Indonesia Miliki 25 Persen Mangrove Dunia

Ririn Indriani

Sabtu, 10 Desember 2016 | 21:33 WIB
Indonesia Miliki 25 Persen Mangrove Dunia
Kawasan hutan mangrove di Pulau Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu (19/9/2015). [Suara.com/Luh Wayanti].

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyebut Indonesia yang merupakan pemilik dari 25 persen kawasan mangrove dunia dan 60 persen kawasan mangrove ASEAN yang menjadi penopang terbesar menjaga suhu bumi.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/12/2016), ia mengatakan mangrove memiliki kemampuan menyerap emisi karbon lima kali lebih besar dari jenis pohon lainnya.

Selain itu, menurut Menteri KLH, mangrove juga memiliki nilai ekonomi yang masih belum banyak diketahui masyarakat pesisir, salah satunya berupa jasa lingkungan yang berasal dari ekowisata.

Meski demikian, keberadaan mangrove di Indonesia, khususnya di pesisir utara Jawa, mendapatkan ancaman besar.Pengikisan pantai atau abrasi merupakan tantangan yang besar bagi penduduk, karena hampir 70 persen penduduk Indonesia hidup di wilayah pesisir dan hidup dari hasil laut.

Indramayu yang merupakan kota pesisir menjadi salah satu saksi dari adanya abrasi laut. Kota ini kehilangan satu dusunnya yang berada dekat bibir pantai akibat naiknya permukaan air laut.

Karena itu, menurut Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsul Alam, pihaknya menggagas pengembangan Arboretum Mangrove, sebuah pusat budi daya mangrove di kawasan Indramayu yang memiliki luas kawasan 5,6 hektare (ha) dan menjadi pusat pembibitan untuk 1.023 bibit dari 23 jenis mangrove.

Usaha penyelamatan kawasan pesisir Indramayu ini dimulai sejak 2008, dan hingga 2016 kawasan mangrove ini akhirnya menjadi rumah bagi 37 jenis burung. Dari lima ha kawasan ini sekitar lebih dari dua ha akan dijadikan sebagai bagian ekowisata sekaligus menjadi penopang suhu bumi karena memiliki kemampuan menyerap emisi karbon.

Wilayah laut Indonesia terdiri atas tiga zona, yaitu zona pantai, zona laut, dan zona dasar laut atau lepas pantai. Panjang garis pantai Indonesia, kata Syamsul, menjadi hal yang penting atau krusial dari bidang keamanan, dan dukungan keterlibatan masyarakat merupakan hal utama untuk menjaga tiap sudut Indonesia.

Ada 84.300 pengunjung yang tercatat datang dan belajar mengenai mangrove ke Arboretum Mangrove. Arboretum ini, menurut dia, menjadi kekayaan riset dunia, ada 665 lebih mangrove yang sudah ditanam, dan kawasan ini ditengarai juga sebagai kawasan yang memiliki jenis mangrove terlengkap, mulai dari Bintaro, Pidada, Tapak Kuda dan masih banyak lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekowisata Mangrove Bedul

Ekowisata Mangrove Bedul

Foto | Sabtu, 09 Januari 2016 | 16:09 WIB

Wisata Hutan Mangrove

Wisata Hutan Mangrove

Foto | Sabtu, 29 November 2014 | 15:46 WIB

Hutan Mangrove di Indonesia Terancam Punah

Hutan Mangrove di Indonesia Terancam Punah

Bisnis | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 16:50 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×