Begini Cara Menjelaskan pada Anak Soal Terorisme

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 19 Januari 2016 | 18:50 WIB
Begini Cara Menjelaskan pada Anak Soal Terorisme
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Peristiwa bom Thamrin yang disusul dengan tembakan yang terjadi beberapa waktu lalu tentu meninggalkan jejak kepanikan bagi sebagian orang, tak terkecuali anak-anak.

Sederet pertanyaan tentu berputar-putar di benak mereka. Apalagi berbagai pemberitaan terkait kejadian tersebut menghujani berbagai media, termasuk televisi yang sering ditonton anak-anak.

Lalu, bagaimana menjelaskan kejadian yang menyangkut terorisme ini kepada anak-anak?

Menurut psikolog forensik UI, Nathanael EJ Sumampouw, untuk menjelaskan hal sensitif ini kepada anak, maka orangtua harus menanyakan terlebih dahulu kepada anak mengenai informasi apa saja yang ia ketahui mengenai pertanyaan tersebut.

"Jadi, diawali dengan ajukan pertanyaan apa yang diketahui anak ketika ia menanyakan hal tersebut. Dia tahu itu dari mana, bagaimana pendapatnya," ujar Nael pada acara Ngobras (Ngobrol bareng Sahabat) di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

Selain itu ada lima tips lain dari Nael yang bisa Anda terapkan jika buah hati menanyakan hal terkait aksi terorisme yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab.

1. Batasi anak dari paparan yang bermuatan kekerasan
Orangtu perlu membatasi anak dari paparan yang bermuatan kekerasan lebih lanjut seperti foto korban bom dan tembakan, atau tayangan di televisi yang menunjukkan kekacauan yang terjadi. Ada baiknya segera alihkan perhatian anak dengan kegiatan positif lainnya.

"Kalau misalnya lagi asyik nonton tv tiba-tiba ada tayangan breaking news soal kasus tersebut, orangtua juga jangan terlalu heboh menanggapi perkembangan beritanya. Agar anak juga tetap tenang dalam menyikapi," imbuh Nael.

2. Ceritakan dengan sederhana apa yang sebenarnya terjadi
Orangtua juga sebaiknya tak memberikan harapan palsu dengan mengatakan bahwa tak ada kejadian darurat yang terjadi. "Saat menjelaskannya juga nggak perlu detil, misalnya pelakunya ISIS-lah," imbuhnya.

3. Dengarkan pendapat anak mengenai perasaan dan pikirannya
Menurut Nael, anak lebih butuh untuk didengar pendapatnya ketimbang banyak menjelaskan apa yang terjadi. Tanyakan apa yang dirasakan dan dipikirkannya terkait kejadian tersebut.

4. Ekstra perhatian
Bagi anak yang berada pada lokasi kejadian tentu akan merasa trauma dengan apa yang terjadi. Sebagai orangtua, sebaiknya memberikan perhatian ekstra kepada anak dan menunjukkan kasih sayang lebih dari biasanya.

5. Fokus pada rutinitas anak
Ketika anak melewati masa-masa sulit akibat kejadian yang menimpanya, maka orangtua harus segera membuat anak kembali ke aktivitasnya. Misalnya dengan langsung bersekolah, mengajaknya bermain yang menjadi favoritnya.

"Dengan adanya rutinitas, anak jadi mengembangkan harapan tentang hari esok. Sedikit demi sedikit ia akan mampu melupakan pengalaman pahitnya," jelas Nael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Keunggulan Konsep Pendidikan Montessori

Ini Keunggulan Konsep Pendidikan Montessori

Lifestyle | Selasa, 19 Januari 2016 | 11:33 WIB

Manfaat Senam dan Yoga Untuk si Kecil

Manfaat Senam dan Yoga Untuk si Kecil

Health | Senin, 18 Januari 2016 | 15:03 WIB

Kapan Sebaiknya Mengenalkan Bahasa Asing Pada Anak?

Kapan Sebaiknya Mengenalkan Bahasa Asing Pada Anak?

Lifestyle | Senin, 18 Januari 2016 | 15:45 WIB

Ini Penyebab "Bullying" Terhadap Anak Semakin Meningkat

Ini Penyebab "Bullying" Terhadap Anak Semakin Meningkat

Health | Sabtu, 16 Januari 2016 | 09:13 WIB

Terkini

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

×