Kemenperin Gelar Lomba Desain Tenun di Sail Selat Karimata 2016

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 17:30 WIB
Kemenperin Gelar Lomba Desain Tenun di Sail Selat Karimata 2016
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (13/10/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Suara.com - Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian telah sukses menyelenggarakan lomba desain tenunkhas Kalimantan Barat dalam mendukung rangkaian kegiatan Sail Selat Karimata 2016. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas perajin tenun dalam negeri sekaligus mempromosikan kain tenun nusantara kepada wisatawan mancanegara.

“Kain tenun khas Kalimantan Barat memiliki motif yang unik dan beragam, seperti lunggi pucuk rebung, dagin serong, dagin biasa dan cual padang terbakar. Pengerjaannya membutuhkan keterampilan dan ketekunan tersendiri,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Menurut Gati, tenun merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang perlu terus dikembangkan. “Tenun nusantara memiliki berbagai motif yang khas dan kental dengan nilai budaya daerah asalnya yang patut kita lestarikan, termasukkain tenun khas Kalimantan Barat,” ujarnya.

Gati menjelaskan, lomba desain tenun khas Kalimantan Barat yang dilaksanakan sejak 15 Agustus 2016 ini mengangkat tema tentang kemaritiman. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan kegiatan Sail Selat Karimata 2016, yaitu untuk mengembangkan dan mempromosikan potensi maritim Indonesia.

“Jadi, para peserta berkreasi dan berinovasi membuat kain tenun dengan berbagai motif yang mencerminkan potensi maritim yang dimiliki Indonesia,” tuturnya. Namun, setiap peserta hanya membuat satu desain dan belum pernah diikutsertakan pada kegiatanlomba serupa.

Adapun ketentuan lainnya pada lomba ini, yaitu original desain atau hasil ide kreatif sendiri, teknik pengerjaan dengan alat tenun Gedogan atau alat tenun bukan mesin(ATBM),ukuran kain denganlebar 60-80 cm dan panjang 120-200 cm, serta bahan baku benang yang digunakan dicelup dengan zat warna alam sebagai upaya mendorong terwujudnyaindustri hijau.

“Lomba ini kita sosialisasikan ke empat kabupaten, Sintang, Sambas, Kapuas Hulu dan Sekadau. Pada tanggal 27 September 2016, kami telah menetapkan tujuh pemenang dari 19 perajin tenun yang ikut,” kata Gati.Para pemenang ini terdiri dari Juara I-III, Juara Harapan I-III, dan Juara Favorit.

“Pada puncak acara Sail Selat Karimata, tanggal 15 Oktober 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Bapak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dengan didampingi Dirjen IKM akan menyerahkan hadiah kepada Juara I-III dengan disaksikan Bapak Presiden,” lanjutnya.

Di samping itu, desain tenun para pemenang akan ditampilkan pada pameran yang termasuk dalam rangkaian kegiatanSail Selat Karimata 2016 yang dilaksanakan pada 12-15 Oktober 2016. Selain itu, ditampilkan juga demo menenun oleh para pemenang lomba dan pemutaran video hasil lomba desain animasi tenun nusantara oleh Kemenperin.

Gati mengharapkan, lomba ini dapat menjadi kegiatan tahunan yang akan meningkatkan kreativitas dan keterampilanIKM di Indonesia. Saat ini, sekitar368 sentra IKM tenun tersebar di seluruh wilayah Indonesia.“Mengingatbesarnya potensi industri tenun, kami ingin menjadikan tenun sebagai world heritage seperti halnya batik yang telah diakui dunia sebagai warisan budaya takbenda asli Indonesia,” tegasnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, produk tenun dan batik memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap kinerja industri fesyen nasional. Pada 2015, produk fesyen Indonesia telah berhasil memperoleh pangsa pasar yang besar di skala global dengan nilai ekspor mencapai 7,28 miliar Dolar Amerika Serikat (AS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke Jepang, Menperin Tangkap Peluang Investasi Sektor Industri

Ke Jepang, Menperin Tangkap Peluang Investasi Sektor Industri

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 17:24 WIB

Menperin: TEI Membuka Peluang Pasar Ekspor Produk IKM

Menperin: TEI Membuka Peluang Pasar Ekspor Produk IKM

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:23 WIB

Kemenperin dan DPD Kompak Bangun Industri via Potensi Daerah

Kemenperin dan DPD Kompak Bangun Industri via Potensi Daerah

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:09 WIB

Menperin Siap Perluas Pasar Indonesia ke Amerika Latin dan Afrika

Menperin Siap Perluas Pasar Indonesia ke Amerika Latin dan Afrika

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:20 WIB

Revolusi Industri ke-4 Ditandai Konvergensi TI

Revolusi Industri ke-4 Ditandai Konvergensi TI

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 19:00 WIB

Menperin Minta Insinyur Perkuat Daya Saing Industri Nasional

Menperin Minta Insinyur Perkuat Daya Saing Industri Nasional

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:53 WIB

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:35 WIB

Kawasan Industri Diminta Bangun Pengolah Limbah B3

Kawasan Industri Diminta Bangun Pengolah Limbah B3

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:12 WIB

Kemenperin Dorong Industri Olahan Susu Gandeng Peternak Lokal

Kemenperin Dorong Industri Olahan Susu Gandeng Peternak Lokal

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:06 WIB

Hadapi MEA, Menperin Tekankan Penguatan Branding Produk Industri

Hadapi MEA, Menperin Tekankan Penguatan Branding Produk Industri

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:18 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×