23).
“Pengalaman sejarah Mega, membuatnya matang dalam memahami denyut nadi bangsa ini. Mega menunjukkan kemauan dan kemampuan ‘live in’ dengan rakyat. Ekspresi Mega lahir dari pengalaman ‘menangis dan tertawa bersama rakyat’. Pengenalan atas kehendak rakyatlah kemudian yang mendorong Mega secara yakin menandatangani rekomendasi kepada Jokowi dan Ganjar Pranowo, baik sebagai calon kepala daerah, maupun sebagai calon presiden,” tambahnya.
Sutrisno juga mengungkapkan bahwa bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada Megawati.