Korban Serangan Air Keras Bangladesh Berlenggang Bak Model

Dythia Novianty

Kamis, 09 Maret 2017 | 01:46 WIB
Korban Serangan Air Keras Bangladesh Berlenggang Bak Model
Fashion Show di Bangladesh. [AFP]

Suara.com - Bangladesh menggelar peragaan busana berbeda untuk memperingati Hari Perempuan Internasional dengan menampilkan 15 peragawati korban serangan air keras, yang tampil dengan percaya diri melawan trauma.

Kekerasan mengerikan, yang marak di seluruh negara Asia Selatan itu, sering dipicu oleh mahar tidak cukup, penolakan lamaran atau sengketa tanah, yang melukai korban seumur hidup dan merusak peluang masa depan mereka.

Sonali Khatun (13) yang wajahnya dilempar dengan air keras ketika berusia baru 17 hari akibat sengketa properti keluarga, memimpin acara Selasa malam itu. Dia menghabiskan hampir tiga tahun di rumah sakit untuk menjalani delapan pembedahan tetapi tidak pernah menyerah untuk memiliki hidup normal.

"Saya ingin menjadi dokter," katanya kepada penonton, yang spontan bersorak dan bertepuk tangan.

Pada 2008 di usia 24 tahun, mimpi model Asma Khatun hancur ketika penyerang melemparkan air keras pada empat anggota keluarganya, termasuk putrinya yang berusia satu tahun, saat mereka tertidur, karena sengketa tanah.

"Penyerangnya tidak pernah tertangkap tapi seluruh keluarga saya harus menanggung banyak penderitaan," katanya, "Saya sangat senang berada di sini." Farah Kabir, direktur Bangladesh untuk badan amal Inggris ActionAid, yang menjadi tuan rumah acara bertajuk "Beauty Redefined" itu mengataka para perempuan tersebut menunjukkan kekuatan mereka.

"Mereka telah mengalami perjalanan panjang," katanya.

Pada 2002, Bangladesh mengesahkan undang-undang yang membatasi impor dan penjualan air keras dan memberlakukan hukuman mati untuk pelempar air keras.

"Ini adalah sesuatu yang benar-benar dekat dengan hati saya," kata perancang Bibi Russell, "Saya ingin mereka diakui. Biarkan mereka memiliki kehidupan sebagai bagian dari dunia ini." Ganga Dasi, 40, dilempar air keras di wajahnya pada usia 17 tahun setelah dia menolak lamaran pernikahan.

baca juga

"Saya kehilangan semua berharap untuk hidup. Tidak ada yang datang untuk membantu kami," katanya kepada Reuters saat memyiapkan diri untuk pertunjukan itu.

"Saya sekarang lebih percaya diri. Saya tidak akan menyembunyikan wajah saya lagi," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Delapan Maret Hari Perempuan Sedunia, Adakah Hari Lelaki Sedunia?

Delapan Maret Hari Perempuan Sedunia, Adakah Hari Lelaki Sedunia?

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2017 | 21:29 WIB

Ternyata Ini Alasan 8 Maret Jadi Hari Perempuan Internasional

Ternyata Ini Alasan 8 Maret Jadi Hari Perempuan Internasional

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 19:38 WIB

Ini yang Diinginkan Perempuan Sedunia!

Ini yang Diinginkan Perempuan Sedunia!

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 16:47 WIB

Pajang Foto Veronica, Ahok: Selamat Hari Perempuan Internasional

Pajang Foto Veronica, Ahok: Selamat Hari Perempuan Internasional

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 14:40 WIB

Proses Hukum Masih Membebani Perempuan Korban Kekerasan

Proses Hukum Masih Membebani Perempuan Korban Kekerasan

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 13:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×