IFW Gandeng Matahari Buat Acuan Tren 2015

Ardi Mandiri, admin

Kamis, 23 Oktober 2014 | 00:58 WIB
IFW Gandeng Matahari Buat Acuan Tren 2015
IFW 2014

Suara.com - Pada 2015, Indonesia akan mencanangkan diri sebagai salah satu pusat mode dunia. Dengan kekuatan serta kekayaan lokal mulai dari sumber daya alam, budaya, dan manusia, Indonesia berpotensi menjadi pusat inspirasi desain bahkan produksi bagi industri mode dunia.

Hal itu disampaikan Dina Midiani, ketua Indonesia Fashion Week, dalam konferensi pers seminar bertajuk "Trend Forecasting 2015/2016 bagi Supplier Matahari" di Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Menurut Dina, masyarakat Indonesia sangat konsumtif dalam berbelanja. Dengan semakin banyaknya gempuran brand asing, tak ayal membuat masyarakat Indonesia banyak yang mengenakan pakaian keluaran produk luar tersebut. Padahal dengan target sebagai salah satu barometer mode Internasional, para produsen fesyen lokal tidak bisa berdiam diri saja.

"Bila industri fesyen di negeri ini mau maju, jangan hanya meniru tren dari luar negeri, tapi memberi tren baru dari kekayaan lokal yang kita miliki untuk masyarakat internasional," ujar Dina.

Indonesia, lanjut Dina, dituntut untuk mengeluarkan trend forecasting tersendiri yang bisa digunakan sebagai acuan para konsumen dan produsen di tingkat lokal maupun global.Atas dasar inilah, Asosiasi Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bersama konsultan desain multidisiplin, didukung Kemenparekraf, meluncurkan sebuah riset trend forecasting.Hasil riset dari trend forecasting ini bisa menginspirasi para desainer lokal untuk merancang proyeksi produknya di tahun depan.

"Dari trend forecasting, para desainer bisa membaca pola pikir masyarakat di kota-kota besar seluruh dunia. Hal ini memudahkan banyak pihak, terutama produsen fesyen untuk memberikan sesuatu yang baru setiap tahunnya," imbuhnya.

Tak hanya merancang trend forecasting, Indonesia Fashion Week juga berupaya menyebarluaskan tren versi Indonesia ini ke para produsen fesyen. Sebagai department store terbesar dan mengusung hampir 95% brand lokal, Indonesia Fashion Week menggandeng Matahari Department Store untuk memberikan seminar Indonesia Trend Forecasting kepada para supplier lokal yang tergabung dalam Asosiasi Matahari's Supplier Club.

"Untuk mengusung tren lokal kepada dunia kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dari para produsen lokal untuk menghadapi pasar bebas dan serbuan brand asing. Dengan seminar ini kami bisa merumuskan bersama tentang acuan tren yang disepakati untuk diterapkan pada produk lalu dipasarkan di seluruh jaringan Matahari Department Store," papar wanita yang juga menjabat sebagai sekjen APPMI ini.

Dalam kesempatan yang sama, Yongki Komaladi selaku produsen produk sepatu lokal mengatakan bahwa sebelumnya para supplier lokal termasuk dirinya masih berjalan sendiri-sendiri untuk menentukan acuan tren yang akan diangkat. Tak jarang banyak yang mengacu pada tren global sehingga produk lokal sebagai follower seringkali menjadi kalah saing dengan produk asing.

"Indonesia ini potensinya besar sekali untuk jadi pusat tren, kenapa kita ga angkat budaya lokal dalam produk kita. Adanya acuan tren yang disepakati bersama para pelaku industri mode tanah air tentu bisa saja memengaruhi industri mode dunia. Kiblat mode mungkin masih terpengaruh dari tren luar tapi kita juga harus terapkan selera lokal," tutur Yongki.

Matahari sebagai departement store yang tersebar di berbagai penjuru tanah air menjadi alasan bagi Indonesia Fashion Week untuk menyebarluaskan konsep 'local movement' dimana memuat ajakan untuk mencintai produk-produk lokal. (Firsta Putri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta

Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:16 WIB

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Bye Surburn! 4 Sunscreen Ini Lindungi Kulit Anak dari Terik Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:11 WIB

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

5 Flat Shoes Matahari di Shopee yang Diskon Besar-besaran, Jadi Rp60 Ribuan Saja!

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota

Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:25 WIB

Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli

Alasan Kulit Babi Banyak Digunakan di Industri Fesyen, Umat Muslim Harus Teliti sebelum Beli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB

Saat Celana Jadi Masalah: Perjuangan Pria Berbadan Besar Mencari Pakaian yang Pas dan Kekinian

Saat Celana Jadi Masalah: Perjuangan Pria Berbadan Besar Mencari Pakaian yang Pas dan Kekinian

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:18 WIB

Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham

Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:31 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×