Maya Miranda Ambarsari, Pebisnis yang Berjiwa Sosial Tinggi

Ririn Indriani

Kamis, 31 Desember 2015 | 14:21 WIB
Maya Miranda Ambarsari, Pebisnis yang Berjiwa Sosial Tinggi
Maya Miranda Ambarsari (Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Cantik, cerdas, ramah dan berjiwa sosial tinggi, itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan sosok Maya Miranda Ambarsari. Bagaimana tidak, di tengah kesibukannya sebagai pebisnis di dunia pertambangan dan properti, ia tetap punya waktu untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang kurang mampu.

Ya, Maya yang merupakan pemilik Boutique Guest House "Elliottii" dan Presiden Direktur Tritunggal Agung Propertindo ini, juga aktif dalam kegiatan sosial yang menekankan pada program pemberdayaan perempuan dan anak untuk kalangan kurang mampu yang disalurkannya lewat Rumah Belajar Miranda.

Rumah Belajar Miranda (RBM), kata perempuan berambut panjang ini, merupakan tempat di mana masyarakat umum, terutama kalangan kelas bawah, dapat mengenyam kegiatan pendidikan, baik berupa Majelis Taklim Ummul Choir (kelas pemula, kelas menengah dan kelas mahir), Taman Pendidikan Al quran Ummul Choir (TPA Kids, TPA menengah dan Taklim Quran lil Awlad), Kursus Mr. Math (Matematika), English Education Program (EEP), dan Kursus Calis (Baca Tulis).

"Rumah Belajar Miranda saya dirikan karena dari kecil saya melihat orangtua saya banyak sekali menolong orang, mulai dari ibu-ibu, anak-anak dan lansia yang nggak mampu. Bisa membantu dan membuat mereka tertawa merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya," ucapnya haru saat ditemui suara.com di tengah acara wisata rohani bersama kaum ibu dan lansia di Cisarua, Jawa Barat, belum lama ini.

Berdayakan Perempuan dan Anak
Kegiatan sosial ini, lanjut Maya, sebelumnya dijalankan oleh ibundanya. Hanya saja waktu itu, sang bunda baru menjalankan kegiatan majelis taklim bernama Ummul Choir di daerah Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Majelis taklim ini didirikan untuk mengembangkan sumber daya kaum ibu dari kelas menengah ke bawah yang berada di sekitar lingkungan rumah orangtua Maya.

“Dari hanya pengajian, Majelis Taklim Ummul Choir berkembang menjadi tempat pengembangan keterampilan ibu-ibu. Ada kelas kecantikan, yoga, memasak, pengelolaan uang, penitipan anak hingga pemberian dana pinjaman bergulir untuk usaha maksimal Rp5 juta yang boleh dikembalikan kapan saja agar mereka nggak tergantung pada suami,” terang perempuan kelahiran 9 Juli 1973 ini.

Maya mengaku, awalnya tak mudah untuk merangkul kaum ibu, anak dan lansia dari golongan kurang mampu itu. Mereka awalnya menganggap bahwa apa yang dibuatnya di RBM tak penting dan hanya membuang-buang waktu saja. Namun kondisi tersebut tak membuat Maya putus asa, dengan penuh kesabaran ia terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pendidikan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh kaum perempuan dan anak.

Syukurlah perjuangannya itu membuahkan hasil. Kaum ibu, lansia dan anak-anak mereka pun pelan-pelan akhirnya mau mengikuti berbagai program yang ada di RBM. "Semua program pendidikan dan keterampilan yang ada di RBM gratis untuk kalangan bawah dan kami memberikan fasilitas terbaik, karena kegiatan ini memang dikelola secara profesional," ucap perempuan yang pernah menjadi finalist of "The 1997 Asia Model Search" di Melbourne, Australia ini.

Kini, ada sekitar 500 orang -- kaum ibu, lansia dan anak-anak -- yang mengikuti berbagai program pendidikan dan keterampilan di RBM. Ia berharap nantinya akan muncul berbagai potensi perempuan dan anak-anak yang berguna bagi kehidupan dan masa depannya.

"Dengan fasilitas pengajaran dan pendidikan yang kami berikan secara maksimal, tentu ini bukanlah hal yang mustahil bagi mereka untuk menjadi orang yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup mereka," ujarnya penuh harap.

Jalani bisnis setelah berhenti jadi lawyer

Jalani Bisnis Setelah Berhenti Jadi Lawyer
Lantas, bagaimana pula dengan kisah perjalanan bisnis seorang Maya yang terbilang sukses di dunia pertambangan dan properti? Perempuan berdarah Jawa-Bengkulu ini mengungkapkan bahwa perjalanan bisnisnya dimulai saat ia berhenti menjadi lawyer dengan posisi terakhir sebagai associate lawyer di Dimhart & Associate Law Firm, Jakarta, pada 1996.

“Berhenti jadi lawyer, saya bersama suami mendirikan perusahaan tambang tembaga dan emas di Banyuwangi, Jawa Timur bernama PT Indo Multi Niaga pada 2005,” cerita istri dari  Andreas Reza ini.

Saat memutuskan untuk menggeluti bisnis yang identik dengan dunia laki-laki, Maya mengaku tak takut dengan tantangan dan risiko yang bakal dihadapinya. Apalagi selain sudah mengantongi gelar Master of International Business di Swinbume University of Technology, Melbourne, sejak kecil ia juga dididik oleh orangtuanya untuk tak takut mencoba berbagai hal positif demi kemajuannya.

"Walaupun feminin, sejak dulu saya memang suka tantangan. Makanya ketika memilih bisnis ini saya percaya diri saja. Bagi saya semua bisnis sama, yang penting dijalani serius, tekun, fokus dan istiqomah,” ujarnya bersemangat.

Tantangan terberat selama menjalani bisnis 'keras' ini, kata Maya, justru ketika meyakinkan masyarakat bahwa bisnis pertambangan dan properti bisa dilakukan tanpa merusak lingkungan. “Nggak gampang lho untuk meyakinkan mereka, karena selama ini pertambangan dianggap sebagai kegiatan yang merusak lingkungan, tapi saya terus meyakinkan bahkan membuktikan bahwa bisnis yang saya lakukan nggak merusak alam,” tegas perempuan yang senang mendesain ruangan ini.

Perusahaan pertambangan yang dirintis bersama suaminya itu, kini telah diakuisisi pihak lain dan menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT Merdeka Copper and Gold Tbk. Maya mengatakan bahwa Initial public Offering (IPO) telah dilakukan pada Juni 2015. “Sekarang, saya menjadi pemegang saham saja, selebihnya dilakukan para profesional,” jelasnya yang pernah menyabet penghargaan The Best Gold Mining of The Year-ASEAN Business Award 2011.

Terus melebarkan bisnisnya

Terus Melebarkan Bisnisnya
Saat ini Maya tengah gencar menjalankan bisnis properti butik guest house. Menggandeng Elliottii sebagai operator, ia memiliki beberapa Elliottii Residence, seperti di Pondok Indah, Cipete, dan di Cisarua, Puncak, Jawa Barat. Semua butik guest house miliknya itu disewakan dengan harga cukup terjangkau.

Sukses dengan bisnis pertambangan dan butik guest house, tak lantas membuat Maya puas diri. Selama keluarga mendukungnya ia akan terus melebarkan sayap bisnisnya. "Saya akan mendirikan hotel dan kondotel berbintang lima di kawasan Cisarua, Puncak, Jawa Barat. Rencananya groundbreaking-nya Maret 2016, semoga semuanya berjalan lancar, doa kan ya," ujarnya tersenyum ramah.

Maya juga menceritakan bahwa hotel dan kondotelnya nanti akan dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Ia mengatakan tidak akan mengubah kontur tanah apalagi merusak lingkungan. "Justru nanti akan saya buat perkebunan hidroponik yang terdiri dari beragam sayur dan buah. Wah, kalau membayangkan itu rasanya saya nggak sabar ingin melihat hasilnya," ujanya yang memang gemar berkebun ini.

Perempuan yang menyabet gelar sarjana hukum di Universitas Pancasila ini mengaku, sejak dulu sangat mencintai alam. Inilah yang menjadi prinsipnya dalam menjalankan bisnis bahwa alam harus tetap dijaga. "Ini memang bukan hal yang mudah, tapi harus dilakukan demi kehidupan kita juga," tuturnya.

Kecintaan Maya terhadap alam dan sesama ditularkan pula pada putra semata wayangnya, Muhammad Khalifah (13). Ia kerap mengajak anaknya terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan. "Saya sering ngajak Khalifah jalan-jalan ke pegunungan, ikut saya berkebun dan ikut kegiatan sosial di RBM supaya dia peka dan mencintai ciptaan Allah," jelasnya.

Selain itu hampir setiap akhir pekan, Maya dan keluarga kecilnya meski bergelimang harta, justru lebih senang memanfaatkan waktu di rumah. "Nonton TV bareng atau ngobrol santai, cerita banyak hal dan saya juga biasanya masak karena memang senang memasak, itulah yang biasanya kami lakukan bila ada di rumah," ujarnya yang jago masak sup buntut ini.     

Sedangkan urusan perawatan tubuh dan kecantikan, Maya malah mengaku tak pernah punya waktu khusus untuk itu. Ia lebih suka dengan perawatan sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah. "Pasti nggak percaya kalau saya bilang nggak punya waktu khusus untuk itu, tapi nyatanya memang seperti itu. Saya sukanya perawatan yang praktis-praktis saja," ungkapnya menutup perbincangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

Farhan Wali Kota Bandung dari Partai Apa? Ngamuk 10 Pohon Ditebang Tanpa Izin

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:37 WIB

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:20 WIB

Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher

Siapa Aripat? Ini Profil dan Pekerjaan Suami Baru Nathalie Holscher

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:07 WIB

Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M

Jejak Karier Chairul Anwar, Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan Satwa Rp10 M

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:29 WIB

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Gantikan Nanik, Sudaryono Bisa Bereskan BGN dalam Dua Bulan Saja

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:49 WIB

Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN

Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:29 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:48 WIB

Mengenal Profil Febrie Adriansyah, Sosok Jampidsus Kejagung yang Ramai Dibahas

Mengenal Profil Febrie Adriansyah, Sosok Jampidsus Kejagung yang Ramai Dibahas

Video | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×