Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 27 Maret 2017 | 19:32 WIB
Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Suara.com - Sebagai manusia, kita memang harus saling tolong menolong dan membantu. Karena hakikatnya makhluk sosial memang seperti itu. Dengan hal tersebutlah Anda harusnya tahu bahwa alasan ini sering dijadikan senjata oleh teman yang sering berutang atau meminta pinjaman uang.

Sebenarnya jika ingin membantu hal tersebut tentu tidak masalah. Anda bisa memberikan teman kepercayaan untuk meminjamkannya, namun lama kelamaan dan selalu meminjam uang tentu membuat anda jenuh kan? Apalagi jika dia tidak membayar atau mengembalikannya. Lalu seperti apa tanda teman yang hobi atau gemar berutang? Kenali ciri-cirinya berikut ini:

Tidak Bisa Membedakan Prioritas
Prioritas atau kepentingan yang utama biasanya selalu diduduki oleh kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan seperti bekerja dan bersekolah. Sayangnya teman yang gemar berutang selalu tidak tahu mana yang prioritas atau bukan. Bagi mereka kebutuhan penting, namun keinginan masih sama pentingnya.

Hal inilah yang menyebabkan mereka selalu merasa kekurangan dan akhirnya meminjam uang untuk memenuhi keinginan mereka. Selain itu, mereka juga merasa rugi dan menyesal jika tidak mendapatkan keinginan tersebut. Tipe yang seperti ini memang berutang bukan karena mereka tidak bisa hidup, melainkan mereka membutuhkan hal yang tidak penting.

Hidup Seenaknya
Mereka yang gemar berutang pasti hidup seenaknya. Maksud dari hidup seenaknya adalah, di mana mereka menggunakan uang seenaknya dan tidak mengaturnya dengan baik. Misalnya mendapatkan pemasukan atau gaji, kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan hura-hura.

Sedangkan ketika mereka tiba-tiba sakit atau membutuhkan uang untuk reparasi mobil/motor mereka tidak memiliki simpanan. Jenis seperti ini sangat banyak dan alasan paling sering terjadi di masyarakat. Bahkan karena kepepet mereka menyetujui apa saja syarat peminjaman, termasuk meminjam uang kepada para rentenir kejam dengan bunga yang sangat tinggi.

Terbiasa Gali Lubang Tutup Lubang
Bagi mereka berutang akan menjadi hal yang membuat ketagihan tanpa harus terpaksa. Di mana sebenarnya mereka masih bisa menunggu atau menabung, tetapi karena terbiasa berutang mereka akan mencari kebutuhan atau keinginan yang bisa memuaskan mereka. Setelah itu mereka kembali berutang dan mencari pinjaman. Apalagi jika sudah terbiasa berutang dengan Anda kemudian selalu diberikan. Maka mereka akan terbiasa dan melakukannya terus menerus. Jika hal ini terjadi coba untuk buat kebijaksanaan untuk menghentikannya.

Sebenarnya berutang karena terbiasa ini bisa menjadi kesalahan hidup atau disorientasi sikap untuk menanggapi bagaimana diri sendiri harus hidup dengan keadaan yang dialami. Jika Anda membiasakan atau memanjakan mereka dengan selalu mengizikannya berutang, padahal kebutuhannya masih bisa ia penuhi, maka Anda akan terjebak di lingkaran mereka dan selalu dikejar.

Orang Malas
Terakhir adalah mereka yang malas sehingga mereka berutang. Malas di sini bisa diartikan apa saja, baik malas bekerja, malas berusaha dan malas mengatur kehidupan mereka sendiri dan terlalu santai atau terlalu mengikuti arus. Padahal semuanya harus terhitung dengan jelas dan teliti, untuk tahu seperti apa kehidupan Anda dan apa saja kebutuhan utama Anda. Namun karena mereka malas, jalan terakhir yang mereka pilih pastilah berutang kepada Anda. Jika mereka memiliki siklus hidup seperti ini sebaiknya jauhi saja.

Sayangnya banyak masyarakat Indonesia yang dilanda polemik seperti ini. Di mana mereka malas dan akhirnya memilih meminjam uang dengan instan kemudian sulit untuk mengembalikannya, karena mereka termasuk yang tidak memiliki usaha untuk mendapatkan pendapatan dan sulit membayar utang.

Terlepas dari tanda-tanda di atas, Anda sebagai orang yang dipinjami atau terbiasa memberi utang sebaiknya ikut berubah. Hal tersebut tak akan menunjukan anda sebagai orang yang bisa membantu atau pamer bahwa anda orang mampu. Hal tersebut justru akan membawa anda kepada lingkaran setan dan selalu dikejar oleh mereka. Jika memberi pinjaman pada teman, usahakan ingatkan mereka untuk tidak meminjam uang lagi dan lagi. Karena kebiasaan berutang akan merusak mental dan pikirannya dan cenderung tidak akan merubah alur hidup mereka.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Manfaatnya serta Bedanya dengan Asuransi

Kredit Pendidikan dengan Bunga dan Tanpa Bunga, Ini Pertimbangannya

Syarat serta Prosedur Jual Beli Tanah dan Bangunan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 19:54 WIB

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:40 WIB

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:50 WIB

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis | Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Mau Menjadi Menteri Keuangan di Rumah? Cobalah Tips Ini

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:29 WIB

Terkini

Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya

Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:22 WIB

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:12 WIB

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:21 WIB

7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga

7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:20 WIB

7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026

7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:00 WIB

5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja

5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:48 WIB

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:36 WIB

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB