Seniman Indonesia Pentaskan Kisah Ramayana di London

Yazir Farouk

Selasa, 29 November 2016 | 06:52 WIB
Seniman Indonesia Pentaskan Kisah Ramayana di London
ROAD TO FESTIVAL WAYANG INDONESIA 2014 - WAYANG ORANG RAMAYANA (6)

Suara.com - Grup Kesenian Taman Wisata Candi Borobudur mementaskan Sendratari Ramayana Prambanan di Canada Water Culture Space, Surrey Quays Road, London, Inggris, Minggu (27/11/2016) malam waktu setempat. Sendratari Ramayana Prambanan merupakan pertunjukan tari dan drama tanpa dialog yang mengangkat kisah Ramayana.

Pementasan yang diadakan KBRI London bertajuk "An Evening in Wonderful Indonesia" itu juga menampilkan pesilat Inggris dari komunitas Silat Harimau Minangkabau UK. Acara dihadiri sekitar 100 penonton termasuk mantan Dubes RI di Indonesia Charles Humfrey dan istri.

Dubes RI Rizal Sukma yang hadir bersama istri A Satriyo menyampaikan apresiasinya dengan digelarnya Sendratari Ramayana Prambanan. Dia berharap pementasan ini digelar di tempat yang lebih besar pada tahun depan.

Sementara itu Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono kepada Antara London mengatakan pertunjukan Sandratari Ramayana Prambanan ini selain membawa misi diplomasi budaya juga dalam rangka memperingati 25 tahun penobatan Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.

Sebelumnya, Grup Kesenian Taman Wisata Candi Borobudur juga tampil di Paris dan berhasil memukau 400 penonton.

Menurut Edy, kunjungan anggota misi budaya Taman Wisata Candi Borobudur ke tiga negara Prancis, Belanda dan London adalah dalam rangkaian perjalanan diplomasi budaya yang dilakukan PT Taman Budaya Wisata Candi Borobudur dan Prambanan sebagai BUMN yang mengelola taman Borobudur dan Prambanan.

Pagelaran Sandratari Ramayana ini dibagi dalam delapan episode, dimulai dari cerita Kerajaan of Alengka. Hanoman atau kera putih juga ditampilkan.

"Saya senang dan bangga bisa ambil bagian dalam misi budaya dari PT Tama Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko," ujar Harin Setyandari, pemeran karakter Shinta.

Hal yang sama juga diungkapkan Supryadi Hasto Nugroho yang memainkan karakter Rama. "Adanya sambutan masyarakat membuat kami merasa senang," ujarnya.

Dia menambahkan pementasan ini juga jadi cara seniman untuk memperkenalkan seni budaya khususnya Sandratari Ramayana dan candi Borobudur.

Candi Borobudur merupakan salah satu bangunan spiritual Buddha terbesar di dunia. Sementara Candi Prambanan merupakan salah satu bangunan spiritual Hindu tertinggi di dunia. Keduanya telah diakui secara internasional sebagai salah satu Warisan Budaya Dunia UNESCO sejak tahun 1991.

Para seniman yang tampil dalam Sandratari Ramayana dari Grup Kesenian Taman Wisata Candi Borobudur terdiri dari para penari yaitu Kawuryansih Widowati, Kristiani Wulandari, Ririn Puspitasari, Jayeng Legowo, Anggara Sri Wisnu, Endra Wijaya, Sukirno, Tri Irianto, Gambuh Widya Laras, Harin Setyandari dan Antonius H W Satoto serta Supryadi Hasto Nugroho didampingi Komisaris Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Rimawan Pradiptyo. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Dharma Puruhita Bertema Kedaulatan NKRI

Malam Dharma Puruhita Bertema Kedaulatan NKRI

Entertainment | Kamis, 17 November 2016 | 12:14 WIB

"Bunga Penutup Abad" Sambut 10 Tahun Meninggalnya Pramoedya

"Bunga Penutup Abad" Sambut 10 Tahun Meninggalnya Pramoedya

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2016 | 06:56 WIB

Kisah Naruto Segera Ditampilkan di Pentas Teater

Kisah Naruto Segera Ditampilkan di Pentas Teater

Entertainment | Rabu, 17 Desember 2014 | 21:06 WIB

Pentas Tiga Karya Putu Wijaya

Pentas Tiga Karya Putu Wijaya

Lifestyle | Jum'at, 11 April 2014 | 08:30 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tantang Merek Elektronik Jepang dan China, Acerpure Siap Bangun Anak Perusahaan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:16 WIB

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:15 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru

Cara Mudah Punya Mobil Listrik Lewat Skema Pembiayaan Terbaru

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB

Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern

Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:00 WIB

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Siapa Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol?

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:58 WIB

×