Indonesia Produsen Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2015 | 13:31 WIB
Indonesia Produsen Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia
Ilustrasi sampah plastik. (Shutterstock)

Sampah plastik menjadi isu penting dan mendapat perhatian karena jumlahnya yang kian bertambah seiring modernisasi. Plastik berupa bekas botol, kantong, dan kemasan yang lama-kelamaan menjadi mikroplastik (debris) sangat berbahaya jika termakan oleh ikan-ikan yang kemudian dikonsumsi manusia.

Selain menyebabkan pencemaran, sampah plastik yang tidak bisa terurai bisa menurunkan kualitas perairan, merusak ekosistem laut dan kerugian ekonomi bagi nelayan serta masyarakat pesisir. Karena itu, upaya mengurangi sampah plastik terus dilakukan baik oleh pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun pihak swasta.

Salah satunya adalah pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah Kota Bandung yang saat ini menjajaki kerja sama pengolahan sampah plastik menjadi energi (waste to energy) yang prosesnya akan dimulai pada 2016.

"Ini merupakan proyek percobaan antara pemerintah AS dan pemerintah Kota Bandung untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi sumber energi dengan tujuan mengurangi volume sampah di Sungai Ciliwung," kata Duta Besar AS untuk Indonesia Robert O. Blake dalam diskusi berjudul "Selamatkan Laut Kita dari Sampah" di Pusat Kebudayaan AS @america, Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Kerja sama pengurangan sampah yang kini baru sampai tahap uji kelayakan itu dianggap perlu karena Bandung merupakan hulu Sungai Ciliwung yang sampahnya seringkali terbawa hingga ke Teluk Jakarta. Amerika Serikat, kata Blake, telah secara aktif melakukan upaya pengurangan sampah di laut.

"Palang Merah Amerika merupakan pelopor pengolahan sampah organik dan plastik di Lombok. Mereka melibatkan masyarakat lokal untuk bersama-sama mencegah sampah masuk ke laut," tutur Blake.

Menurut Blake, sampah menjadi isu penting terlebih setelah penelitian dari University of Georgia menunjukkan Indonesia merupakan penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Cina, dengan jumlah sampah plastik yang masuk ke laut sebanyak 1,29 juta ton pada 2010.

Studi yang dipimpin oleh Jenna Jambeck itu memperkirakan potensi sampah plastik di lautan seluruh dunia pada 2025 mencapai 250 juta ton.

Sementara, Koordinator Gili Eco Trust, Delphine Robbe mengatakan pengurangan sampah plastik bisa dilakukan dengan mengganti model kemasan dengan material yang bisa didaur ulang. Di sini peran pemerintah sebagai penentu kebijakan menjadi penting.

"Pemerintah yang kontrol dengan mendorong perusahaan mengganti kemasan produknya. Ganti kemasan plastik dengan kertas daur ulang," kata perempuan Prancis yang sudah belasan tahun tinggal di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat itu.

Menurut Delphine, pemerintah bisa membuat kebijakan lewat pajak atau sanksi. Perusahaan yang tidak membuat kemasan dari bahan daur ulang, ujar dia, bisa diberi sanksi atau dikenakan pajak yang lebih tinggi.

"Jika perusahaan tidak memakai kemasan daur ulang kenakan pajak yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan yang pakai kemasan daur ulang," tuturnya.

Ia mengatakan program pengurangan sampah yang dibuat pemerintah selama ini hanya menyasar keterlibatan masyarakat. Hal tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan sampah plastik.

"Kalau kemasan tidak ada perubahan dari perusahaan yang buat, akan masih banyak sampah plastik yang belum diolah," katanya.

"Minimarket juga didorong berhenti kasih tas plastik," tambahnya.

Di Gili Trawangan yang memiliki keliling pulau sekitar 8 kilometer, terdapat 50 tempat pembuangan akhir (TPA) dimana sebagian besar sampah plastik dibakar. Pembakaran sampah plastik, menurut Delphine, hanya menjadi solusi jangka pendek dan tidak akan berdampak pada kelestarian kepulauan Gili kecuali ada kebijakan dan sanksi tegas dari pemerintah.

Kondisi pencemaran di Gili sudah memprihatinkan. Ia menuturkan, sering dijumpai penyu-penyu mati terdampar di pantai karena mereka salah memakan kantong `kresek yang mungkin mereka pikir adalah ubur-ubur.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!

Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:10 WIB

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:57 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

Kurangi Sampah Jakarta, Warga Belajar Cara Pengolahan Limbah Jadi Sumber Penghasilan

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:03 WIB

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

Sudah Overload, Pembuangan Sampah DKI ke Bantargebang Bakal Dipangkas 50 Persen

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:52 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Terkini

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:20 WIB

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:10 WIB

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB