Si Dalang, Ajak Masyarakat Olah Sampah Jadi Rupiah

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 28 Februari 2015 | 14:55 WIB
Si Dalang, Ajak Masyarakat Olah Sampah Jadi Rupiah
Para remaja putri anggota Komunitas Si Dalang saat mengolah sampah plastik menjadi berbagai barang bermanfaat. (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Sore itu di sebuah pameran produk hasil daur ulang yang diikuti pelajar se-Jabodetabek, saya penasaran dengan kegiatan yang dilakukan suatu kelompok. Mereka asyik memotong pakaian yang sepertinya tak dipakai lagi. Tak berapa lama saya memandangi apa yang mereka lakukan, seorang remaja putri memberi isyarat bahwa karyanya telah selesai.

Rupanya ia baru saja menyelesaikan kreasi daur ulang kaos yang diubahnya menjadi sebuah tas selempang yang unik dan tentunya tak kalah 'catchy' dengan tote bag yang dijual di outlet-outlet fesyen. Sebuah papan nama menjawab rasa penasaran saya. Ternyata mereka sedang mengikuti workshop "T-Shirt Bag" yang digagas oleh Komunitas Kreasi Daur Ulang alias Si Dalang.

Ya, mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas sampah sebenarnya tidak memerlukan tindakan besar. Memulainya dari diri sendiri merupakan cara terbaik untuk mewujudkan mimpi tersebut. Contohnya dengan mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai menjadi benda yang bernilai guna tinggi, seperti yang dilakukan Komunitas 'Si Dalang' di atas.

Komunitas ini awalnya didirikan berdasarkan keinginan sang inisiator, Syahrani Gita yang ingin menjadikan daur ulang sebagai tren di kalangan industri. Secara pribadi, ia memang sudah lama aktif melakukan upaya 3R (Reduce, Reuse, Recycle) hingga akhirnya pada 2012 lalu mengembangkannya secara serius melalui gerakan ini.

"Si Dalang ingin memberi pemahaman ke masyarakat kalau sampah plastik atau barang bekas lain yang nggak ada harganya bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat dan tentunya unik," kata Karlina Octaviany, Media Relation Si Dalang kepada suara.com beberapa waktu lalu.

Karlina Octaviany, Media Relation Si Dalang. (Foto: suara.com/Firsta Nodia)

Tidak hanya mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan sampah, melalui aktivitasnya Gita dan kawan-kawan juga memberdayakan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Seperti proyek sosial yang mereka berikan kepada masyarakat Kampung Dadap di Cengkareng dan Rawa Semut di Bekasi.

Di dua lokasi tersebut, tim Si Dalang melatih ibu-ibu dan remaja putri untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan siap jual. Hasil kreasi mereka berupa stationery seperti kertas daur ulang dan amplop, kotak pensil, kotak tisu dan frame foto.

Penjualannya dilakukan melalui toko online milik Si Dalang di situs www.kedaihijau.com dan melalui pameran yang mereka ikuti. Hasil penjualan yang didapatkan dari bahan olahan ini menjadi pendapatan tambahan para ibu-ibu di dua kampung tersebut.

Tak hanya ibu-ibu yang menuai rejeki dari proyek sosial ini, namun para tukang ojek yang membutuhkan penghasilan tambahan juga kena imbasnya. Mereka yang mendapat sebutan 'Mas Dalang' ini memiliki tugas mengantar jemput sampah kantoran untuk diolah ibu-ibu di binaan Si Dalang.

Berbagai produk daur ulang yang dihasilkan oleh anggota Komunitas Si Dalang. (Foto:suara.com/Firsta Nodia)

"Setiap 2 minggu sekali dari Agustus 2012 sampai Januari 2013, Tim SiDalang akan mengajar para ibu bagaimana cara mengolah sampah sampai para ibu terampil untuk membuat produk siap jual," imbuh perempuan yang akrab disapa Alin ini.

Anak-anak mereka pun juga akan mendapatkan pelatihan komputer dan menulis kreatif untuk mendukung sisi marketing dari kreasi Si Dalang. Harapannya, ibu-ibu dan anak-anak ini dapat mengajarkan hal serupa ke ibu-ibu lainnya di kampungnya. Selain lingkungan tempat tinggal menjadi bersih dan lestari, pendapatan yang didapat juga bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Kini Si Dalang sedang aktif mengadakan workshop rutin untuk kalangan umum yang ingin memanfaatkan kembali barang bekas untuk disulap menjadi benda yang lebih bernilai guna.

Untuk membuat tas selempang dari kaos bekas misalnya, menurut  Alin, hanya membutuhkan dua bahan yakni kaos bekas dan gunting yang kemudian dipadukan dengan sedikit keterampilan. Cara membuatnya pun mudah, kita hanya perlu memotong bagian leher dan tangan untuk menyerupai bentuk segi empat lalu mengikat bagian bawahnya untuk dijadikan dasar tas selempang tersebut. Bagaimana? Mudah kan?

Ternyata dengan mengasah kreativitas, kita bisa memanfaatkan barang yang sudah tidak dipakai untuk mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Untuk mengikuti kegiatan yang diadakan komunitas si Dalang, yuk intip twitter mereka di @SiDalangID.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Motul Dukung Movement Sunset Ride Dorong Ekonomi Kreatif di Tomohon

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Membedah Luka Lewat Sastra dan Psikologi di Communitimes: Book Talk and Community Support Circle

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Jadi Alternatif Akomodasi Nonton Pertamina Grand Prix of Indonesia

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Melihat Langsung Dapur 'Stunt Fighting': Saat 1 Detik Bertarung Butuh Keringat Panjang

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Dari Buleleng hingga Meratus, GEF SGP Perkuat Aksi Komunitas untuk Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:17 WIB

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Berapa Biaya Resmi Perpanjang SIM A dan SIM C 2026?

Berapa Biaya Resmi Perpanjang SIM A dan SIM C 2026?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Ulasan Siti Si Vampir: Kehangatan Keluarga di Balik Komedi Mistik yang Unik

Ulasan Siti Si Vampir: Kehangatan Keluarga di Balik Komedi Mistik yang Unik

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:00 WIB

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Pemilik Kaki Ramping, Empuk Tanpa Longgar

5 Sepatu Lari Terbaik untuk Pemilik Kaki Ramping, Empuk Tanpa Longgar

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:56 WIB

×