Serunya Jalan-jalan ke Perkebunan di Banyuwangi

Esti Utami

Kamis, 08 Oktober 2015 | 08:04 WIB
Serunya Jalan-jalan ke Perkebunan di Banyuwangi
Salah satu perkebunan di Banyuwangi. (suara.com)

Potensi perkebunan di Banyuwangi Jawa Timur, sangat besar dan sangat menarik untuk dikembangkan. Melihat potensi ini pemerintah Kabupaten Banyuwangi tak hanya ingin mengangkat tapi juga mengemasnya untuk menarik wisatawan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menjelaskan Kabupaten Banyuwangi memiliki areal perkebunan seluas 82.143,63 hektare yang tersebar di beberapa wilayah. Komoditasnya beragam, mulai kopi, kelapa kopra, kelapa deres, tembakau, kakao, tebu, cengkih, karet, vanili, abaca, kapas, dan kapuk randu.

"Sejumlah komoditas seperti kelapa kopra, vanili, dan kopi telah diekspor ke beberapa negara sejak dulu," ucapnya.

Upaya Pemkab Banyuwangi untuk menggarap potensi perkebunan menjadi tujuan wisata itu dikemas  dalam gelaran "Banyuwangi Plantation Festival" di Kalirejo, Glenmore, Minggu lalu.

Anas mengatakan, festival ini digelar sejalan dengan konsep ekoturisme yang dikembangkan oleh Banyuwangi, sebuah konsep pengembangan pariwisata yang mengandalkan potensi alam dan budaya lokal dengan melibatkan masyarakat setempat.

"Banyak sekali peluang yang ada di perkebunan, tinggal bagaimana kita mengemasnya sebagai peluang untuk menarik wisatawan. Mulai dari alam yang masih 'natural' (alami), hasil perkebunannya sendiri, seperti kopi, karet, kakao, hingga proses pengolahannya. Ini akan menambah destinasi wisata dan memperpanjang siklus pariwisata di Banyuwangi," paparnya.

Menurut dia, pengembangan wisata perkebunan juga bisa menambah pendapatan masyarakat sekitar. Saat wisatawan berkeliling rute wisata di perkebunan, mereka bisa memesan makanan khas yang disediakan oleh masyarakat setempat.

"Atau bisa juga menyewakan sepeda untuk wisatawan," ujar Anas.

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Ikrori Hudanto mengatakan dalam festival perkebunan itu para pengunjung disuguhi berbagai produk komoditas hasil perkebunan dan aneka makanan dan minuman maupun produk barang jadi hasil olahannya.

Selain, kata dia, juga akan dipertontonkan bagaimana pengolahan hasil perkebunan, misal pembuatan gula merah, cokelat, dan cara menyadap karet.

"Seperti Industri Gula Glenmore (IGG) milik BUMN yang akan memamerkan proses pembuatan gula dan pemanfaatan limbah tebu. Dengan pengemasan yang menarik ini, tentunya akan menjadi tujuan wisata yang menarik. Apalagi wisatawan mancanegara, mereka pasti 'excited' melihat bagaimana proses pengolahan produk perkebunan," imbuh Ikrori.

Tidak ketinggalan kegiatan yang paling menarik dan pasti akan disukai para pengunjung, yaitu pesta minum kopi dan cokelat gratis.

"Pengunjung bisa menikmati minuman kopi dan cokelat sepuasnya di sini. Semuanya gratis," tutur Ikrori.

Festival juga akan dilengkapi dengan berbagai pameran potensi daerah lainnya, seperti pameran kehutanan, ternak, dan hortikultura.

"Tidak hanya berisi pameran seputar perkebunan, festival ini juga semakin lengkap dengan adanya tujuan wisata kebun di mana pengunjung bisa berkeliling perkebunan dengan kereta khusus yang disediakan," tuturnya.

Festival perkebunan ini akan diikuti sejumlah peserta mulai dari Gabungan Perusahaan Perkebunan (GPP), Industri Gula Glenmore (IGG), Perhutani, Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Ijen, Taman Nasional Meru Betiri dan Taman Nasional Alas Purwo.

Selain itu, ada juga Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka), Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), dan sejumlah pengusaha hortikultura. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp

Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp

Foto | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00 WIB

Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi

Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 13:43 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 19:27 WIB

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 09:00 WIB

Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat

Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×