Lebih dari 100.000 Orang Tertipu Iklan Bodong Qantas

Liberty Jemadu

Senin, 16 Maret 2015 | 20:40 WIB
Lebih dari 100.000 Orang Tertipu Iklan Bodong Qantas
Ilustrasi maskapai penerbaangan Qantas (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah akun Facebook yang memakai nama maskapai penerbangan Qantas berhasil menipu lebih dari 100.000 pengguna Facebook, dengan menawarkan "tiket kelas bisnis" secara cuma-cuma.

Kampanye promosi bodong yang diunggah dalam bentuk gambar di Facebook bahkan sudah dibagikan lebih dari 157.000 kali di Facebook, mendapat sekitar 130.000 jempol dan 15.000 komentar.

Iklan itu menawarkan tiket pesawat kelas bisnis gratis bagi mereka yang memberi jempol dan menyebarkan gambar itu sebelum tanggal 17 Maret.

Untungnya, kampanye palsu itu segera diketahui oleh Qantas yang segera memperingatkan para pengguna Facebook bahwa iklan itu hanya bohong belaka.

"Kami sudah mengetahui akun palsu itu. Itu adalah penipuan dan tak berhubungan dengan Qantas," tulis maskapai penerbangan milik Australia tersebut.

"Facebook sudah diinformasikan (mengenai penipuan itu) dan sedang menyelidikinya," imbuh Qantas lebih lanjut.

Setelah pemberitahuan dari Qantas, Facebook pun mengambil langkah cepat untuk menghapus akun yang sudah menyebarkan iklan selama 24 jam itu. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karyawati Ditipu Rp1,2 Miliar oleh Teman Lelaki di Facebook

Karyawati Ditipu Rp1,2 Miliar oleh Teman Lelaki di Facebook

News | Senin, 18 Agustus 2014 | 12:59 WIB

Waspadalah! Modus Penipuan Tertua di Facebook Kembali Muncul

Waspadalah! Modus Penipuan Tertua di Facebook Kembali Muncul

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 15:15 WIB

Qantas Tetap Terbang di Wilayah Udara Zona Perang

Qantas Tetap Terbang di Wilayah Udara Zona Perang

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2014 | 12:08 WIB

Tipu Perempuan Lewat Facebook, 2 WNA Diciduk

Tipu Perempuan Lewat Facebook, 2 WNA Diciduk

News | Jum'at, 13 Juni 2014 | 00:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×