Ini 'Rahasia' Perempuan Cenderung Bisa Baca Pikiran

Dythia Novianty, Risna Halidi

Jum'at, 09 Juni 2017 | 08:54 WIB
Ini 'Rahasia' Perempuan Cenderung Bisa Baca Pikiran
Ilustrasi perempuan bisa baca pikiran. [Shutterstock]

Suara.com - Dikatakan, perempuan cenderung memiliki mutasi gen yang dapat 'membaca pikiran' dan memberi mereka kemampuan membaca pikiran serta emosi seseorang hanya dengan melihat mata mereka.

Semua ini diungkap para ilmuwan di University of Cambridge Inggris dengan melakukan tes empati kognitif yang disebut Uji 'Membaca Pikiran di Mata' pada 89.000 orang di seluruh dunia.

Sebelumnya, Studi ini menunjukkan bahwa orang dapat dengan cepat menafsirkan apa yang dipikirkan atau dirasakan orang lain dengan melihat mata mereka sendiri. Periset menemukan bahwa rata-rata skor perempuan lebih baik pada tes tersebut dan mengidentifikasi varian genetik pada perempuan yang terkait dengan kemampuan "membaca pikiran di mata".

Selain itu, pada penelitian sebelumnya juga telah menemukan bahwa orang dengan autisme dan anoreksia cenderung lebih rendah pada Tes Mata. Tim menemukan bahwa varian genetik yang berkontribusi terhadap skor yang lebih tinggi pada Tes Mata juga meningkatkan risiko anoreksia, tapi bukan autisme.

Mereka berspekulasi bahwa ini mungkin terjadi karena autisme melibatkan ciri sosial dan non-sosial, dan tes ini hanya mengukur sifat sosial.

"Ini adalah studi terbesar tentang tes empati kognitif di dunia. Ini juga merupakan studi pertama yang mencoba mengkorelasikan kinerja pada tes ini dengan variasi genom manusia," kata Varun Warrier, seorang mahasiswa PhD di Cambridge.

Menurutnya, ini adalah langkah maju yang penting bagi bidang ilmu saraf sosial dan menambahkan satu bagian lagi ke teka-teki yang dapat menyebabkan variasi dalam empati kognitif.

"Studi baru ini menunjukkan bahwa empati sebagian dipengaruhi genetik, tapi kita tidak boleh melupakan faktor sosial penting lainnya seperti asuhan dini dan pengalaman pascakelahiran," kata dia.

Sementara itu, Simon Baron-Cohen, dari Universitas Cambridge di Inggris mengungkapkan rasa senangnya atas penemuan baru ini.

baca juga

"Dan sekarang menguji jika hasilnya bereplikasi, dan mengeksplorasi secara tepat apa varian genetika di otak, untuk menimbulkan perbedaan individual dalam empati kognitif," ujarnya. [Zeenews]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Umur Panjang Ternyata Juga Dipengaruhi Genetik, Ini Buktinya

Umur Panjang Ternyata Juga Dipengaruhi Genetik, Ini Buktinya

Health | Jum'at, 26 Mei 2017 | 13:54 WIB

13 Kebohongan yang Umum Dilakukan Perempuan

13 Kebohongan yang Umum Dilakukan Perempuan

Lifestyle | Rabu, 23 April 2014 | 02:53 WIB

Ilmuwan di AS Bisa Merekonstruksi Wajah dengan Membaca Otak Anda

Ilmuwan di AS Bisa Merekonstruksi Wajah dengan Membaca Otak Anda

Tekno | Senin, 31 Maret 2014 | 21:18 WIB

Terkini

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:12 WIB

×